Menu

Mode Gelap
Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat Bongkar Jaringan Sabu 1,5 Kg di Loa Janan, Polres Kukar Amankan Dua Tersangka dan Kejar Satu DPO Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

BERITA DAERAH · 30 Jul 2025 16:15 WITA ·

Festival Danum Bura Idaman: Suara dari Pinggiran untuk Kebudayaan Dayak Benuaq


 Festival Danum Bura Idaman: Suara dari Pinggiran untuk Kebudayaan Dayak Benuaq Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Festival Budaya Danum Bura Idaman bukan sekadar ajang tahunan seni dan budaya, melainkan wujud nyata perjuangan dari pinggiran untuk menjaga nyala tradisi. Di balik festival ini, tersimpan kisah ketekunan komunitas kecil yang berjuang mempertahankan jati diri budaya Dayak Benuaq di tengah arus modernisasi.

Ketua Sanggar Seni Danum Bura sekaligus penggagas festival, Fulgensius Pendy Pradana, menyampaikan bahwa berdirinya sanggar berawal dari kegelisahan atas mulai memudarnya budaya suku asli mereka.

“Awalnya kami berangkat dari pinggir. Kami memang banyak kekurangan peralatan, perlengkapan, bahkan pendanaan. Tapi niat kami tulus, agar kami bisa dilirik dan diberi ruang untuk berkembang,” ujar Fulgensius.

Tahun ini menjadi penyelenggaraan resmi kedua Festival Danum Bura Idaman, dan yang kelima jika dihitung dari serangkaian kegiatan seni dan budaya yang telah mereka selenggarakan sejak beberapa tahun terakhir.

Dukungan pun datang dari berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Camat Tenggarong, Lurah Loa Ipuh, hingga tokoh masyarakat seperti Haji Rudi dari Arjuna Kukar.

Dukungan paling kuat justru datang dari warga RT 40 Spontan Baru, yang menjadi tulang punggung dan bagian tak terpisahkan dari perjalanan ini.

Festival ini menghadirkan penampilan dari 10 hingga 11 sanggar seni yang tampil di panggung utama pada malam hari. Sementara pada siang hari, pengunjung disuguhi berbagai permainan tradisional khas Dayak seperti menyumpit, begasing, behempas rotan, ketapel, dan lainnya.

“Kami berharap pemerintah bisa memberikan perhatian lebih besar, baik dari sisi pendampingan maupun anggaran,” harap Fulgensius.

“Karena banyak kegiatan dan lomba yang ingin kami hadirkan, tapi masih terbatas dari sisi transportasi dan akomodasi para penampil,” tambah Fulgensius.

Sanggar Danum Bura memiliki kekuatan utama pada seni tari dan suara. Tarian seperti Tari Gantar, Tari Piring, dan Tari Belian menjadi andalan dalam tiap penampilan, yang merupakan representasi dari kekayaan budaya Dayak Benuaq. Mereka juga menampilkan seni vokal tradisional Rijoq, berupa lagu-lagu adat yang sarat makna dan nuansa spiritual.

Tak hanya tampil di kampung halaman, Sanggar Danum Bura juga telah mewakili daerah di berbagai ajang besar, seperti PDKT, STQ, Natal STB tingkat Provinsi di Samarinda, serta beberapa festival budaya di Kutai Kartanegara, termasuk Erau dan Festival Kedang Ipil.

Festival Danum Bura Idaman adalah bukti bahwa dari pinggiran pun dapat lahir karya besar dan semangat luar biasa. Dengan dukungan berkelanjutan, Danum Bura berpotensi menjadi wajah budaya Kukar yang bukan hanya dikenal lokal, tapi juga mampu bersinar di tingkat nasional.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi

15 April 2026 - 18:00 WITA

andi9999991

BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama

15 April 2026 - 17:00 WITA

smd909761

DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat

15 April 2026 - 16:00 WITA

iswandi0987

Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

15 April 2026 - 08:00 WITA

pkh001

Jembatan Merah Putih Presisi di Jonggon Resmi Direnovasi, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

14 April 2026 - 14:00 WITA

polreskkar909

Redistribusi Iuran Jaminan Kesehatan Disorot, DPRD Samarinda Minta Pemprov dan Daerah Duduk Bersama

14 April 2026 - 13:00 WITA

dprd09999911
Trending di BERITA DAERAH