Menu

Mode Gelap
Kebakaran Lahan di Samarinda Naik Lima Kali Lipat, 90 Persen Dipicu Aktivitas Manusia Kemarau Panjang Ganggu Dua IPA, PTMB Siapkan 17 Truk Tangki Untuk Warga Balikpapan Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan SAMS Sepinggan, Penumpang Turun 30 Persen Pantai Dusit Markoni Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Bahari Unggulan Balikpapan Penataan Lantai Enam Dan Tujuh Pasar Pagi Samarinda Gunakan Partisi, Pemkot Tunggu Data Pedagang

IKN NUSANTARA · 20 Agu 2026 22:00 WITA ·

Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Soroti Konsistensi Konsep Kota Cerdas hingga Peluang Investasi


 Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menerima kunjungan Menteri PPN/Kepala Bappenas periode 2019–2024, Suharso Monoarfa, di KIPP Nusantara, Kamis (20/8/2026), untuk meninjau perkembangan pembangunan IKN. Foto: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menerima kunjungan Menteri PPN/Kepala Bappenas periode 2019–2024, Suharso Monoarfa, di KIPP Nusantara, Kamis (20/8/2026), untuk meninjau perkembangan pembangunan IKN. Foto: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, bersama jajaran menerima kunjungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas periode 2019–2024, Suharso Monoarfa, di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (20/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan IKN sekaligus memastikan berbagai konsep dasar Nusantara tetap diterapkan dalam proses pembangunan kawasan. Sejumlah infrastruktur dan proyek strategis turut ditinjau dalam agenda tersebut, termasuk SMA Taruna Nusantara Kampus IKN.

Dalam kesempatan itu, Basuki memaparkan perkembangan infrastruktur pendukung konsep forest city, sponge city, dan smart city yang diterapkan di Nusantara. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan embung sebagai bagian dari sistem pengelolaan air kawasan.

Basuki menjelaskan, embung tidak hanya berfungsi sebagai tempat retensi air, tetapi juga dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan penyiraman tanaman dan memperkuat tata kelola air di kawasan IKN.

“Embung yang sudah berfungsi ada 32,” ujar Basuki.

Ia menambahkan, pada 2026 Otorita IKN mulai membangun 24 embung tambahan. Dengan penambahan tersebut, jumlah embung di kawasan Nusantara ditargetkan mencapai 54 unit.

Selain memiliki fungsi ekologis dan pengelolaan air, sejumlah embung juga dirancang menjadi bagian dari estetika kawasan. Konsep tersebut sejalan dengan pengembangan Nusantara sebagai kota yang mengintegrasikan pembangunan perkotaan dengan lingkungan dan ekosistem alami.

Sementara itu, Suharso Monoarfa mengatakan kunjungannya ke IKN bertujuan melihat secara langsung perkembangan pembangunan sekaligus memastikan keberlanjutan konsep yang telah dirancang sejak awal.

Menurutnya, IKN merupakan bagian dari warisan pembangunan bangsa sehingga kesinambungan pembangunan menjadi hal penting untuk dijaga. Ia menilai konsep Nusantara sebagai smart city dan sponge city harus tetap dipertahankan dalam setiap tahapan pembangunan.

“Saya ingin melihat konsistensi pembangunan IKN,” kata Suharso.

Ia menilai perkembangan pembangunan yang dilihat secara langsung cukup menggembirakan. Karena itu, Suharso mendorong investor domestik agar tidak ragu melihat peluang investasi di Nusantara.

Menurutnya, keberanian investor dalam negeri untuk masuk ke IKN diperlukan untuk memperkuat aktivitas ekonomi di kawasan yang tengah dikembangkan sebagai pusat pemerintahan dan pertumbuhan baru tersebut.

“Investor domestik harus berani melihat peluang di sini,” tegasnya.

Suharso juga menilai pembangunan IKN memiliki potensi besar dalam membentuk pusat aktivitas ekonomi baru. Dengan skala pembangunan yang besar dan dukungan berbagai infrastruktur, Nusantara dinilai dapat menciptakan konsentrasi kegiatan ekonomi yang kemudian memberikan dampak lebih luas terhadap pertumbuhan nasional.

Ia meyakini keberadaan pusat ekonomi baru di IKN dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan Indonesia dalam jangka panjang.

Dengan demikian, kunjungan tersebut tidak hanya menjadi agenda melihat perkembangan fisik pembangunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap konsep awal Nusantara serta mendorong keterlibatan dunia usaha dalam pembangunan IKN.

Otorita IKN sendiri terus mengembangkan kawasan Nusantara dengan pendekatan yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan, pengelolaan sumber daya air, teknologi, serta integrasi ruang perkotaan dengan kawasan hijau.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Soroti Dugaan Pembukaan Lahan di Tengah Kebakaran Tahura Bukit Soeharto

6 September 2026 - 09:00 WITA

i9

Karhutla di Sekitar IKN Ditangani dari Udara, 10 Kali Water Bombing Dilakukan

5 September 2026 - 17:30 WITA

i5

Otorita IKN Siapkan Water Bombing untuk Atasi Karhutla di Lima Titik Prioritas

5 September 2026 - 09:00 WITA

i2

OIKN Tegas Tangani Karhutla, Terduga Pelaku Diproses Hukum Dan Perusahaan Diberi Sanksi

4 September 2026 - 16:30 WITA

h92

OIKN Perkuat Pencegahan Karhutla, Edukasi Masyarakat Jadi Garda Terdepan

4 September 2026 - 16:00 WITA

h90

Otorita IKN Perkuat Pengendalian Karhutla, Respons Cepat Dibagi dalam Tujuh Klaster

4 September 2026 - 15:30 WITA

h88
Trending di IKN NUSANTARA