Menu

Mode Gelap
Duka Dunia Pers Kaltim, Ketua JMSI Mohammad Sukri Wafat DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas Konser HKBP Semarakkan IKN, Perkuat Kebersamaan DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

BERITA DAERAH · 21 Okt 2025 11:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Dorong Guru Adaptif di Era Digital untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan


 Para guru SMPN 1 Sebulu tampak bersemangat menjalani aktivitas di halaman sekolah. Mereka terlibat dalam kegiatan kebersamaan yang mencerminkan semangat kolaborasi dan dedikasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan inspiratif bagi para siswa. Perbesar

Para guru SMPN 1 Sebulu tampak bersemangat menjalani aktivitas di halaman sekolah. Mereka terlibat dalam kegiatan kebersamaan yang mencerminkan semangat kolaborasi dan dedikasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan inspiratif bagi para siswa.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong para guru agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era transformasi digital. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan tenaga pendidik yang profesional serta inovatif.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menjelaskan bahwa guru saat ini tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik. Mereka juga perlu menguasai literasi digital dan keterampilan mengajar berbasis teknologi agar pembelajaran lebih efektif dan menarik.

“Guru harus bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Penguasaan teknologi kini menjadi bagian penting dari profesionalisme seorang pendidik,” ujar Pujianto, Senin (20/10/2025).

Ia menuturkan, pemerintah daerah secara berkelanjutan mendorong peningkatan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan dan program pengembangan berbasis digital, baik melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) maupun kegiatan pelatihan mandiri.

“Kami dorong para guru untuk aktif belajar. Saat ini banyak pelatihan digital teaching yang dapat diakses secara gratis, tinggal kemauan untuk berpartisipasi,” tambahnya.

Menurut Pujianto, tantangan terbesar dunia pendidikan bukan lagi soal sarana, melainkan kesiapan sumber daya manusia dalam memanfaatkan teknologi yang sudah tersedia.

“Banyak sekolah sebenarnya sudah memiliki fasilitas digital, tapi belum dimanfaatkan optimal. Karena itu, perubahan pola pikir digital sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Disdikbud Kukar juga berencana memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi dan komunitas edukasi digital guna menyediakan pelatihan tematik yang relevan dengan kebutuhan guru di lapangan.

“Kami ingin guru tidak hanya mahir mengajar, tetapi juga mampu berinovasi membuat media pembelajaran digital yang interaktif dan menyenangkan,” jelasnya.

Pujianto menekankan bahwa masa depan pendidikan sangat bergantung pada kemampuan guru beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.

“Ketika guru profesional dan melek digital, kualitas pembelajaran otomatis meningkat. Dampaknya langsung terasa bagi peserta didik dan kemajuan pendidikan di daerah,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh guru di Kukar untuk terus mengasah kemampuan diri dan tidak menunggu kesempatan datang.

“Guru yang hebat adalah guru yang terus belajar. Kembangkan diri secara mandiri agar pendidikan di Kukar semakin maju dan relevan dengan kebutuhan zaman,” pungkasnya.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Duka Dunia Pers Kaltim, Ketua JMSI Mohammad Sukri Wafat

17 April 2026 - 08:00 WITA

ucapan duka

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas

16 April 2026 - 13:00 WITA

ikn120098

DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru

16 April 2026 - 11:00 WITA

ikn900008851

Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

16 April 2026 - 10:00 WITA

smd999876

Pisah Sambut Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Ditegaskan

16 April 2026 - 09:00 WITA

smd8989898

Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi

15 April 2026 - 18:00 WITA

andi9999991
Trending di BERITA DAERAH