Menu ✖

Mode Gelap
Kota Bangun Darat Prioritaskan Empat Ruas Jalan Poros Sepanjang 40 Kilometer Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa PAUD hingga SMP pada 2027 Bupati Aulia Apresiasi TMMD Ke-130, Dorong Pemerataan Pembangunan Hingga Pelosok Kukar Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Balikpapan Terapkan PJJ Selama Tiga Hari Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Balikpapan Batasi Aktivitas Belajar di Luar Kelas

IKN NUSANTARA · 11 Sep 2026 11:00 WITA ·

Patroli Udara Otorita IKN Temukan Asap Kembali Muncul di Sejumlah Titik Karhutla


 Otorita IKN bersama TNI/Polri, BMKG, BNPB, BIN, dan mitra terkait melakukan patroli udara menggunakan helikopter Caracal H225M, Kamis (10/9/2026), untuk memantau titik karhutla yang sebelumnya telah ditangani melalui pemadaman dan operasi water bombing. Foto: Humas Otorita IKN. Perbesar

Otorita IKN bersama TNI/Polri, BMKG, BNPB, BIN, dan mitra terkait melakukan patroli udara menggunakan helikopter Caracal H225M, Kamis (10/9/2026), untuk memantau titik karhutla yang sebelumnya telah ditangani melalui pemadaman dan operasi water bombing. Foto: Humas Otorita IKN.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama TNI/Polri, BMKG, BNPB, BIN, dan sejumlah mitra terkait terus memperkuat pemantauan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah sekitar IKN.

Upaya tersebut dilakukan melalui patroli udara menggunakan helikopter Caracal H225M pada Kamis (10/9/2026). Helikopter berangkat dari Lanud TNI AU Dhomber, Sepinggan, Balikpapan, untuk memantau sejumlah lokasi yang sebelumnya telah dilakukan penanganan, baik melalui pemadaman dari darat maupun operasi water bombing.

Patroli dilakukan untuk memastikan titik-titik yang telah dipadamkan benar-benar aman serta mengantisipasi munculnya kembali asap maupun titik api akibat kondisi karhutla yang masih dinamis.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pemantauan meliputi Jalan Tol Balikpapan–Samarinda KM 31, Wonotirto, Muara Jawa, hingga kawasan Bukit Tengkorak yang mencakup Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto. Setelah seluruh titik dipantau, helikopter kembali ke Lanud TNI AU Dhomber, Sepinggan.

Dari hasil pemantauan udara, kondisi di sejumlah lokasi menunjukkan perkembangan yang berbeda. Di KM 31, tim tidak lagi menemukan asap. Namun, asap kembali terlihat di Wonotirto yang sebelumnya telah dinyatakan padam. Kondisi serupa juga ditemukan di Muara Jawa dengan munculnya asap baru.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis H. Sumadilaga, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla membutuhkan pemantauan secara berkelanjutan.

“Karhutla ini dinamis. Kalau sudah tidak ada asap, bukan berarti sudah selesai,” ujar Danis.

Menurutnya, pemantauan udara menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui kondisi terkini di lapangan sekaligus menentukan tindakan yang perlu dilakukan. Data hasil monitoring kemudian menjadi dasar bagi tim untuk menentukan apakah penanganan dilakukan melalui udara, darat, maupun pembasahan di area tertentu.

Danis menegaskan, seluruh unsur terkait akan terus bekerja secara terpadu untuk mencegah munculnya titik api baru dan memastikan lokasi yang telah ditangani tidak kembali terbakar.

“Kita terus melakukan monitoring, pengamatan, dan tindakan. Upaya ini dilakukan bersama sebagai satu tim untuk mencari solusi,” katanya.

Patroli udara tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi penanganan karhutla di wilayah IKN yang dilakukan secara berlapis, mulai dari deteksi dini, pemantauan, pemadaman, hingga pembasahan pada titik-titik yang dinilai masih berpotensi menimbulkan api kembali.

Otorita IKN memastikan koordinasi dengan TNI/Polri, BMKG, BNPB, BIN, dan mitra terkait akan terus diperkuat. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat respons apabila ditemukan titik api baru sekaligus menjaga kawasan IKN tetap aman dan terkendali di tengah kondisi cuaca dan lingkungan yang mendukung potensi kebakaran.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2

Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Penataan Tahura Bukit Soeharto

1 Oktober 2026 - 15:00 WITA

l65

Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan

1 Oktober 2026 - 09:00 WITA

l53
Trending di IKN NUSANTARA