Menu

Mode Gelap
Pansus DPRD Samarinda Soroti Kabel Semrawut, Dorong Regulasi Penataan Utilitas Telekomunikasi Perbedaan Data Penduduk Disorot Pansus LKPJ DPRD Samarinda, Minta Sinkronisasi Segera Disdukcapil Samarinda Tegaskan Perbedaan Data Penduduk, Soroti Pentingnya Tertib Administrasi Kabar Duka dari Samarinda, Hj. Meiliana Binti H. Muhammad Adnan Sabirin Wafat Libur Paskah di IKN Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung, Wisata Tanam Pohon Jadi Daya Tarik

IKN NUSANTARA · 23 Apr 2025 09:15 WITA ·

Otorita IKN Jabarkan Kesiapan Infrastruktur untuk Menyambut Pemindahan ASN ke IKN


 Otorita IKN Jabarkan Kesiapan Infrastruktur untuk Menyambut Pemindahan ASN ke IKN Perbesar

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) sampaikan kesiapan infrastruktur di kawasan IKN dalam menyambut rencana pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke IKN. Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPR RI, di Jakarta, Selasa (22/04/2025).

Sekretaris Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyasto menyampaikan bahwa kawasan IKN dirancang untuk menjadi pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi yang terintegrasi, sehingga perlu dibangun ekosistem untuk menunjang aktivitas ekonomi tersebut. Untuk itu, pembangunan ekosistem penunjang seperti perkantoran, hunian, transportasi, serta sarana dan prasarana sosial menjadi prioritas utama yang akan digunakan untuk melakukan aktivitas ASN yang akan pindah ke IKN.

Bimo menjelaskan, untuk pembangunan di Kawasan Istana meliputi Istana Negara, Istana Garuda, termasuk lapangan upacara, dan bangunan Sekretariat Presiden sudah fungsional dilengkapi bangunan pendukungnya.  Lebih lanjut, Bimo mengungkapkan bahwa secara keseluruhan kompleks Kemenko yang akan menjadi tempat ASN bekerja dapat menampung 9.465 pegawai.

Ia mengungkapkan bahwa kawasan perkantoran akan segera selesai pada bulan Juni tahun 2025. “Progres di Kawasan Istana, Kemenko, dan Kemensesneg serta ekosistemnya yang ditargetkan seluruhnya akan selesai pada bulan Juni 2025,” ujar Bimo.

Untuk melengkapi ekosistem perkantoran, Bimo menjelaskan bahwa saat ini di IKN sudah terdapat minimarket, restoran, ATM, vending machine, dan kantor pos, yang telah tersedia di beberapa lokasi perkantoran dan hunian.

Kemudian, terkait kesiapan hunian bagi ASN yang akan pindah ke IKN, sudah tersedia 36 unit Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM), 17 tower hunian ASN, 5 tower hunian Paspampres, 2 tower hunian Polri, dan 2 tower hunian BIN yang telah fungsional.

“Prinsip penyiapan hunian ini siap dihuni secara fungsional. Kalau 47 tower ini sudah selesai semua akan menampung sekitar 8.410 pegawai, dengan rencana nanti ke depan pembangunan yang dilakukan oleh Otorita IKN (sebanyak) 30 tower ASN ke depan hingga tahun 2028 dapat menampung sekitar 5.400 pegawai sehingga totalnya itu sekitar 13.810,” ujar Bimo.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Otorita IKN, melaporkan bahwa seluruh pegawai Otorita IKN sejak awal Maret 2025 telah bekerja secara penuh di IKN. Para pegawai diwajibkan menggunakan bus listrik untuk moda transportasi di IKN.

“Kami memanfaatkan feeder bus listrik yang telah disediakan untuk berangkat ke kantor. Pegawai kami, pegawai Otorita IKN saat ini menempati kompleks hunian ASN 1. Dengan waktu tempuh perjalanan kurang dari 10 menit dengan jarak tempuh sekitar 3 km,” ungkap Bimo.

Saat ini, layanan bus listrik perkotaan yang disediakan sejak bulan September 2024 untuk melayani kunjungan masyarakat dan antar jemput pegawai sudah terdapat 4 rute yang dilalui dengan armada sebanyak 10 unit bus.

Selanjutnya, Bimo menjelaskan bahwa air baku disediakan dari Bendungan Sepaku Semoi dan Intake Sungai Sepaku, selain itu terdapat 21 embung dan 4 kolam retensi di KIPP. Sarana dan Prasarana penyediaan air minum sudah terbangun dan dapat diakses pada seluruh kantor pemerintahan dan hunian. Adapun sarana terbangun berupa 1 IPA kapasitas 300 lps dan bangunan reservoir induk dengan kapasitas 2 x 6.000 m3. Adapun jaringan yang terpasang berupa 15,87 km pipa transmisi, 9,75 km pipa interkoneksi, 22,633 km JDU (Jaringan Distribusi Utama) dan JDP (Jaringan Distribusi Pembagi) di KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan).

Selanjutnya ia sampaikan terkait kesiapan sarana dan prasarana sosial. Untuk sebaran fasilitas kesehatan di dalam KIPP sudah terdapat beberapa rumah sakit yang sudah siap melayani, di antaranya RS Hermina, RS Mayapada, dan RS UPT Kementerian Kesehatan. Selain itu, di sekitar KIPP terdapat 2 unit rumah sakit dan 7 Puskesmas.

Bimo melanjutkan, untuk fasilitas pendidikan di sekitar KIPP terdapat 2 sekolah dasar dan 1 sekolah menengah pertama. Sementara fasilitas peribadatan di KIPP sudah tersedia 5 lokasi masjid yang dapat digunakan secara fungsional.

Di akhir pernyataannya, Bimo menyampaikan apresiasi terhadap dukungan berbagai pihak. “Terima kasih atas perhatian dan dukungan semua pihak dalam mewujudkan visi besar Ibu Kota Nusantara. Kami sangat mengapresiasi masukan dan kerja sama yang telah terjalin dengan Komisi II DPR RI,” tutupnya.

Otorita IKN optimis bahwa proses pemindahan ASN ke IKN akan berjalan lancar sesuai rencana, dan terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja serta hunian yang nyaman dan terintegrasi. Selain itu, Otorita IKN juga siap untuk mendukung seluruh proses pelaksanaan pemindahan ASN ini supaya berjalan secara lancar dan berkelanjutan.

Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Libur Paskah di IKN Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung, Wisata Tanam Pohon Jadi Daya Tarik

6 April 2026 - 14:00 WITA

ikn988

Liburan Sambil Menanam: Wisata Edukatif di Nusantara Tinggalkan Jejak Hijau

3 April 2026 - 09:00 WITA

WhatsApp Image 2026 04 02 at 20.22.22

Pasar Segar Sepaku Resmi Beroperasi, Wajah Baru Perdagangan Modern di IKN

2 April 2026 - 15:00 WITA

ikn765432

Libur Panjang, 352 Ribu Lebih Wisatawan Padati Nusantara

31 Maret 2026 - 15:00 WITA

ikn764321

Simfoni Swara Nusantara Hidupkan KIPP IKN, Harmoni Musik dan Budaya Tarik Antusias Pengunjung

29 Maret 2026 - 10:00 WITA

musik001

Reog Ponorogo Hidupkan Bendungan Sepaku Semoi, Warga Antusias Nikmati Ruang Publik Baru di IKN

29 Maret 2026 - 09:00 WITA

reog1
Trending di IKN NUSANTARA