KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Samarinda menggelar Pelantikan Pengurus HMI dan Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Samarinda Periode 2026–2027 di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Samarinda, Selasa (9/6/2026). Mengusung tema “HMI Maju: Transformasi Gerakan HMI, Ikhtiar Mewujudkan Samarinda Maju”, kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah, legislatif, organisasi kemahasiswaan, serta kader HMI dari berbagai perguruan tinggi.
Ketua Umum Kohati HMI Cabang Samarinda, Anisa Tri Anugrah, mengatakan pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi awal pembinaan melalui pelatihan bagi para pengurus baru agar mampu menjalankan organisasi secara lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kalau HMI menaungi seluruh kader HMI, sedangkan Kohati merupakan bidang pemberdayaan perempuan di HMI. Kami bersyukur banyak stakeholder yang hadir memenuhi undangan kami,” ujarnya kepada awak media.
Menurut Anisa, kehadiran berbagai tokoh dan pemangku kebijakan menunjukkan adanya ruang kolaborasi yang semakin terbuka antara organisasi mahasiswa dengan pemerintah maupun lembaga legislatif. Sinergi tersebut dinilai penting agar gagasan dan program yang diusung mahasiswa dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa gerakan mahasiswa tidak selalu diwujudkan melalui aksi demonstrasi, tetapi juga melalui dialog, diskusi, dan penyampaian gagasan yang konstruktif kepada para pengambil kebijakan.
“Kami percaya ketika bergerak sendiri dampaknya tidak akan maksimal. Karena itu, kami ingin membangun sinergi dengan para stakeholder agar program-program HMI dan Kohati dapat didukung serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Dalam pelantikan tersebut, sekitar 80 pengurus HMI Cabang Samarinda resmi dikukuhkan, sementara 18 kader perempuan dilantik sebagai pengurus Kohati Cabang Samarinda periode 2026–2027. Selain itu, kegiatan juga dihadiri organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus, seperti PMII, IMM, GMKI, dan organisasi kemahasiswaan lainnya sebagai bentuk penguatan kolaborasi antarelemen mahasiswa.
Anisa menjelaskan, HMI Cabang Samarinda saat ini memiliki sekitar 21 komisariat yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Kota Samarinda, di antaranya Universitas Mulawarman, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris, Universitas Widya Gama Mahakam, serta sejumlah kampus lainnya. Jaringan tersebut menjadi modal penting untuk memperluas peran organisasi dalam menjawab berbagai isu sosial dan pendidikan.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Wali Kota Samarinda dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, hubungan yang terjalin baik antara pemerintah daerah dan HMI selama ini menjadi modal untuk membangun komunikasi yang produktif demi kemajuan kota.
“Alhamdulillah, Wali Kota Samarinda cukup dekat dengan HMI dan sering hadir dalam berbagai kegiatan mahasiswa. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi dan bersinergi dalam pembangunan Kota Samarinda,” tuturnya.
Melalui kepengurusan baru ini, HMI dan Kohati Cabang Samarinda berkomitmen memperkuat transformasi gerakan mahasiswa yang adaptif, progresif, serta mampu menghadirkan gagasan dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mewujudkan Samarinda yang lebih maju.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















