Menu

Mode Gelap
Perda Transportasi Mulai Diperkuat, Dishub Samarinda Siapkan Penindakan Masif HUT ke-81 RI di DPRD Samarinda Meriah Tanpa APBD, Libatkan Swasta dan UMKM Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

BERITA DAERAH · 14 Feb 2026 10:00 WITA ·

Reses di Samarinda Utara, Viktor Yuan Dorong Penguatan PAD dan Ekonomi Warga


 Anggota DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2026 di Ruko Bumi Sempaja City, Kantor DAD Kaltim, Jalan PM Noor, Kecamatan Samarinda Utara, Jumat (13/2/2026) malam. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Anggota DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2026 di Ruko Bumi Sempaja City, Kantor DAD Kaltim, Jalan PM Noor, Kecamatan Samarinda Utara, Jumat (13/2/2026) malam. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, menggelar reses Masa Sidang I Tahun 2026 di Ruko Bumi Sempaja City, Kantor DAD Kaltim, Jalan PM Noor, Kecamatan Samarinda Utara, Jumat (13/2/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri para ketua RT dan perwakilan warga dari sejumlah wilayah di Samarinda Utara.

Reses dipandu Tenaga Ahli Fraksi Partai Demokrat, Agus Triyono, serta turut dihadiri Ketua PAC Partai Demokrat Samarinda Utara, Suharno. Dalam dialog bersama warga, berbagai aspirasi disampaikan, mulai dari penguatan ekonomi hingga pengembangan potensi wilayah.

Dalam pemaparannya, Viktor menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran daerah tidak seharusnya dipandang sebagai beban. Ia menilai kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk menggali potensi baru yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

“Efisiensi ini harus kita hadapi bersama dengan melihat peluang yang bisa dimanfaatkan untuk menambah PAD, bukan dianggap sebagai sesuatu yang memberatkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jika pada reses sebelumnya aspirasi masyarakat banyak berfokus pada pembangunan infrastruktur, kali ini perhatian diarahkan pada sektor yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga, seperti UMKM, pariwisata, dan ketahanan pangan.

Menurutnya, sektor-sektor tersebut memiliki potensi besar dalam mendorong perputaran ekonomi di tingkat masyarakat sekaligus membuka lapangan usaha baru.

Viktor juga menyinggung peluang keterlibatan masyarakat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mendorong warga agar berpartisipasi, terutama melalui penyediaan bahan pangan lokal, sehingga program tersebut turut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Masyarakat bisa terlibat dari sisi ketahanan pangan, misalnya menjadi pemasok bahan baku. Dengan begitu, manfaat program tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan, tetapi juga ekonomi,” jelasnya.

Salah satu aspirasi yang mencuat dalam pertemuan tersebut adalah rencana pengembangan pasar rakyat di kawasan Tanah Merah. Viktor menilai wilayah tersebut memiliki potensi wisata, seperti pemandian dan air terjun, serta masyarakat dengan karakter budaya yang kuat.

Ia mengusulkan konsep pasar rakyat yang dikolaborasikan dengan pendekatan budaya, seperti pasar tradisional di Pulau Jawa yang memadukan aktivitas ekonomi dengan tradisi lokal.

“Potensinya sangat besar dan masyarakatnya siap. Tinggal bagaimana kita mendorong pemerintah menghadirkan pasar rakyat yang terintegrasi dengan budaya setempat,” katanya.

Viktor menambahkan, di kawasan tersebut terdapat sejumlah aset milik Pemerintah Kota Samarinda yang berpotensi dimanfaatkan sebagai lokasi pasar, termasuk lahan di sekitar rumah pemotongan hewan. Dalam waktu dekat, ia berencana berkoordinasi dengan lurah setempat dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk memetakan aset yang tersedia.

Di akhir kegiatan, politisi Fraksi Partai Demokrat itu berharap terjalin keselarasan antara program pemerintah dan kebutuhan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya pemahaman bersama terhadap kondisi fiskal daerah agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Harapannya ada saling pengertian. Masyarakat memahami kondisi keuangan daerah, dan pemerintah juga mendengar kebutuhan warga,” tutupnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perda Transportasi Mulai Diperkuat, Dishub Samarinda Siapkan Penindakan Masif

26 Agustus 2026 - 22:30 WITA

h27

HUT ke-81 RI di DPRD Samarinda Meriah Tanpa APBD, Libatkan Swasta dan UMKM

26 Agustus 2026 - 21:30 WITA

h26

Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

26 Agustus 2026 - 20:30 WITA

h25

Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD

26 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h24

Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

26 Agustus 2026 - 10:30 WITA

h23

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21
Trending di BERITA DAERAH