Menu

Mode Gelap
Yonarmed 22/Kesumawira Resmi Berdiri, Pertahanan Kaltim Diperkuat DPRD Samarinda Soroti LPJU Padam, Dishub Diminta Percepat Perbaikan Suparno Apresiasi Pembangunan Samarinda, Berharap Berdampak pada Kesejahteraan Warga DPRD Samarinda Dorong Teras Tahap II Segera Dibuka untuk Publik PAN Samarinda Bidik Enam Kursi DPRD, Perkuat Struktur Partai hingga Tingkat Bawah

BERITA DAERAH · 18 Agu 2026 20:00 WITA ·

DPRD Samarinda Soroti LPJU Padam, Dishub Diminta Percepat Perbaikan


 Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno, menyoroti LPJU yang padam di sejumlah ruas jalan dan meminta Dishub segera mempercepat pengecekan serta perbaikannya. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno, menyoroti LPJU yang padam di sejumlah ruas jalan dan meminta Dishub segera mempercepat pengecekan serta perbaikannya. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Persoalan lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang padam di sejumlah ruas jalan Kota Samarinda mendapat sorotan dari Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Jasno. Ia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) segera mempercepat pengecekan dan perbaikan terhadap titik-titik LPJU yang mengalami gangguan.

Jasno menyampaikan hal tersebut kepada awak media usai mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I sekaligus pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kota Samarinda di Amaris Hotel, Jalan Dr. Sutomo Nomor 75, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Selasa (18/8/2026).

Menurut Jasno, persoalan LPJU padam tidak hanya terjadi di kawasan pinggiran kota, tetapi juga ditemukan di sejumlah ruas jalan yang berada di kawasan pusat Kota Samarinda. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan perlunya peningkatan pemeliharaan dan respons cepat dari instansi yang menangani LPJU.

“Di tengah kota saja banyak yang mati. Maintenance-nya harus dipercepat,” tegas Jasno.

Ia mengatakan, keluhan mengenai LPJU yang padam telah disampaikan masyarakat kepada DPRD Samarinda. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Dishub agar segera dilakukan pengecekan dan penanganan di lapangan.

Jasno menyebut sejumlah titik bahkan telah mengalami gangguan selama berminggu-minggu. Beberapa di antaranya berada di kawasan Jalan Pahlawan dan Jalan Dr. Sutomo. Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di wilayah Palaran dan sejumlah lokasi lainnya.

“Bukan satu dua hari, ada yang hampir sebulan,” ujarnya.

Menurutnya, durasi kerusakan yang cukup lama perlu menjadi perhatian serius karena LPJU memiliki fungsi penting dalam mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas maupun berkendara pada malam hari.

Jasno juga mempertanyakan alasan teknis yang menyebabkan perbaikan LPJU berjalan lambat. Ia menilai kerusakan lampu tidak selalu berarti seluruh perangkat harus diganti. Karena itu, pengecekan terhadap jaringan, sakelar, panel, kabel, maupun komponen lainnya perlu dilakukan untuk mengetahui sumber gangguan.

“Kerusakannya harus dicek, bukan dibiarkan,” katanya.

Jasno mengungkapkan, dalam komunikasi dengan pihak Dishub, terdapat sejumlah alasan terkait keterlambatan penanganan LPJU. Di antaranya ketersediaan lampu atau peralatan yang belum tersedia serta kendaraan operasional untuk melakukan perbaikan yang masih berada di bengkel.

“Alasannya macam-macam, dari alat sampai kendaraan operasional,” ungkapnya.

Namun, Jasno menilai berbagai kendala tersebut seharusnya dapat diantisipasi melalui sistem pemeliharaan yang lebih terencana. Menurutnya, pemerintah tidak hanya bertanggung jawab memasang fasilitas LPJU, tetapi juga memastikan seluruh perangkat dapat berfungsi secara optimal.

Ia meminta Dishub, khususnya bidang yang menangani sarana dan prasarana LPJU, segera melakukan inventarisasi terhadap seluruh titik lampu yang padam. Langkah tersebut diperlukan agar tidak ada laporan masyarakat yang terabaikan dan setiap kerusakan dapat ditangani sesuai tingkat urgensinya.

“Kami minta segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Jasno menilai pemeliharaan LPJU harus menjadi pekerjaan rutin dan tidak menunggu hingga kerusakan meluas atau masyarakat menyampaikan keluhan. Sistem monitoring secara berkala juga dinilai penting untuk mengetahui kondisi lampu di setiap ruas jalan.

Menurutnya, pemasangan LPJU yang tidak dibarengi pemeliharaan yang baik akan mengurangi manfaat fasilitas tersebut bagi masyarakat.

“Memasang lampu bisa, masa merawat tidak bisa,” sindirnya.

Jasno menegaskan, persoalan LPJU tidak boleh dipandang sebagai masalah teknis semata. Kondisi jalan yang minim penerangan dapat mengurangi kenyamanan pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan persoalan keamanan, terutama pada malam hari.

Karena itu, ia meminta Pemkot Samarinda memberikan perhatian lebih terhadap titik-titik LPJU yang padam, baik di pusat kota maupun kawasan pinggiran. Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan fasilitas penerangan jalan yang berfungsi dengan baik.

“Jangan hanya yang di pinggiran, di tengah kota juga harus diperhatikan,” pungkasnya.

Ia berharap perbaikan dapat dilakukan secara cepat dan menyeluruh sehingga seluruh LPJU di Kota Samarinda dapat kembali berfungsi. Dengan penerangan jalan yang optimal, masyarakat diharapkan dapat beraktivitas dan berkendara pada malam hari dengan lebih aman dan nyaman.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Yonarmed 22/Kesumawira Resmi Berdiri, Pertahanan Kaltim Diperkuat

19 Agustus 2026 - 13:00 WITA

g58

Suparno Apresiasi Pembangunan Samarinda, Berharap Berdampak pada Kesejahteraan Warga

18 Agustus 2026 - 19:00 WITA

g52

DPRD Samarinda Dorong Teras Tahap II Segera Dibuka untuk Publik

18 Agustus 2026 - 18:00 WITA

g51

Kesbangpol Samarinda Dorong Parpol Jaga Stabilitas Politik dan Jadi Agen Perubahan

18 Agustus 2026 - 15:00 WITA

g48

Resepsi HUT ke-81 RI, Rahmad Mas’ud Ajak Warga Balikpapan Jaga Persatuan

18 Agustus 2026 - 01:00 WITA

g47

HUT ke-81 RI, TWAP Samarinda Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Integritas

18 Agustus 2026 - 00:00 WITA

g46
Trending di BERITA DAERAH