Menu ✖

Mode Gelap
Harga Pangan Naik Dampak El Nino, Pemkot Balikpapan Beri Toleransi Maksimal 5 Persen DP3AKB Balikpapan Ungkap Anak Terindikasi Terpapar Konten Ekstremisme Di Internet 530 Pekerja Balikpapan Kena PHK, Disnaker Buka Pelatihan Vokasi Untuk Tingkatkan Kompetensi DPRD Dan Pemkab Kukar Sahkan APBD Perubahan 2026, Total Anggaran Capai Rp7,9 Triliun DPRD Samarinda Susun Agenda Oktober, Reses Dan Delapan Raperda Masuk Pembahasan

IKN NUSANTARA · 16 Agu 2026 14:00 WITA ·

IKN Perkuat Ekosistem Aviasi dan Hiburan, Investasi Cinema Capai Rp5 Miliar


 Otorita Ibu Kota Nusantara menandatangani MoU bersama Badan Bank Tanah dan Lion Group serta PKS dengan PT Indobox Cinematic Buana di Nusantara, Jumat (14/8/2026). Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem aviasi, komersial, dan hiburan di IKN. Foto: Humas Otorita IKN. Perbesar

Otorita Ibu Kota Nusantara menandatangani MoU bersama Badan Bank Tanah dan Lion Group serta PKS dengan PT Indobox Cinematic Buana di Nusantara, Jumat (14/8/2026). Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem aviasi, komersial, dan hiburan di IKN. Foto: Humas Otorita IKN.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi di Nusantara melalui kerja sama dengan sejumlah mitra strategis. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Badan Bank Tanah dan Lion Group serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Indobox Cinematic Buana di Nusantara, Jumat (14/8/2026).

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya OIKN mempercepat hadirnya berbagai fasilitas penunjang di kawasan ibu kota baru, khususnya pada sektor penerbangan, hiburan, dan ekonomi kreatif. Kolaborasi itu juga diarahkan untuk mendorong aktivitas ekonomi sekaligus membuka peluang pengembangan sumber daya manusia di Nusantara.

Melalui MoU antara OIKN, Badan Bank Tanah, dan Lion Group, ketiga pihak menjajaki pembangunan fasilitas pelatihan penerbangan di kawasan Nusantara. Kerja sama tersebut mencakup identifikasi lokasi strategis, penyediaan serta pemanfaatan lahan Hak Pengelolaan Badan Bank Tanah, hingga penyelarasan tata ruang untuk mendukung terbentuknya kawasan terpadu.

Rencana tersebut nantinya diarahkan untuk membangun kawasan penunjang aviasi di sekitar Bandar Udara Internasional Nusantara. Kawasan ini diproyeksikan mendukung keberadaan training centre penerbangan sekaligus fasilitas pendukung industri penerbangan.

Melalui PT Batam Aero Teknik, Lion Group juga direncanakan membangun pusat pelatihan dan praktik penerbangan serta fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO). Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat layanan perawatan pesawat, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta mendukung kebutuhan logistik udara, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menyambut positif komitmen kerja sama tersebut. Menurutnya, kesepakatan yang ditandatangani menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menunjukkan semakin kuatnya minat dunia usaha untuk terlibat dalam pembangunan Nusantara.

“Ini bukan sekadar MoU, tetapi ada tindak lanjut nyata,” ujar Basuki.

Basuki menilai keterlibatan sektor swasta menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat terbentuknya ekosistem Nusantara yang terintegrasi. Ia berharap berbagai kerja sama yang telah disepakati dapat segera diwujudkan dalam bentuk pembangunan fisik dan aktivitas ekonomi di lapangan.

Presiden Direktur Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, mengatakan kolaborasi tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur penerbangan, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia dan penguasaan teknologi dirgantara.

“Ini menjadi tonggak penting pengembangan SDM penerbangan,” ungkap Daniel.

Menurutnya, keberadaan fasilitas pelatihan dan MRO di Nusantara dapat membuka kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk memperoleh pengetahuan serta pengalaman di bidang teknologi penerbangan. Dalam jangka panjang, Nusantara diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas industri dan perawatan pesawat di Indonesia.

Dari sisi penyediaan lahan, Plt. Kepala Pelaksana Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, memastikan pihaknya siap mendukung kepastian hukum dan percepatan proses investasi. Dukungan tersebut dilakukan melalui koordinasi langsung dengan OIKN agar kebutuhan lahan untuk pengembangan kawasan aviasi dapat ditangani secara cepat dan terintegrasi.

“Tim kami siap mempercepat koordinasi di lapangan,” tegas Hakiki.

Selain sektor aviasi, OIKN juga memperkuat fasilitas hiburan di kawasan pemerintahan melalui kerja sama dengan PT Indobox Cinematic Buana. Dalam PKS pengalokasian lahan Aset Dalam Penguasaan (ADP), perusahaan tersebut akan membangun Indobox Cinema di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) WP 1A, tepatnya di sekitar area Rusun ASN 3.

Indobox Cinema akan dibangun di atas lahan seluas 4.897 meter persegi dengan nilai investasi mencapai Rp5 miliar. Proyek tersebut direncanakan mulai memasuki tahap pengerjaan fisik pada September 2026.

Fasilitas yang disiapkan tidak hanya berupa bioskop. Kawasan tersebut juga akan dilengkapi Cinematic Cafe, Indobox Store, serta area kios UMKM. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan hiburan bagi masyarakat sekaligus menciptakan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan bisnisnya.

Dari investasi tersebut, proyek Indobox Cinema juga diproyeksikan memberikan kontribusi kepada negara sebesar Rp449,16 juta.

Direktur PT Indobox Cinematic Buana, Rendy Gunawan, mengatakan pihaknya siap menghadirkan fasilitas hiburan yang dapat mendukung aktivitas masyarakat di kawasan KIPP.

“Kami ingin menghadirkan hiburan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” kata Rendy.

Menurutnya, integrasi antara fasilitas bioskop, kafe, gerai, dan UMKM diharapkan membuat kawasan tersebut tidak hanya menjadi tempat menonton, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Penandatanganan berbagai kerja sama tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan tinggi OIKN, direksi mitra usaha, serta perwakilan Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Kementerian Perhubungan.

Melalui kolaborasi tersebut, OIKN menargetkan pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus pada infrastruktur pemerintahan, tetapi juga membentuk ekosistem pendukung yang lengkap. Pengembangan sektor aviasi dan hiburan diharapkan menjadi bagian dari tumbuhnya aktivitas ekonomi, investasi, serta kualitas kehidupan masyarakat di ibu kota baru.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Festival Cabai Nusantara 2026 Hadir Di IKN, Dorong Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Lokal

27 September 2026 - 10:00 WITA

l11

Otorita IKN Kedepankan Dialog, Warga Sukarela Tinggalkan Kawasan Tahura Bukit Soeharto

27 September 2026 - 09:00 WITA

l10

ITS Juara Umum KRTI 2026 di IKN, Dominasi Dua Divisi dan Bawa Pulang Piala Danadyaksa Dirgantara

26 September 2026 - 15:00 WITA

l9

Ketua DPD RI Tinjau Progres Kawasan Legislatif IKN, Gedung DPD Capai 14,2 Persen

22 September 2026 - 17:00 WITA

k86

IKN Jadi Arena Adu Inovasi 94 Tim Mahasiswa di KRTI 2026

22 September 2026 - 16:30 WITA

k84

Otorita IKN Terima Pengamanan Strategis Tiga Paket Jalan Senilai Rp3,986 Triliun

18 September 2026 - 13:00 WITA

k36
Trending di IKN NUSANTARA