Menu

Mode Gelap
Regenerasi Petani Jadi Tantangan, DKP3 Balikpapan Dorong Generasi Muda Terjun ke Pertanian Modern Okupansi Hotel Menurun, BPPRD Balikpapan Intensifkan Pengawasan Pajak Daerah Pelajar Balikpapan Tembus Seleksi Nasional Paskibraka 2026, Siap Bawa Nama Kaltim ke Istana SPMB Balikpapan 2026 Dibuka Juni, Orang Tua Diminta Cermati Jadwal dan Jalur Pendaftaran Ismail Latisi Apresiasi Kebijakan Guru Non-ASN, Dorong Solusi Permanen Atasi Kekurangan Guru di Samarinda

BERITA DAERAH · 31 Jul 2025 17:15 WITA ·

Seluruh Korban Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan, Operasi SAR Diusulkan Ditutup


 Seluruh Korban Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan, Operasi SAR Diusulkan Ditutup Perbesar

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Setelah dua hari pencarian intensif, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan seluruh korban insiden tenggelamnya dua orang di Sungai Mahakam, kawasan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Korban terakhir, Nabila Safitri (9), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis (31/7/2025) pukul 16.02 WITA, sekitar 30 meter dari lokasi kejadian awal.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, menjelaskan bahwa sejak pagi hari tim telah menyisir alur sungai sejauh dua kilometer ke arah hilir dari LKP (Last Known Position).

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian menggunakan metode penyisiran air, pemantauan udara dengan drone thermal, serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan pada sore hari,” ujar Mardi.

Setelah proses evakuasi dilakukan, jenazah langsung dibawa ke rumah duka. Tim SAR kemudian menggelar debriefing dengan seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

“Dengan ditemukannya seluruh korban, kami mengusulkan agar operasi SAR ditutup secara resmi dan dilanjutkan dengan fase siaga,” tambah Mardi.

Sebelumnya, insiden nahas itu terjadi pada Rabu siang (30/7/2025) saat Sri Wahyuni (33) bersama anaknya Nabila tengah mencuci pakaian di tepi Sungai Mahakam. Saat sang anak terpeleset dan jatuh ke sungai, Sri Wahyuni mencoba menolong namun ikut terseret arus dan tenggelam. Jenazah sang ibu ditemukan lebih dahulu oleh suaminya bersama warga sekitar.

Selama proses pencarian, tim dihadapkan pada sejumlah kendala, antara lain arus bawah yang deras, suhu ekstrem, kehadiran binatang buas, serta banyaknya ranting dan kayu yang menghalangi pergerakan.

Meski begitu, Mardi menyampaikan apresiasi atas semangat dan kekompakan seluruh unsur SAR yang terlibat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Ini adalah bentuk nyata kerja sama lintas instansi dalam upaya kemanusiaan,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Regenerasi Petani Jadi Tantangan, DKP3 Balikpapan Dorong Generasi Muda Terjun ke Pertanian Modern

3 Juni 2026 - 23:00 WITA

bpn04

Okupansi Hotel Menurun, BPPRD Balikpapan Intensifkan Pengawasan Pajak Daerah

3 Juni 2026 - 22:00 WITA

bpn03

Pelajar Balikpapan Tembus Seleksi Nasional Paskibraka 2026, Siap Bawa Nama Kaltim ke Istana

3 Juni 2026 - 21:00 WITA

bpn02

SPMB Balikpapan 2026 Dibuka Juni, Orang Tua Diminta Cermati Jadwal dan Jalur Pendaftaran

3 Juni 2026 - 20:00 WITA

bpn01

Ismail Latisi Apresiasi Kebijakan Guru Non-ASN, Dorong Solusi Permanen Atasi Kekurangan Guru di Samarinda

3 Juni 2026 - 19:00 WITA

kota0003

HKPR Dukung Raperda Reklame, Harap Perizinan Lebih Mudah dan PAD Samarinda Meningkat

3 Juni 2026 - 18:00 WITA

kota0002
Trending di BERITA DAERAH