KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi menyusul beredarnya video pembentangan Bendera Borneo Raya di salah satu flyover di Samarinda saat momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rahmad menyampaikan imbauan tersebut di Balikpapan, Rabu (19/8/2026). Ia meminta masyarakat menyikapi informasi yang beredar dengan bijak dan tidak membiarkan isu yang berpotensi memicu perpecahan mengganggu persatuan dan hubungan antarwarga.
Menurut Rahmad, Indonesia dibangun atas semangat kebersamaan sebagai satu bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, setiap persoalan yang muncul perlu disikapi dengan kepala dingin serta mengutamakan persaudaraan.
“Kita ini lahir satu rahim di bawah naungan Ibu Pertiwi,” ujar Rahmad.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan isu tertentu untuk memecah belah persatuan. Momentum kemerdekaan, kata dia, seharusnya menjadi kesempatan untuk memperkuat silaturahmi dan rasa kebangsaan.
“Pererat ukhuwah dan silaturahmi. Jangan goyah oleh provokasi,” tegasnya.
Rahmad menilai persatuan merupakan modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan dan melanjutkan pembangunan. Menurutnya, masyarakat seharusnya lebih banyak mencurahkan energi untuk hal-hal produktif daripada terjebak dalam persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik.
“Bangsa lain sudah berpikir ke bulan, kita jangan hanya berpikir masalah internal,” katanya.
Selain mengajak masyarakat menjaga persatuan, Rahmad juga mendorong generasi muda untuk meningkatkan kemampuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, perkembangan zaman menuntut generasi muda memiliki kompetensi agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.
Ia berharap generasi muda tidak hanya menjadi penonton perkembangan teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk menciptakan inovasi dan membuka peluang baru.
“Sudah saatnya generasi muda menuntut ilmu dan menguasai teknologi,” tuturnya.
Rahmad menegaskan, kecintaan terhadap Indonesia tidak cukup hanya ditunjukkan melalui perayaan hari kemerdekaan. Semangat tersebut harus diwujudkan melalui sikap menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta memberikan kontribusi positif sesuai kemampuan masing-masing.
Karena itu, ia kembali mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum tentu memberikan manfaat bagi kehidupan bersama.
“Jangan mudah terprovokasi. Mari jaga persaudaraan dan bangun bangsa bersama,” pungkasnya.
Pewarta : M Hilmansyah Editor : Fairuzzabady @2026

















