Menu ✖

Mode Gelap
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Kukar Minta Adaptasi Cepat dan Pelayanan Publik Ditingkatkan Mahakam Investment Forum 2026 Dihelat di IKN, Buka Peluang Investasi dan Kerja Sama Internasional DPRD Samarinda Dorong Pengelolaan Pedagang Polder Air Hitam Lebih Tertata, Jumlahnya Hampir 200 Orang Andi Satya Resmi Buka Turnamen Galatua U40, 12 Tim Ramaikan HUT ke-62 Golkar di Samarinda Meriahkan HUT ke-62, Golkar Samarinda Gelar Turnamen Galatua U40 Diikuti 12 Tim

NASIONAL · 19 Agu 2025 14:15 WITA ·

Wamendiktisaintek ajak dosen libatkan mahasiswa saat melakukan riset


 Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie ditemui seusai menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) di Universitas Negeri Malang, di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (18/8/2025). ANTARA/Ananto Pradana Perbesar

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie ditemui seusai menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) di Universitas Negeri Malang, di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (18/8/2025). ANTARA/Ananto Pradana

“Paling penting sekali yakni bagaimana mahasiswa dapat berpartisipasi di dalam kegiatan riset yang dilakukan oleh dosen”

 

KUMALANEWS.ID, JAWA TIMUR – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengajak para dosen membuka ruang yang luas bagi mahasiswa untuk terlibat di dalam pelaksanaan riset.

“Paling penting sekali yakni bagaimana mahasiswa dapat berpartisipasi di dalam kegiatan riset yang dilakukan oleh dosen,” kata Wamendiktisaintek Stella Christie saat ditemui seusai menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) di Universitas Negeri Malang, di Kota Malang, Jawa Timur, Senin.

Menurut dia, kegiatan riset menjadi wadah yang baik karena akan mengasah pemikiran kritis dan membangun kemampuan mahasiswa dalam mengambil keputusan.

Dua hal itu, lanjutnya, bersifat penting bagi para mahasiswa dalam menapaki masa depan. Sebab pemikiran kritis dan kemampuan mengambil keputusan akan dibutuhkan di dalam dunia kerja.

“Mahasiswa juga akan terlatih dalam mengatur waktu. Tadi saya memperlihatkan kalau secara pragmatis hal tersebut yang diinginkan oleh para pemberi pekerja, itu berdasarkan data,” ujar Wamendiktisaintek Stella.

Keterlibatan mahasiswa di dalam tim riset, menurutnya, bisa meringankan beban kerja para dosen karena adanya pembagian tugas. Dari pola tersebut diyakininya akan mampu menghasilkan riset berkualitas, bukan hanya terpaku pada berapa banyak seorang dosen menghasilkan sebuah riset dalam setiap tahun.

Apalagi, kata dia, beberapa waktu ini terdapat 13 kampus di Indonesia masuk daftar dalam hasil riset diragukan berdasarkan Research Integirty Risk Index 2024.

“Ini adalah suatu kejadian atau ekosistem yang belum optimal. Memang kami sudah memperbaiki apa sebenarnya yang diharuskan, misalnya indikator kinerja utama dari universitas atau beban kerja dosen yang membuat dosen bisa menghasilkan (riset) secara kualitas bukan kuantitas,” ucap Wamendiktisaintek Stella.

Terkait dana riset, pihaknya berupaya untuk terus menggalang dengan melibatkan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun perusahaan swasta. Kemudian, terdapat skema dana riset yang dikhususkan, yakni co-founding.

“Jadi, dana riset seluruhnya untuk peneliti, tetapi harus 15 persen dari perusahaan dan 85 persen dari kementerian,” kata Wamendiktisaintek Stella.

Pada kesempatan itu, dia turut menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melakukan pemetaan terhadap kebutuhan riset pada bidang yang ada, salah satu menyangkut industri.

“Misalnya PLN butuh pembangkit listrik berdasarkan air, bukan air besar tetapi kecil. Kebutuhan industri itu kami petakan, lalu dilempar ke para peneliti di universitas agar mereka bisa memasukkan proposal,” tutur Wamendiktisaintek Stella Christie.

Sumber: www.antaranews.com

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bahlil Ancam Evaluasi Kontrak dan Hentikan Ekspor Energi ke Negara yang Tak Hargai Indonesia

22 Oktober 2026 - 18:00 WITA

o57

Proyek JNE-6 dan Lapangan Maha Tambah Pasokan Gas Nasional hingga 290 MMSCFD

22 Oktober 2026 - 17:30 WITA

o56

PHI Raih Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Sabet Predikat Excellent

3 Oktober 2026 - 14:00 WITA

l83

AMSI Luncurkan Dana Hibah Bergulir Rp280 Juta untuk 28 Wilayah

23 September 2026 - 18:00 WITA

w1

Kementerian Ekraf Perkuat Kolaborasi dengan AMSI Hadapi Transformasi Media Digital

23 September 2026 - 17:00 WITA

WhatsApp Image 2026 09 23 at 11.55.24

HUT Ke-28 IJTI: Jurnalis Televisi Diminta Jaga Marwah Profesi di Tengah Badai Disrupsi

9 Agustus 2026 - 17:00 WITA

WhatsApp Image 2026 08 09 at 15.49.48
Trending di NASIONAL