Menu ✖

Mode Gelap
Pemkot Balikpapan Tanggapi Aspirasi Aliansi Balikpapan Melawan, Karhutla hingga Air Bersih Dibahas Proyek Pengendalian Banjir Jalan D.I. Panjaitan Balikpapan Capai 77,91 Persen, Ditargetkan Rampung Desember Ahmad Vananzda Ajak Pemuda Samarinda Kreatif dan Adaptif Hadapi Perkembangan Zaman Ahmad Vananzda Dorong Komisi DPRD Samarinda Siapkan Usulan Raperda untuk Tahun Mendatang Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Permudah Masyarakat Urus Paspor

BERITA DAERAH · 28 Okt 2026 10:30 WITA ·

Disparpora Balikpapan Dorong Pemuda Mandiri dan Berdaya Saing di Tengah Perkembangan IKN


 Kepala Disparpora Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, bersama Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, usai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Balikpapan, Rabu (28/10/2026). Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Kepala Disparpora Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, bersama Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, usai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Balikpapan, Rabu (28/10/2026). Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, mendorong generasi muda untuk membangun kemandirian, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat daya saing agar mampu mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikannya usai menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Balikpapan, Rabu (28/10/2026). Menurut Ratih, momentum Hari Sumpah Pemuda harus menjadi dorongan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri, menciptakan peluang, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kota.

Ia menegaskan, pemuda tidak cukup hanya menjadi penerima manfaat pembangunan. Generasi muda juga perlu tampil sebagai pelaku yang mampu menciptakan inovasi, mengembangkan usaha, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pemuda harus mandiri dan mampu bersaing, karena mereka memiliki peran penting dalam pembangunan kota,” ujar Ratih.

Menurutnya, Balikpapan memiliki posisi strategis sebagai salah satu kota yang terus berkembang di Kalimantan Timur. Kondisi tersebut membuka peluang bagi generasi muda untuk berkiprah di berbagai sektor, mulai dari kewirausahaan, ekonomi kreatif, pariwisata, hingga olahraga.

Ratih berharap pemuda mampu memanfaatkan perkembangan kota sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan dan membangun masa depan. Salah satunya dengan berani merintis usaha, mengembangkan ide kreatif, serta terlibat dalam aktivitas ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi daerah.

Ia menilai, keterlibatan pemuda sebagai pelaku usaha dan penggerak ekonomi lokal sangat penting agar pertumbuhan Balikpapan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

“Kita harus menjadi pelaku di kota sendiri. Usaha yang berkembang harus mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan,” katanya.

Ratih juga menekankan bahwa pembinaan kepemudaan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi muda yang kreatif, mandiri, dan produktif.

Melalui berbagai kegiatan kepemudaan yang diselenggarakan Disparpora, pemuda didorong untuk saling bertukar pengalaman, memperluas jejaring, serta membangun kolaborasi dalam mengembangkan potensi masing-masing. Interaksi tersebut diharapkan dapat melahirkan gagasan baru sekaligus membuka kesempatan untuk mengembangkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, perkembangan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) turut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pemuda Balikpapan. Sebagai salah satu kota penyangga IKN, Balikpapan memiliki potensi untuk berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang kompeten.

Karena itu, Ratih mengingatkan generasi muda agar mempersiapkan diri dengan meningkatkan keterampilan, menguasai teknologi, mengembangkan kreativitas, serta memperkuat kemampuan berwirausaha. Kesiapan tersebut diperlukan agar pemuda lokal mampu bersaing dan mengambil bagian dalam berbagai peluang yang muncul seiring perkembangan kawasan.

Ia juga berharap organisasi kepemudaan dan komunitas di Balikpapan dapat menjadi wadah untuk mengasah kemampuan, mengembangkan kepemimpinan, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, pemuda diharapkan semakin percaya diri dalam menghadapi perubahan dan tantangan zaman.

Ratih menegaskan, semangat kemandirian tidak boleh berhenti pada peringatan seremonial semata. Generasi muda perlu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari melalui tindakan nyata, seperti meningkatkan kapasitas diri, menciptakan peluang usaha, aktif dalam kegiatan sosial, dan berkontribusi terhadap lingkungan sekitar.

Ia berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum untuk memperkuat tekad generasi muda Balikpapan dalam membangun masa depan yang lebih baik, sekaligus berperan sebagai bagian penting dari pembangunan daerah dan nasional.

“Pemuda Balikpapan maju, Indonesia jaya,” tegasnya.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkot Balikpapan Tanggapi Aspirasi Aliansi Balikpapan Melawan, Karhutla hingga Air Bersih Dibahas

28 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p41

Proyek Pengendalian Banjir Jalan D.I. Panjaitan Balikpapan Capai 77,91 Persen, Ditargetkan Rampung Desember

28 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p40

Ahmad Vananzda Ajak Pemuda Samarinda Kreatif dan Adaptif Hadapi Perkembangan Zaman

28 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p39

Ahmad Vananzda Dorong Komisi DPRD Samarinda Siapkan Usulan Raperda untuk Tahun Mendatang

28 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p37

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Permudah Masyarakat Urus Paspor

28 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p31

DPRD Samarinda Matangkan Agenda November, Persetujuan APBD 2027 Ditargetkan Akhir Bulan

28 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p36
Trending di BERITA DAERAH