Menu

Mode Gelap
Danlanal Balikpapan Tinjau Bekapai, PHM Perkuat Sinergi Pengamanan Aset Migas 82 Siswa Jadi Angkatan Pertama SNT 3 IKN, MPLS Resmi Dimulai HUT RI ke-81, DPRD Samarinda Dorong Masyarakat Perkuat Kemandirian di Tengah Tantangan Ekonomi HUT RI ke-81, DPRD Samarinda Dorong Kemerdekaan Dirasakan Lewat Keadilan dan Kesejahteraan HUT RI ke-81, DPRD Samarinda Dorong Tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” Diwujudkan dalam Kebijakan Nyata

BERITA DAERAH · 10 Agu 2026 15:00 WITA ·

Berangkat Mandiri, Atlet Muaythai Kaltim Bawa Pulang 3 Emas dan 1 Perunggu


 Atlet Muaythai Kaltim binaan Arkan Camp raih 3 emas dan 1 perunggu di Indonesia Muaythai Championship meski berangkat secara mandiri. Foto: Arkan Camp. Perbesar

Atlet Muaythai Kaltim binaan Arkan Camp raih 3 emas dan 1 perunggu di Indonesia Muaythai Championship meski berangkat secara mandiri. Foto: Arkan Camp.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Keterbatasan dukungan dan perjuangan secara mandiri tidak menyurutkan semangat atlet Muaythai Kalimantan Timur untuk berprestasi. Kontingen binaan Arkan Camp justru mampu menorehkan hasil membanggakan dengan membawa pulang tiga medali emas dan satu medali perunggu dari ajang Indonesia Muaythai Championship.

Prestasi tersebut diraih melalui perjuangan panjang para atlet yang telah menjalani persiapan selama kurang lebih satu bulan sebelum bertolak menuju lokasi pertandingan. Keberangkatan dilakukan secara mandiri, termasuk dalam memenuhi kebutuhan perjalanan dan akomodasi selama mengikuti kejuaraan.

Pembina Arkan Sport Management, Rony, mengaku bangga dengan pencapaian para atlet binaannya. Menurutnya, hasil tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan sejak awal persiapan.

“Target kami tercapai,” ujar Rony.

Tiga medali emas masing-masing dipersembahkan M. Angkasa AB pada kategori U-14 kelas 38 kilogram, Sandiego Nababan pada kategori U-10 kelas 32 kilogram, serta Chalista Alfarida AB pada kategori U-10 kelas 26 kilogram.

Sementara satu medali perunggu diraih Baktisyah Buswar pada kategori U-23 Waikru. Adapun atlet lainnya, Al Riski, harus mengakhiri perjuangannya setelah tersingkir pada babak penyisihan pertama.

Bagi Rony, pencapaian tersebut menjadi hasil dari proses latihan dan ketekunan para atlet selama masa persiapan. Tidak hanya menghadapi lawan di atas ring, para atlet juga harus melewati perjalanan panjang menuju lokasi pertandingan yang ditempuh selama dua hari.

Kondisi selama perjalanan dan pelaksanaan kejuaraan juga berlangsung sederhana. Para atlet harus menginap di tempat yang terbatas serta menyesuaikan kebutuhan konsumsi dengan kondisi yang ada.

Namun, situasi tersebut tidak menyurutkan semangat para atlet.

“Anak-anak ini tidak pernah mengeluh,” kata Rony.

Menurutnya, mental dan kedisiplinan menjadi bagian penting dalam pembentukan atlet muda. Ia menilai keberhasilan para atlet bukan hanya ditentukan kemampuan teknik saat bertanding, tetapi juga kesanggupan menjalani seluruh proses latihan dengan konsisten.

Rony mengatakan, pembinaan atlet usia dini dan junior memang menjadi fokus Arkan Camp. Ia ingin membangun fondasi atlet sejak usia muda agar mereka memiliki pengalaman bertanding yang cukup sebelum masuk ke kategori elite.

Menurutnya, menjadi juara nasional pada kategori elite membutuhkan proses panjang. Karena itu, pengalaman bertanding di kategori junior dinilai sangat penting untuk membentuk mental, teknik, dan kepercayaan diri atlet.

“Pengalaman junior menjadi bekal menuju elite,” ujarnya.

Rony berharap prestasi di Indonesia Muaythai Championship dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan. Ia juga ingin pencapaian tersebut menjadi langkah awal bagi lahirnya atlet-atlet Muaythai Kaltim yang mampu bersaing di level nasional maupun lebih tinggi.

Selain itu, Rony menyampaikan apresiasi kepada Bunda Rita serta seluruh teman dan member Arkan Camp yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga keberangkatan para atlet.

Menurutnya, prestasi yang diraih para atlet membuktikan bahwa keterbatasan bukan menjadi alasan untuk berhenti berjuang. Dengan latihan yang konsisten, pembinaan berkelanjutan, serta dukungan dari lingkungan sekitar, atlet-atlet muda Kalimantan Timur diyakini mampu terus berkembang dan mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Danlanal Balikpapan Tinjau Bekapai, PHM Perkuat Sinergi Pengamanan Aset Migas

10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

f34

HUT RI ke-81, DPRD Samarinda Dorong Masyarakat Perkuat Kemandirian di Tengah Tantangan Ekonomi

10 Agustus 2026 - 22:00 WITA

f32

HUT RI ke-81, DPRD Samarinda Dorong Kemerdekaan Dirasakan Lewat Keadilan dan Kesejahteraan

10 Agustus 2026 - 21:30 WITA

f31

HUT RI ke-81, DPRD Samarinda Dorong Tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” Diwujudkan dalam Kebijakan Nyata

10 Agustus 2026 - 21:00 WITA

f30

KUA 2027 Samarinda Belum Final, Pemkot Fokus Matangkan PAD dan Tunggu Kepastian Dana Transfer

10 Agustus 2026 - 20:30 WITA

f29

DPRD Samarinda Dorong PAD 2027 Tembus Rp1,5 Triliun, Jangan Bebani Masyarakat

10 Agustus 2026 - 20:00 WITA

f28
Trending di BERITA DAERAH