Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Raih Indonesia People’s Choice Award 2026, Dinilai Inspiratif Menjembatani Aspirasi Masyarakat Balikpapan Siap Sambut 5.000 Peserta Porpamnas IX 2026, Dongkrak Ekonomi dan Promosikan Gerbang IKN HUT RI ke-81 di Balikpapan Tetap Digelar di BSCC Dome, Pemkot Sesuaikan Jumlah Undangan Disambut Haru Warga, Rita Widyasari Pilih Istirahat dan Berkumpul Bersama Keluarga OIKN Perkuat Upaya Cegah Stunting, Siapkan Generasi Sehat untuk Masa Depan Nusantara

BERITA DAERAH · 20 Apr 2026 17:00 WITA ·

DPRD Samarinda Minta Polemik BPJS Warga Miskin Segera Diselesaikan, Bukan Diperdebatkan


 Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, memberikan keterangan terkait polemik kemungkinan penghentian bantuan iuran BPJS Kesehatan bagi warga miskin yang dinilai harus segera dicarikan solusi konkret, bukan diperdebatkan. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, memberikan keterangan terkait polemik kemungkinan penghentian bantuan iuran BPJS Kesehatan bagi warga miskin yang dinilai harus segera dicarikan solusi konkret, bukan diperdebatkan. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, menegaskan bahwa polemik terkait kemungkinan penghentian bantuan iuran BPJS Kesehatan bagi warga miskin seharusnya tidak menjadi perdebatan terbuka, melainkan segera dicarikan solusi konkret.

Hal itu disampaikannya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (20/4/2026). Ia menyoroti sekitar 49 ribu warga prasejahtera di Samarinda yang selama ini bergantung pada bantuan iuran dari pemerintah provinsi.

“Ini bukan untuk diperdebatkan, tapi dicarikan solusi. Mereka adalah warga kita yang harus kita lindungi,” tegas Anhar.

Politisi Fraksi PDIP tersebut menilai, warga ber-KTP Samarinda memiliki hak dasar atas layanan kesehatan yang tidak boleh diabaikan. Ia juga mengkritik kurangnya komunikasi antara pemerintah kota dan DPRD dalam menyikapi persoalan tersebut.

Menurutnya, pembahasan strategis terkait bantuan iuran selama ini tidak dilakukan secara intens bersama DPRD, melainkan lebih sering muncul di ruang publik tanpa solusi yang jelas.

“Kalau memang tidak lagi ditanggung provinsi karena keterbatasan anggaran, maka pemerintah kota harus segera mengambil langkah. Tidak perlu berpolemik, cukup duduk bersama antara wali kota, gubernur, dan DPRD,” ujarnya.

Berdasarkan data yang disampaikan, sekitar 137 ribu warga saat ini ditanggung pemerintah pusat melalui program Kartu Indonesia Sehat (KIS), sekitar 49 ribu warga ditanggung pemerintah provinsi, dan sekitar 117 ribu warga lainnya dibiayai melalui APBD Kota Samarinda. Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan iuran mendekati 300 ribu jiwa atau sekitar 30 persen dari total penduduk Samarinda.

Anhar menilai angka tersebut menjadi indikator bahwa masih banyak masyarakat berada dalam kondisi ekonomi lemah. Ia pun mendorong agar kebijakan anggaran daerah lebih difokuskan pada penguatan ekonomi masyarakat kecil, khususnya melalui sektor UMKM.

“Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah kota. Bagaimana APBD bisa benar-benar menggerakkan ekonomi masyarakat kecil, agar ke depan mereka tidak terus bergantung pada bantuan iuran,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa layanan kesehatan dan pendidikan merupakan hak dasar warga negara yang wajib dijamin oleh pemerintah.

Menutup pernyataannya, Anhar mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan kolaborasi dibandingkan saling menyalahkan.

“Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah kota atau provinsi, tapi juga DPRD. Yang terpenting sekarang adalah memastikan masyarakat tetap terlindungi,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Raih Indonesia People’s Choice Award 2026, Dinilai Inspiratif Menjembatani Aspirasi Masyarakat

13 Juni 2026 - 11:00 WITA

yani0001

Balikpapan Siap Sambut 5.000 Peserta Porpamnas IX 2026, Dongkrak Ekonomi dan Promosikan Gerbang IKN

12 Juni 2026 - 23:00 WITA

bpn033

HUT RI ke-81 di Balikpapan Tetap Digelar di BSCC Dome, Pemkot Sesuaikan Jumlah Undangan

12 Juni 2026 - 22:00 WITA

bpn032

Disambut Haru Warga, Rita Widyasari Pilih Istirahat dan Berkumpul Bersama Keluarga

12 Juni 2026 - 21:00 WITA

bunda001

KAHMI Kukar Gelar Rakerda, Satukan Langkah dan Perkuat Sinergi untuk Mengawal Pembangunan Daerah

12 Juni 2026 - 16:00 WITA

kahmi99

Dari Tepian Mahakam ke Panggung Nasional, Achmad Fauzi Bawa Musik Tingkilan Bersanding dengan Keroncong Indonesia

12 Juni 2026 - 15:00 WITA

ozi99
Trending di BERITA DAERAH