KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Kota Samarinda di Ruang Ketua DPRD Lantai 2, Rabu (22/7/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan toleransi, pemberdayaan umat, kendala pembangunan rumah ibadah, hingga pemerataan layanan pendidikan agama di sekolah.
Usai pertemuan, Helmi mengatakan MUKI berkomitmen mendukung pembinaan umat sekaligus menjadi fasilitator dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan gereja, terutama yang berkaitan dengan perizinan pembangunan rumah ibadah.
“MUKI berperan dalam pemberdayaan umat dan membantu memfasilitasi penyelesaian kendala perizinan pembangunan gereja,” ujar Helmi.
Selain itu, MUKI juga menyampaikan aspirasi terkait pemerataan pelayanan pendidikan agama. Menurut Helmi, masih terdapat sekolah yang memiliki peserta didik beragama Kristen, namun belum tersedia guru agama sehingga hak siswa untuk memperoleh pendidikan sesuai keyakinannya belum terpenuhi.
“Kami meminta data sekolah yang belum memiliki guru agama agar dapat dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan,” katanya.
Helmi menegaskan, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut umat Kristen, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menjamin hak seluruh pemeluk enam agama yang diakui negara untuk memperoleh layanan pendidikan agama secara setara.
Ia menambahkan, DPRD Kota Samarinda menyambut baik komitmen MUKI untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya dalam memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama.
“Membangun Samarinda membutuhkan kolaborasi semua elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan,” tutup Helmi.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















