KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda, Jasno, menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun 2026 dengan menyerap aspirasi masyarakat di Jalan Diponegoro RT 21, Kelurahan Bukuan, Samarinda, Jumat (13/2/2026) sore.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan mendasar mencuat, mulai dari kondisi infrastruktur lingkungan hingga kebutuhan layanan dasar. Perbaikan jalan, sistem drainase, layanan air bersih, serta kelangkaan dan tingginya harga gas elpiji 3 kilogram menjadi keluhan utama yang disampaikan masyarakat.
Warga menuturkan, kondisi jalan di kawasan tersebut banyak yang rusak dan berlubang, terutama saat musim hujan. Situasi itu tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Mereka berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar mobilitas warga kembali lancar dan aman.
Selain jalan, persoalan drainase juga menjadi sorotan. Warga menilai saluran air yang ada belum berfungsi optimal, sehingga kerap menimbulkan genangan ketika hujan turun. Mereka meminta adanya normalisasi dan perbaikan sistem drainase guna mencegah potensi banjir di lingkungan permukiman.
Keluhan lain datang dari sektor layanan air bersih. Sejumlah warga mengungkapkan distribusi air masih belum stabil, khususnya pada jam-jam tertentu. Kondisi ini dinilai menyulitkan aktivitas rumah tangga, sehingga masyarakat berharap adanya peningkatan kualitas pelayanan agar kebutuhan air bersih terpenuhi secara merata.
Tak kalah penting, warga juga menyoroti kelangkaan serta lonjakan harga gas elpiji 3 kilogram. Mereka mengaku harga di tingkat pengecer kerap melampaui harga eceran tertinggi (HET), sehingga semakin membebani ekonomi masyarakat kecil.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Jasno menegaskan seluruh masukan warga akan dihimpun dan diperjuangkan melalui pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Menurutnya, reses menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kondisi di lapangan.
“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami catat dan tindak lanjuti sesuai kewenangan. Kami akan mendorong agar perbaikan infrastruktur dasar dan layanan publik dapat segera direalisasikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap distribusi elpiji bersubsidi agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga di pasaran.
Kegiatan reses berlangsung interaktif dengan partisipasi warga yang cukup tinggi. Masyarakat berharap hasil pertemuan tersebut tidak hanya menjadi catatan, tetapi dapat segera diwujudkan dalam bentuk program nyata demi meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan warga Kelurahan Bukuan.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















