Menu ✖

Mode Gelap
PHI Raih Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Sabet Predikat Excellent Doni Ikhwani Dorong Petani Manfaatkan Musim Hujan untuk Perkuat Produksi Pangan Kukar Disbun Kukar Awasi Bantuan Bibit hingga Panen, Kelompok Tani Didorong Mandiri Ahmad Yani Dorong Efisiensi Pembangunan Kukar Sambil Perkuat Optimalisasi SDA Disbun Kukar Tegaskan Perusahaan Perkebunan Wajib Fasilitasi Kebun Masyarakat 20 Persen

NASIONAL · 12 Des 2025 19:00 WITA ·

Koalisi Damai Gelar Editor Meeting untuk Perkuat Tata Kelola Digital Berbasis HAM


 Koalisi Damai Gelar Editor Meeting untuk Perkuat Tata Kelola Digital Berbasis HAM Perbesar

KUMALANEWS.ID, JAKARTA — Koalisi Damai bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyelenggarakan Senior Editors Meeting bertema “Memperkuat Kolaborasi Multi-Pemangku Kepentingan untuk Tata Kelola Digital Berbasis HAM” pada 11 Desember 2025 di Kantor UNESCO Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Social Media 4 Peace yang didukung Uni Eropa.

Pertemuan ini digelar sebagai respon atas kebutuhan kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi berbagai risiko dan dampak ruang digital. Tidak ada satu aktor pun yang dapat bekerja sendiri dalam menghadapi kompleksitas persoalan ini. Untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi perusahaan teknologi, dibutuhkan tata kelola digital yang inklusif serta melibatkan beragam pemangku kepentingan. Dalam proses ini, masyarakat sipil dan media memegang peran penting untuk memastikan ruang digital tetap demokratis dan aman.

“Organisasi masyarakat sipil dan media menghadapi tantangan serupa, terutama terkait menyempitnya ruang kebebasan sipil dan ketimpangan kekuatan antara perusahaan teknologi global dan komunitas lokal. Pertemuan ini menjadi ruang penting untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat kerja bersama demi memastikan hak-hak masyarakat terlindungi di ruang digital,” kata Ketua AMSI, Wahyu Dhyatmika.

Direktur Kantor Regional UNESCO Jakarta, Maki Katsuno-Hayashikawa, menambahkan, “Tata kelola digital berbasis HAM adalah tantangan global. Kuncinya adalah menemukan keseimbangan antara melindungi keamanan, privasi, dan otonomi pengguna, tanpa mengorbankan kebebasan berekspresi, keragaman budaya, dan akses terhadap informasi. Bagi media, tantangan lainnya adalah memastikan keberlanjutan jurnalisme berkualitas.”

UNESCO mendukung pembentukan Koalisi Damai pada 2023. Koalisi ini terdiri dari 16 organisasi independen, termasuk AMSI, yang bekerja mendorong ekosistem digital yang lebih aman dan demokratis melalui riset, advokasi kebijakan, serta penguatan kapasitas. Pertemuan perdana dengan para pemimpin redaksi ini menjadi langkah awal untuk merumuskan bentuk kolaborasi konkret, termasuk kerja advokasi bersama dan kampanye publik.

Acara ini diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari 15 pimpinan redaksi media anggota AMSI (online, radio, dan TV) serta 15 perwakilan organisasi anggota Koalisi Damai.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang Koalisi Damai: https://koalisidamai.id/

Untuk informasi tentang program UNESCO Social Media 4 Peace: https://www.unesco.org/en/social-media4peace

(*)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PHI Raih Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Sabet Predikat Excellent

3 Oktober 2026 - 14:00 WITA

l83

AMSI Luncurkan Dana Hibah Bergulir Rp280 Juta untuk 28 Wilayah

23 September 2026 - 18:00 WITA

w1

Kementerian Ekraf Perkuat Kolaborasi dengan AMSI Hadapi Transformasi Media Digital

23 September 2026 - 17:00 WITA

WhatsApp Image 2026 09 23 at 11.55.24

HUT Ke-28 IJTI: Jurnalis Televisi Diminta Jaga Marwah Profesi di Tengah Badai Disrupsi

9 Agustus 2026 - 17:00 WITA

WhatsApp Image 2026 08 09 at 15.49.48

Pakar Hukum Pidana Soroti Penyidikan Korupsi Bertahun-tahun, Minta Aparat Segera Beri Kepastian Hukum

20 Juni 2026 - 15:00 WITA

a45

AMSI Kecam Dugaan Teror terhadap Floresa.co, Desak Aparat Usut Tuntas dan Lindungi Kebebasan Pers

12 Juni 2026 - 12:00 WITA

amsi99
Trending di NASIONAL