KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Rusdi, mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga kebutuhan pokok secara berlebihan menjelang bulan Ramadan.
Hal tersebut disampaikannya kepada awak media usai menghadiri kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, di Aubry Sport Center, Jalan Juanda 6, Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat (13/2/2026). Reses tersebut merupakan agenda penyerapan aspirasi masyarakat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Samarinda Ulu.
Rusdi menjelaskan, DPRD melalui Komisi II bersama Pemerintah Kota sebelumnya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan pusat distribusi untuk memantau stabilitas harga. Namun, ia mengaku belum menerima laporan terbaru terkait hasil temuan di lapangan.
“Setahu saya, Komisi II bersama pemerintah kota sudah melakukan sidak. Tapi saya belum mendapat update apakah ada kenaikan harga atau tidak,” ujarnya.
Meski begitu, ia menegaskan langkah sidak tersebut merupakan upaya antisipasi agar lonjakan harga tidak terjadi menjelang Ramadan, yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan masyarakat.
Rusdi berharap para pelaku usaha tetap menjaga stabilitas harga demi melindungi daya beli masyarakat. Menurutnya, kenaikan harga yang tidak wajar justru akan memberatkan warga, terutama di tengah kondisi ekonomi daerah yang sedang menghadapi tekanan fiskal.
Ia mengungkapkan, APBD Samarinda mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Dari sekitar Rp5,3 triliun, kini anggaran daerah berada di kisaran Rp3,1 triliun, sehingga berdampak pada ruang gerak ekonomi.
Meski demikian, Rusdi tetap optimistis daya beli masyarakat tidak akan turun drastis. Ia menilai sektor perdagangan dan pertanian di Kalimantan Timur masih menjadi penopang ekonomi yang cukup kuat.
“Mayoritas masyarakat kita bergerak di sektor perdagangan. Mudah-mudahan kondisi ekonomi tetap stabil dan daya beli warga tetap terjaga,” pungkasnya.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















