KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Samarinda menggelar rapat internal untuk membahas komponen belanja dalam Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 di Ruang Rapat Paripurna Lantai 2 DPRD Kota Samarinda, Kamis (23/7/2026). Pembahasan difokuskan pada penyelarasan alokasi belanja daerah dengan kebijakan percepatan pertumbuhan ekonomi.
Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Samarinda, Rusdi, dan dihadiri anggota Banggar serta Plt Sekretaris DPRD, Eddy Syahrani.
Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan pembahasan masih berada pada tahap internal. Setelah sebelumnya membahas sektor pendapatan, Banggar kini mengevaluasi alokasi belanja agar selaras dengan tema pembangunan tahun 2027.
“Belanja harus sejalan dengan arah kebijakan pembangunan, khususnya percepatan ekonomi,” ujar Abdul Rohim.
Ia mengungkapkan, Banggar juga menilai target pendapatan dalam rancangan PPAS masih berpotensi ditingkatkan. Dari target sekitar Rp1,2 triliun, Banggar akan mengusulkan kepada Pemerintah Kota Samarinda agar dinaikkan menjadi sekitar Rp1,5 triliun berdasarkan analisis potensi pendapatan daerah.
Selanjutnya, Banggar melakukan sinkronisasi anggaran pada organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya yang berada di klaster ekonomi, agar program yang dijalankan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai target dalam RKPD dan RPJMD.
“Jangan sampai tema pembangunan ekonomi, tetapi alokasi belanjanya tidak mendukung,” tegasnya.
Meski mendorong penguatan sektor ekonomi, Abdul Rohim menegaskan alokasi anggaran tetap harus memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat agar pelayanan publik berjalan optimal.
Melalui pembahasan ini, Banggar DPRD Kota Samarinda berharap PPAS Tahun Anggaran 2027 menghasilkan komposisi belanja yang lebih tepat sasaran, selaras dengan prioritas pembangunan daerah, serta mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
ADV DPRD Kota Samarinda Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















