Menu

Mode Gelap
Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

BERITA DAERAH · 21 Jul 2026 16:00 WITA ·

Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD


 Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menjelaskan pembahasan awal KUA-PPAS 2027 difokuskan pada pengkajian asumsi pendapatan, belanja, dan indikator ekonomi sebagai dasar penyusunan APBD 2027. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menjelaskan pembahasan awal KUA-PPAS 2027 difokuskan pada pengkajian asumsi pendapatan, belanja, dan indikator ekonomi sebagai dasar penyusunan APBD 2027. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Samarinda mulai menelaah dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 yang telah disampaikan Pemerintah Kota Samarinda. Pembahasan dilakukan dalam rapat internal Banggar di Ruang Rapat Gabungan Lantai I DPRD Kota Samarinda, Selasa (21/7/2026).

Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan pembahasan tahap awal difokuskan pada pengkajian berbagai asumsi yang menjadi dasar penyusunan APBD 2027, mulai dari proyeksi pendapatan, belanja, hingga indikator ekonomi makro.

“Kami sedang me-review asumsi pendapatan, belanja, dan indikator makro agar penyusunan APBD benar-benar realistis,” ujarnya.

Menurut Abdul Rohim, Banggar juga menelaah sejumlah indikator penting seperti pertumbuhan ekonomi, Indeks Gini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta kemampuan fiskal daerah. Evaluasi terhadap pelaksanaan APBD tahun-tahun sebelumnya juga menjadi bahan pertimbangan agar penyusunan anggaran 2027 lebih efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia mengungkapkan, proyeksi APBD Tahun Anggaran 2027 saat ini berada di kisaran Rp3,3 triliun, atau meningkat sekitar Rp100 miliar dibanding APBD 2026. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena masih dalam tahap pembahasan.

“Dokumen yang kami terima masih berupa draf KUA-PPAS, sehingga angkanya masih sangat mungkin berubah,” katanya.

Selain belanja daerah, Banggar juga akan mengkaji peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memastikan target pendapatan yang disusun pemerintah telah mencerminkan potensi riil daerah atau masih dapat dioptimalkan melalui berbagai strategi.

Abdul Rohim menambahkan, setelah kajian internal selesai, Banggar DPRD Kota Samarinda akan menggelar rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada awal Agustus 2026 guna mengklarifikasi hasil pembahasan sebelum dokumen KUA-PPAS 2027 memasuki tahapan pembahasan lanjutan.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat

7 Agustus 2026 - 17:00 WITA

e99

DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi

7 Agustus 2026 - 16:00 WITA

e98

DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan

7 Agustus 2026 - 15:00 WITA

e97

Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum

7 Agustus 2026 - 14:00 WITA

e96

DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

7 Agustus 2026 - 13:00 WITA

e95

DPRD Samarinda Dorong Pesantren Layak Anak, Minta Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual Diperkuat

7 Agustus 2026 - 12:00 WITA

e94
Trending di BERITA DAERAH