Menu

Mode Gelap
HUT ke-81 RI, Ronal Dorong Kemerdekaan yang Berkeadilan dan Menyejahterakan BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perlindungan Pekerja Informal di Samarinda DPRD Samarinda Dorong Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan DPRD Balikpapan-Samarinda Bahas Dampak Tambang hingga Persoalan Banjir Rahmad Mas’ud Ajak Warga Tak Terprovokasi Isu Bendera Borneo Raya

BERITA DAERAH · 19 Agu 2026 13:00 WITA ·

Bacitra Siapkan Bus Listrik, Pemkot Balikpapan Bidik Transportasi Publik Lebih Ramah Lingkungan


 Kepala Dishub Kota Balikpapan, M Fadli Pathurrahman, mengatakan pihaknya mengusulkan pengadaan satu hingga dua unit bus listrik sebagai tahap awal sekaligus uji coba efisiensi dan efektivitas transportasi listrik di Balikpapan. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Kepala Dishub Kota Balikpapan, M Fadli Pathurrahman, mengatakan pihaknya mengusulkan pengadaan satu hingga dua unit bus listrik sebagai tahap awal sekaligus uji coba efisiensi dan efektivitas transportasi listrik di Balikpapan. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan pengembangan layanan transportasi publik Balikpapan City Trans (Bacitra) dengan mengusulkan pengadaan bus listrik. Langkah tersebut disiapkan sebagai bagian dari penguatan layanan transportasi massal sekaligus mendukung konsep Balikpapan Smart City.

Rencana pengadaan bus listrik tersebut disiapkan menjelang pengalihan pengelolaan Bacitra dari pemerintah pusat kepada Pemkot Balikpapan yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2027. Pada tahap awal, Dishub tidak berencana menambah armada dalam jumlah besar.

Kepala Dishub Kota Balikpapan, M Fadli Pathurrahman, mengatakan pihaknya mengusulkan pengadaan sekitar satu hingga dua unit bus listrik untuk tahap awal. Jumlah tersebut akan digunakan sebagai uji coba untuk melihat efektivitas dan efisiensi operasional kendaraan listrik di Balikpapan.

“Awalnya cukup satu atau dua unit. Kita lihat efisiensinya,” ujar Fadli, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, penggunaan bus listrik diharapkan dapat memberikan efisiensi dari sisi operasional, termasuk konsumsi energi dan komponen biaya tertentu. Selain itu, kendaraan listrik dinilai sejalan dengan upaya pemerintah menghadirkan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan.

Fadli mengatakan pengembangan transportasi berbasis listrik juga menjadi bagian dari dukungan terhadap visi Balikpapan Smart City. Pemerintah kota ingin memastikan modernisasi transportasi tetap berjalan dengan mempertimbangkan aspek lingkungan dan kebutuhan mobilitas masyarakat.

Meski demikian, penerapan bus listrik tidak akan langsung dilakukan pada seluruh rute Bacitra. Dishub masih mempertimbangkan kondisi geografis Kota Balikpapan yang sebagian besar wilayahnya memiliki kontur perbukitan.

Fadli menyebut sekitar 85 persen wilayah Balikpapan memiliki karakteristik berbukit. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan jenis kendaraan dan rute yang paling sesuai untuk pengoperasian bus listrik.

“Tidak semua jalur bisa dilintasi bus listrik,” jelasnya.

Berdasarkan kajian awal Dishub, salah satu rute yang berpotensi digunakan untuk bus listrik adalah jalur dari Lapangan Merdeka menuju kawasan Bandara Sepinggan. Namun, penetapan rute tersebut masih akan disesuaikan dengan hasil evaluasi teknis dan kemampuan kendaraan.

Selain rute, Dishub juga akan mengevaluasi tingkat efisiensi bus listrik setelah mulai dioperasikan. Hasil uji coba nantinya akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah kota sebelum memutuskan penambahan armada dalam jumlah lebih besar.

Pengembangan Bacitra juga tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik. Setelah pengelolaan layanan sepenuhnya berada di bawah Pemkot Balikpapan, Dishub berencana mengoptimalkan armada Bacitra sebagai media iklan berjalan.

Pemanfaatan armada sebagai media promosi tersebut diharapkan dapat membuka sumber pendapatan baru bagi daerah melalui optimalisasi aset transportasi publik.

“Bukan hanya pelayanan, tetapi juga bisa menjadi sumber PAD,” kata Fadli.

Menurutnya, rencana tersebut menjadi bagian dari strategi Dishub dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD).

Di sisi lain, Dishub masih melakukan penghitungan terkait skema tarif Bacitra yang akan diberlakukan setelah pengelolaan transportasi tersebut beralih sepenuhnya kepada pemerintah kota. Penetapan tarif nantinya perlu mempertimbangkan kemampuan masyarakat sekaligus keberlanjutan operasional layanan.

Fadli berharap seluruh tahapan pengembangan Bacitra, mulai dari pengadaan bus listrik, penentuan rute, skema tarif hingga optimalisasi armada sebagai media iklan, dapat berjalan sesuai perencanaan.

“Mudah-mudahan rencana ini bisa berjalan lancar,” pungkasnya.

Dengan penambahan armada berbasis listrik dan optimalisasi potensi pendapatan, Bacitra diharapkan tidak hanya menjadi pilihan mobilitas masyarakat Balikpapan, tetapi juga berkembang menjadi sistem transportasi publik yang lebih modern, efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

HUT ke-81 RI, Ronal Dorong Kemerdekaan yang Berkeadilan dan Menyejahterakan

19 Agustus 2026 - 23:00 WITA

g71

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perlindungan Pekerja Informal di Samarinda

19 Agustus 2026 - 22:00 WITA

g70

DPRD Samarinda Dorong Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan

19 Agustus 2026 - 21:00 WITA

g69

DPRD Balikpapan-Samarinda Bahas Dampak Tambang hingga Persoalan Banjir

19 Agustus 2026 - 20:00 WITA

g67

Rahmad Mas’ud Ajak Warga Tak Terprovokasi Isu Bendera Borneo Raya

19 Agustus 2026 - 19:00 WITA

g66

Cakupan MBG di Balikpapan Hampir 50 Persen, Disdikbud Dorong Perluasan Layanan

19 Agustus 2026 - 18:00 WITA

g65
Trending di BERITA DAERAH