Menu

Mode Gelap
Kebakaran Lahan di Samarinda Naik Lima Kali Lipat, 90 Persen Dipicu Aktivitas Manusia Kemarau Panjang Ganggu Dua IPA, PTMB Siapkan 17 Truk Tangki Untuk Warga Balikpapan Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan SAMS Sepinggan, Penumpang Turun 30 Persen Pantai Dusit Markoni Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Bahari Unggulan Balikpapan Penataan Lantai Enam Dan Tujuh Pasar Pagi Samarinda Gunakan Partisi, Pemkot Tunggu Data Pedagang

BERITA DAERAH · 19 Agu 2026 14:00 WITA ·

Hadapi Ancaman Kemarau Panjang, Waduk Manggar Dikeruk untuk Tambah Tampungan Air


 Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan, Rita, mengatakan pengerukan Waduk Manggar dilakukan untuk mengurangi sedimentasi yang menumpuk dan mengembalikan kapasitas tampungan air secara optimal. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan, Rita, mengatakan pengerukan Waduk Manggar dilakukan untuk mengurangi sedimentasi yang menumpuk dan mengembalikan kapasitas tampungan air secara optimal. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memperkuat langkah antisipasi menghadapi ancaman musim kemarau panjang dengan meningkatkan kapasitas tampungan air di Waduk Manggar. Upaya tersebut dilakukan melalui pengerukan sedimentasi dan pembersihan gulma yang dikerjakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV sejak Juli 2026.

Langkah ini dinilai penting mengingat Waduk Manggar merupakan salah satu sumber utama air baku bagi kebutuhan masyarakat Kota Balikpapan. Peningkatan kapasitas tampungan diharapkan dapat memperkuat ketahanan air ketika curah hujan mengalami penurunan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan, Rita, mengatakan pengerukan dilakukan untuk mengurangi endapan material yang selama ini menumpuk di sejumlah bagian waduk. Sedimentasi tersebut secara bertahap mengurangi ruang tampung air sehingga perlu ditangani secara berkala.

“Pengerukan belum mencakup seluruh area sedimentasi, tetapi kapasitas tampungan sudah bertambah,” ujar Rita, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, pengerukan menjadi salah satu langkah penting untuk mengembalikan sebagian kapasitas tampungan Waduk Manggar. Dengan ruang tampung yang lebih besar, waduk diharapkan mampu menyimpan cadangan air lebih optimal, terutama ketika memasuki periode dengan curah hujan rendah.

Selain mengangkat sedimentasi, BWS Kalimantan IV juga melakukan pembersihan gulma di kawasan waduk. Pemeliharaan tersebut diperlukan untuk menjaga kondisi lingkungan waduk sekaligus mendukung fungsi infrastruktur penyedia air baku.

Rita menjelaskan, pekerjaan pengerukan dan pembersihan Waduk Manggar juga menjadi bagian dari upaya mitigasi Pemkot Balikpapan bersama BWS Kalimantan IV terhadap potensi penurunan ketersediaan air akibat kemarau.

“Sedimentasi perlu dikeruk untuk mengembalikan kapasitas tampungan,” katanya.

Meski belum seluruh titik sedimentasi dapat ditangani, Pemkot Balikpapan menilai hasil pekerjaan yang telah dilakukan memberikan dampak positif terhadap kapasitas tampungan waduk. Penambahan ruang tampung tersebut menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi kemungkinan kemarau yang berlangsung lebih panjang.

Pemkot juga mendorong agar pemeliharaan Waduk Manggar dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya pengerukan sedimentasi, kebersihan kawasan dan kondisi sarana pendukung perlu terus dipantau agar fungsi waduk sebagai penyedia air baku dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Menurut Rita, penguatan kapasitas Waduk Manggar tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah kota. Koordinasi dengan BWS Kalimantan IV diperlukan untuk memastikan penanganan waduk berjalan sesuai kebutuhan teknis dan kondisi di lapangan.

“Sinergi ini untuk mengoptimalkan fungsi waduk sebagai penyedia air baku,” tutur Rita.

Dengan pengerukan sedimentasi, pembersihan gulma, dan pemeliharaan secara berkelanjutan, Waduk Manggar diharapkan mampu meningkatkan cadangan air dan menopang kebutuhan masyarakat Balikpapan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mengurangi risiko gangguan pasokan air ketika musim kemarau berkepanjangan terjadi.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Lahan di Samarinda Naik Lima Kali Lipat, 90 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

8 September 2026 - 12:30 WITA

i31

Kemarau Panjang Ganggu Dua IPA, PTMB Siapkan 17 Truk Tangki Untuk Warga Balikpapan

7 September 2026 - 23:00 WITA

i30

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan SAMS Sepinggan, Penumpang Turun 30 Persen

7 September 2026 - 22:00 WITA

i29

Pantai Dusit Markoni Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Bahari Unggulan Balikpapan

7 September 2026 - 21:00 WITA

i28

Penataan Lantai Enam Dan Tujuh Pasar Pagi Samarinda Gunakan Partisi, Pemkot Tunggu Data Pedagang

7 September 2026 - 20:00 WITA

i27

Komisi II DPRD Samarinda Apresiasi Komunikasi Pemkot Dan Pedagang Pasar Pagi

7 September 2026 - 19:04 WITA

i26
Trending di BERITA DAERAH