Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 31 Jul 2025 17:15 WITA ·

Seluruh Korban Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan, Operasi SAR Diusulkan Ditutup


 Seluruh Korban Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan, Operasi SAR Diusulkan Ditutup Perbesar

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Setelah dua hari pencarian intensif, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan seluruh korban insiden tenggelamnya dua orang di Sungai Mahakam, kawasan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Korban terakhir, Nabila Safitri (9), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis (31/7/2025) pukul 16.02 WITA, sekitar 30 meter dari lokasi kejadian awal.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, menjelaskan bahwa sejak pagi hari tim telah menyisir alur sungai sejauh dua kilometer ke arah hilir dari LKP (Last Known Position).

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian menggunakan metode penyisiran air, pemantauan udara dengan drone thermal, serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan pada sore hari,” ujar Mardi.

Setelah proses evakuasi dilakukan, jenazah langsung dibawa ke rumah duka. Tim SAR kemudian menggelar debriefing dengan seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

“Dengan ditemukannya seluruh korban, kami mengusulkan agar operasi SAR ditutup secara resmi dan dilanjutkan dengan fase siaga,” tambah Mardi.

Sebelumnya, insiden nahas itu terjadi pada Rabu siang (30/7/2025) saat Sri Wahyuni (33) bersama anaknya Nabila tengah mencuci pakaian di tepi Sungai Mahakam. Saat sang anak terpeleset dan jatuh ke sungai, Sri Wahyuni mencoba menolong namun ikut terseret arus dan tenggelam. Jenazah sang ibu ditemukan lebih dahulu oleh suaminya bersama warga sekitar.

Selama proses pencarian, tim dihadapkan pada sejumlah kendala, antara lain arus bawah yang deras, suhu ekstrem, kehadiran binatang buas, serta banyaknya ranting dan kayu yang menghalangi pergerakan.

Meski begitu, Mardi menyampaikan apresiasi atas semangat dan kekompakan seluruh unsur SAR yang terlibat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Ini adalah bentuk nyata kerja sama lintas instansi dalam upaya kemanusiaan,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH