Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 16 Feb 2026 12:00 WITA ·

Helmi Abdullah Apresiasi Diskusi Probebaya, Singgung Makna “AH”


 Ketua DPC Partai Gerindra Kota Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan pers usai forum diskusi publik bertajuk “Probebaya Tanpa AH, Bisa?” yang digelar arusbawah.co, Minggu (15/2/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan pers usai forum diskusi publik bertajuk “Probebaya Tanpa AH, Bisa?” yang digelar arusbawah.co, Minggu (15/2/2026). Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua DPC Partai Gerindra Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya diskusi publik bertajuk “Probebaya Tanpa AH, Bisa?” yang digelar arusbawah.co, Minggu (15/2/2026).

Helmi yang juga menjabat Ketua DPRD Kota Samarinda menilai forum tersebut penting sebagai ruang pertukaran gagasan sekaligus sarana bagi masyarakat untuk memahami kebijakan daerah secara lebih objektif.

“Terima kasih kepada Arus Bawah yang telah menggelar diskusi ini. Forum seperti ini sangat baik untuk membuka wawasan publik terkait program Probebaya,” ujarnya kepada awak media usai kegiatan.

Dalam suasana santai, Helmi sempat menyinggung akronim “AH” yang menjadi bagian dari tema diskusi. Ia menyebut istilah tersebut dapat dimaknai beragam, bahkan sempat berkelakar dengan membalikkan inisial tersebut.

Pernyataan itu menarik perhatian karena kerap dikaitkan dengan sosok Wali Kota Samarinda Andi Harun, yang dikenal sebagai penggagas Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya).

Helmi menilai diskusi tersebut penting untuk mengkaji keberlanjutan program, termasuk melihat efektivitasnya apabila tidak lagi bergantung pada figur tertentu di masa mendatang.

Selain menanggapi diskusi, Helmi juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Imlek kepada warga Tionghoa di Samarinda. Ia berharap momentum tersebut dapat memperkuat semangat toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan agama, suku, maupun profesi harus menjadi kekuatan untuk saling menghormati dan menjaga kerukunan,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH