KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – JOS Fitness Open Body Contest 2026 yang digelar di lantai 3 Mall Samarinda Square, Minggu (23/8/2026), tidak sekadar menjadi ajang unjuk kemampuan dan bentuk fisik para penggiat fitness. Kompetisi tersebut juga diarahkan sebagai wadah silaturahmi sekaligus penjaringan bibit atlet potensial yang diharapkan mampu membawa nama Kota Samarinda ke tingkat nasional.
Kegiatan yang diikuti para penggiat fitness dari sejumlah gym di Samarinda tersebut menjadi momentum bagi peserta untuk menunjukkan hasil latihan, membangun jejaring antarkomunitas, sekaligus memperoleh pengalaman bertanding dalam kompetisi body contest.
Ketua Panitia JOS Fitness Open Body Contest 2026 yang juga Sekretaris Umum KONI Samarinda, Rudy Barito, mengatakan kegiatan tersebut memiliki tujuan penting dalam mempererat hubungan antarpenggiat fitness di Kota Tepian.
“Target utamanya mempererat silaturahmi para fitness mania di Samarinda,” ujar Rudy kepada awak media Kumalanews.id, Minggu (23/8/2026).
Menurut Rudy, kompetisi ini tidak berhenti pada kegiatan pertandingan. Hasil penampilan para peserta juga akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses penjaringan atlet yang dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan di Manado pada 10 November 2026.
Kesempatan tersebut dinilai dapat menjadi salah satu jalur bagi atlet Samarinda untuk memperoleh pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan sebelum menghadapi kompetisi pada level yang lebih tinggi.
“Dari hasil ini akan kita seleksi untuk kejuaraan di Manado pada 10 November,” jelasnya.
Rudy menambahkan, penjaringan atlet akan terus dilakukan melalui berbagai kegiatan serupa. Upaya tersebut dinilai penting untuk menemukan talenta baru sekaligus memperkuat proses regenerasi atlet fitness dan body contest di Samarinda.
“Kita akan adakan lagi untuk mencari bibit-bibit baru,” katanya.
Dorong Regenerasi Atlet Fitness
Menurut Rudy, keberadaan kompetisi terbuka seperti JOS Fitness Open Body Contest 2026 memberikan ruang bagi para penggiat fitness untuk mengembangkan kemampuan dan meningkatkan mental bertanding. Selain itu, kompetisi juga menjadi sarana untuk melihat potensi atlet yang selama ini berlatih di berbagai gym tetapi belum memiliki kesempatan tampil dalam ajang yang lebih kompetitif.
Dengan adanya proses penjaringan secara berkelanjutan, diharapkan semakin banyak atlet potensial yang dapat dipersiapkan untuk mewakili Samarinda dalam berbagai kejuaraan di tingkat regional maupun nasional.
Sementara itu, terkait isu penggunaan doping, zat terlarang, hingga pola diet ekstrem yang kerap menjadi perhatian dalam kompetisi body contest, Rudy menyebut pihaknya sejauh ini belum menemukan persoalan tersebut dalam pelaksanaan kegiatan.
Ia mengatakan, persiapan peserta lebih banyak dilakukan melalui pengaturan pola diet serta penggunaan suplemen dalam menunjang persiapan menghadapi kompetisi.
“Sejauh ini belum ada persoalan doping. Persiapannya lebih pada diet dan suplemen,” pungkasnya.
JOS Fitness Open Body Contest 2026 digelar dalam semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Kompetisi tersebut mempertandingkan kategori Men’s Sport Physique dan menjadi ruang bagi para atlet untuk menunjukkan hasil latihan sekaligus membuka peluang menuju kejuaraan yang lebih tinggi.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap olahraga fitness dan body contest di Samarinda semakin berkembang, tidak hanya sebagai aktivitas untuk menjaga kebugaran, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan prestasi olahraga dan pencarian atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















