Menu

Mode Gelap
Duka Dunia Pers Kaltim, Ketua JMSI Mohammad Sukri Wafat DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas Konser HKBP Semarakkan IKN, Perkuat Kebersamaan DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

BERITA DAERAH · 25 Okt 2025 09:15 WITA ·

Sekda Kukar Dorong Desa Kembangkan Potensi Usaha Melalui Bimtek Ketahanan Pangan dan Pembentukan Koperasi Merah Putih


 Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono, memberikan sambutan dan arahan sekaligus membuka kegiatan Bimbingan Teknis Ketahanan Pangan di Desa serta Pembentukan Koperasi Merah Putih, yang berlangsung di Hotel Grand Elty, Tenggarong, pada Jumat (24/10/2025). Perbesar

Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono, memberikan sambutan dan arahan sekaligus membuka kegiatan Bimbingan Teknis Ketahanan Pangan di Desa serta Pembentukan Koperasi Merah Putih, yang berlangsung di Hotel Grand Elty, Tenggarong, pada Jumat (24/10/2025).

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menghadiri pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan di Desa dan Pembentukan Koperasi Merah Putih, yang digelar di Hotel Grand Elty, Tenggarong, pada Jumat (24/10/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, yang menekankan pentingnya memperkuat ketahanan pangan berbasis desa dan pengembangan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Sunggono menjelaskan bahwa kegiatan bimtek ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas kepala desa, pengurus koperasi, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam memahami arah kebijakan pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Hari ini kita melaksanakan pembimbingan teknis peningkatan kapasitas untuk kepala desa. Narasumbernya dari Kemendagri dan UPSDM. Ada tiga angkatan yang akan mengikuti, melibatkan seluruh kepala desa, pengurus koperasi, dan BPD,” ujar Sunggono.

Ia menambahkan, bimtek ini diharapkan mampu menyamakan persepsi seluruh peserta mengenai pentingnya koperasi desa sebagai wadah pengembangan potensi usaha lokal. Dengan pemahaman yang sama, kata dia, desa dapat membangun ekonomi berbasis potensi yang ada di wilayah masing-masing.

“Kita harapkan mereka punya kesamaan pemahaman tentang seperti apa koperasi itu dan bagaimana mengembangkan usaha sesuai potensi desa masing-masing,” lanjutnya.

Sunggono juga menyoroti pentingnya inovasi dalam sektor pangan desa agar mampu menjawab kebutuhan nasional, terutama dalam mendukung program MBG (Merah Putih Gotong Royong) yang sejalan dengan semangat ketahanan pangan.

Menurutnya, masyarakat desa tidak boleh terpaku pada pola produksi pangan yang biasa dilakukan selama ini. Sebaliknya, mereka harus mulai berpikir untuk membuka peluang baru dalam penyediaan sumber pangan alternatif.

“Karena ini berkaitan dengan ketahanan pangan, jangan sampai mereka berpikir produksinya seperti biasa saja. MBG ini membutuhkan sumber pangan baru, jadi masyarakat harus meningkatkan produksi agar kebutuhan pangan harian dan kebutuhan MBG bisa terpenuhi,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap seluruh desa di Kukar dapat bertransformasi menjadi pusat produksi dan inovasi pangan yang mandiri, serta memperkuat peran koperasi dalam menopang ekonomi masyarakat dari tingkat lokal.

 

ADV Bagian Prokompim Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Duka Dunia Pers Kaltim, Ketua JMSI Mohammad Sukri Wafat

17 April 2026 - 08:00 WITA

ucapan duka

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas

16 April 2026 - 13:00 WITA

ikn120098

DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru

16 April 2026 - 11:00 WITA

ikn900008851

Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

16 April 2026 - 10:00 WITA

smd999876

Pisah Sambut Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Ditegaskan

16 April 2026 - 09:00 WITA

smd8989898

Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi

15 April 2026 - 18:00 WITA

andi9999991
Trending di BERITA DAERAH