Menu ✖

Mode Gelap
Nilai PUG Kukar Tembus 100, Masuk Kategori Mentor Dalam Evaluasi PPE 2026 Jelang MTQH ke-46 Kaltim, Bupati Kukar Minta Kelayakan Hotel Kafilah Dicek Langsung Tawarkan Depo Kontainer Rp100 Miliar per Tahun, Pemkot Balikpapan Bidik Investor Hong Kong Satpol PP Balikpapan Perketat Pengawasan Penjualan BBM Eceran dan POM Mini Ilegal 1.000 Pohon Ditanam di Tahura Bukit Soeharto, Basuki Hadimuljono Ajak Masyarakat Jadikan Menanam sebagai Gaya Hidup

BERITA DAERAH · 31 Okt 2026 17:30 WITA ·

Nilai PUG Kukar Tembus 100, Masuk Kategori Mentor Dalam Evaluasi PPE 2026


 Sekda Kukar Sunggono menyebut hasil penilaian mandiri PUG menjadi gambaran awal capaian daerah, sementara hasil akhir masih menunggu verifikasi dan evaluasi bukti dukung. Foto: Indirwan. Perbesar

Sekda Kukar Sunggono menyebut hasil penilaian mandiri PUG menjadi gambaran awal capaian daerah, sementara hasil akhir masih menunggu verifikasi dan evaluasi bukti dukung. Foto: Indirwan.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat capaian positif dalam pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG). Berdasarkan penilaian mandiri penyelenggaraan PUG tahun 2025, Kukar meraih nilai di atas 100 dan masuk dalam kategori Mentor sebagai bagian dari proses evaluasi untuk penganugerahan Parahita Ekapraya (PPE) 2026.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan pelaksanaan PUG di Kukar, khususnya dalam mendorong kebijakan dan pembangunan daerah yang semakin responsif terhadap kebutuhan perempuan dan laki-laki.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan hasil penilaian mandiri tersebut menjadi gambaran awal mengenai pelaksanaan PUG yang telah dilakukan pemerintah daerah. Namun, hasil akhir masih menunggu proses verifikasi dan evaluasi terhadap berbagai bukti dukung atau eviden yang telah disampaikan.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti kegiatan verifikasi lapangan dan evaluasi penyelenggaraan PUG tahun 2025 secara virtual di Ruang Rapat Bappeda Kukar, Rabu (28/10/2026).

Sunggono berharap hasil verifikasi yang dilakukan tim evaluator tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan hasil penilaian mandiri yang sebelumnya telah dipaparkan.

“Mudah-mudahan hasil verifikasi tidak jauh dari catatan saat saya presentasi,” ujar Sunggono saat diwawancarai, Sabtu (31/10/2026).

Meski demikian, Sunggono mengungkapkan masih terdapat sejumlah catatan dalam proses verifikasi, terutama terkait kesesuaian nilai dengan bukti dukung yang telah dimasukkan ke dalam sistem penilaian.

Ia menjelaskan, terdapat beberapa eviden yang telah dinyatakan dan diakui dalam sistem, tetapi nilai yang tercantum belum menyesuaikan dengan pengakuan tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian Pemkab Kukar agar penilaian akhir benar-benar menggambarkan capaian yang telah dipenuhi.

Sunggono mencontohkan, apabila sebuah indikator memiliki bukti dukung yang dinilai layak dengan nilai lima, maka nilai pada sistem seharusnya juga menunjukkan angka yang sama. Namun, dalam beberapa kasus, nilai yang tercatat masih menunjukkan angka nol.

“Evidennya sudah diakui lima, tetapi nilainya masih nol. Itu yang kami persoalkan,” tegasnya.

Menurut Sunggono, keberadaan bukti dukung menjadi salah satu bagian penting dalam proses evaluasi PUG karena setiap capaian pemerintah daerah harus dapat dibuktikan secara administratif maupun substantif. Karena itu, ia berharap seluruh eviden yang telah memenuhi ketentuan dapat diperhitungkan secara proporsional dalam hasil akhir penilaian.

Pemkab Kukar juga berharap proses verifikasi dan evaluasi tersebut menghasilkan penilaian yang sesuai dengan kondisi nyata pelaksanaan PUG di daerah. Capaian kategori Mentor yang diraih melalui penilaian mandiri diharapkan dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada tahapan berikutnya.

Selain mengejar capaian dalam evaluasi PPE 2026, pemerintah daerah berkomitmen menjadikan PUG sebagai bagian dari proses pembangunan di Kukar. Penerapan kebijakan yang responsif gender diharapkan dapat memastikan program pembangunan memberikan manfaat yang adil dan setara bagi seluruh masyarakat.

Dengan demikian, hasil evaluasi PUG tidak hanya menjadi ukuran administratif dalam proses penganugerahan PPE 2026, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi Pemkab Kukar untuk terus memperkuat penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang responsif gender.

 

ADV Diskominfo Kutai Kartanegara
Pewarta : Indirwan
Editor  : Rudy M
@2026
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jelang MTQH ke-46 Kaltim, Bupati Kukar Minta Kelayakan Hotel Kafilah Dicek Langsung

31 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Tambahkan sedikit teks isi 1

Tawarkan Depo Kontainer Rp100 Miliar per Tahun, Pemkot Balikpapan Bidik Investor Hong Kong

31 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p69

Satpol PP Balikpapan Perketat Pengawasan Penjualan BBM Eceran dan POM Mini Ilegal

31 Oktober 2026 - 15:30 WITA

68

Lewat Program SiKuMas, Dispustakar Balikpapan Ajak Warga Donasikan Buku untuk Perluas Akses Literasi

31 Oktober 2026 - 14:30 WITA

p66

Raih Lulusan Terbaik Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unikarta, Hasan Wardana Bagikan Kunci Keberhasilannya

31 Oktober 2026 - 14:00 WITA

p61

Jadi Lulusan Terbaik Yudisium FKIP Unikarta, Putri Aisyah Bertekad Lanjutkan Studi ke Jenjang S2

31 Oktober 2026 - 13:00 WITA

p60
Trending di BERITA DAERAH