Menu

Mode Gelap
Kodam VI Mulawarman Siapkan 441 Sumber Air Antisipasi Kemarau dan Karhutla Mahligai Nusantara 2026 Jadi Momentum UMKM Balikpapan Perluas Pasar Balikpapan Dapat Tambahan Kuota Pertalite 1.250 KL, Lima SPBU Disiapkan Polri Kerahkan 283 Personel Perkuat Edukasi dan Pencegahan Karhutla di Sumatera-Kalimantan DPRD Samarinda Siapkan Jalur Aduan, Warga Krisis Air Bisa Ajukan Bantuan Tangki

BERITA DAERAH · 21 Jul 2026 16:00 WITA ·

Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD


 Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menjelaskan pembahasan awal KUA-PPAS 2027 difokuskan pada pengkajian asumsi pendapatan, belanja, dan indikator ekonomi sebagai dasar penyusunan APBD 2027. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menjelaskan pembahasan awal KUA-PPAS 2027 difokuskan pada pengkajian asumsi pendapatan, belanja, dan indikator ekonomi sebagai dasar penyusunan APBD 2027. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Samarinda mulai menelaah dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 yang telah disampaikan Pemerintah Kota Samarinda. Pembahasan dilakukan dalam rapat internal Banggar di Ruang Rapat Gabungan Lantai I DPRD Kota Samarinda, Selasa (21/7/2026).

Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan pembahasan tahap awal difokuskan pada pengkajian berbagai asumsi yang menjadi dasar penyusunan APBD 2027, mulai dari proyeksi pendapatan, belanja, hingga indikator ekonomi makro.

“Kami sedang me-review asumsi pendapatan, belanja, dan indikator makro agar penyusunan APBD benar-benar realistis,” ujarnya.

Menurut Abdul Rohim, Banggar juga menelaah sejumlah indikator penting seperti pertumbuhan ekonomi, Indeks Gini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta kemampuan fiskal daerah. Evaluasi terhadap pelaksanaan APBD tahun-tahun sebelumnya juga menjadi bahan pertimbangan agar penyusunan anggaran 2027 lebih efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia mengungkapkan, proyeksi APBD Tahun Anggaran 2027 saat ini berada di kisaran Rp3,3 triliun, atau meningkat sekitar Rp100 miliar dibanding APBD 2026. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena masih dalam tahap pembahasan.

“Dokumen yang kami terima masih berupa draf KUA-PPAS, sehingga angkanya masih sangat mungkin berubah,” katanya.

Selain belanja daerah, Banggar juga akan mengkaji peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memastikan target pendapatan yang disusun pemerintah telah mencerminkan potensi riil daerah atau masih dapat dioptimalkan melalui berbagai strategi.

Abdul Rohim menambahkan, setelah kajian internal selesai, Banggar DPRD Kota Samarinda akan menggelar rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada awal Agustus 2026 guna mengklarifikasi hasil pembahasan sebelum dokumen KUA-PPAS 2027 memasuki tahapan pembahasan lanjutan.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kodam VI Mulawarman Siapkan 441 Sumber Air Antisipasi Kemarau dan Karhutla

13 September 2026 - 11:00 WITA

i79

Mahligai Nusantara 2026 Jadi Momentum UMKM Balikpapan Perluas Pasar

13 September 2026 - 10:00 WITA

i78

Balikpapan Dapat Tambahan Kuota Pertalite 1.250 KL, Lima SPBU Disiapkan

13 September 2026 - 09:00 WITA

i76

Polri Kerahkan 283 Personel Perkuat Edukasi dan Pencegahan Karhutla di Sumatera-Kalimantan

12 September 2026 - 18:00 WITA

i80

DPRD Samarinda Siapkan Jalur Aduan, Warga Krisis Air Bisa Ajukan Bantuan Tangki

12 September 2026 - 17:00 WITA

i75

Kemarau Panjang Picu Krisis Air, Perumdam Samarinda Tetapkan Status Siaga

12 September 2026 - 16:00 WITA

i74
Trending di BERITA DAERAH