KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua RT 11 Kelurahan Srikaya, Rahmianur, mengapresiasi kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Samarinda dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Srikaya 7, RT 11 dan RT 6, Senin (29/6/2026), dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan.
Menurut Rahmianur, program tersebut menjadi solusi bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu maupun kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Melalui pelayanan yang langsung hadir di lingkungan permukiman, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan secara lebih mudah dan tanpa biaya.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, antusiasme warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis sangat tinggi. Sejak kegiatan dibuka, masyarakat datang untuk memanfaatkan layanan yang disediakan panitia, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga konsultasi medis.
Rahmianur juga mengapresiasi kepedulian Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Samarinda, Iswandi. Menurutnya, kehadiran wakil rakyat melalui kegiatan sosial seperti ini menunjukkan komitmen untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah yang membantu juga tetangga kami sendiri, Pak Iswandi. Warga merasa sangat terbantu dengan kegiatan ini,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas ke wilayah lain di Kota Samarinda agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Menurut Rahmianur, konsep pelayanan kesehatan dengan sistem jemput bola sangat efektif, terutama bagi kelompok lanjut usia (lansia) maupun warga yang memiliki keterbatasan mobilitas sehingga sulit mendatangi fasilitas kesehatan.
“Kalau bisa program seperti ini diperbanyak dan menjangkau RT-RT lainnya. Lansia sangat terbantu karena tidak perlu datang jauh ke fasilitas kesehatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang melebihi kuota yang telah disiapkan panitia. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan gratis masih sangat besar.
“Kuota yang disediakan sudah terpenuhi, bahkan pesertanya melebihi target. Ini menunjukkan masyarakat memang membutuhkan pelayanan seperti ini,” pungkasnya.
Rahmianur berharap kolaborasi antara pemerintah, organisasi politik, dan berbagai pihak dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat dapat terus diperkuat sehingga akses terhadap pelayanan kesehatan menjadi semakin mudah, merata, dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Samarinda.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















