Menu

Mode Gelap
Kodam VI Mulawarman Siapkan 441 Sumber Air Antisipasi Kemarau dan Karhutla Mahligai Nusantara 2026 Jadi Momentum UMKM Balikpapan Perluas Pasar Balikpapan Dapat Tambahan Kuota Pertalite 1.250 KL, Lima SPBU Disiapkan Polri Kerahkan 283 Personel Perkuat Edukasi dan Pencegahan Karhutla di Sumatera-Kalimantan DPRD Samarinda Siapkan Jalur Aduan, Warga Krisis Air Bisa Ajukan Bantuan Tangki

BERITA DAERAH · 23 Feb 2024 08:45 WITA ·

Otorita IKN Luncurkan Tinjauan Awal Voluntary Local Review (VLR) SDGs Nusantara


 Otorita IKN Luncurkan Tinjauan Awal Voluntary Local Review (VLR) SDGs Nusantara Perbesar

KUMALANEWS.ID – Ibu Kota Nusantara (IKN) dirancang menjadi kota hijau, cerdas, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. Untuk mewujudkan hal tersebut, Otorita IKN meluncurkan tinjauan awal Voluntary Local Review (VLR). Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs) Nusantara sebagai landasan untuk mengevaluasi pencapaian SDGs di Nusantara.

“Atas nama Pemerintah Indonesia, saya dengan bangga mengumumkan tinjauan awal dari VLR SDGs Nusantara,” ucap Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, pada Kamis (22/2/2023) l, di United Nations Conference Center, Bangkok, Thailand.

Lebih lanjut Bambang Susantono mengemukakan, tinjauan ini tidak hanya mewakili sebuah langkah menuju tujuan ambisius Indonesia untuk membangun kota berkelanjutan pada tahun 2045, namun juga sebuah lompatan dalam perjalanan untuk mengintegrasikan Nusantara ke dalam upaya global untuk mencapai SDGs yang digariskan dalam Agenda 2030. Menurutnya, bahwa VLR SDGs Nusantara ini merupakan satu hal yang unik.

“Dengan bangga saya sampaikan bahwa Nusantara merupakan ibu kota negara baru pertama di dunia yang menyerahkan VLR-nya,” ungkap Bambang Susantono.

Tak hanya itu, VLR SDGs Nusantara ini melibatkan pemangku kepentingan di tingkat nasional dan daerah. Dimana tinjauan awal tersebut menyajikan gambaran yang beragam.

“Di satu sisi, Nusantara diproyeksikan memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan akses terhadap infrastruktur dasar, dan mengurangi emisi karbon,” terang Bambang Susantono.

Bambang Susantono juga menambahkan, tinjauan ini mengidentifikasi potensi tantangan, termasuk dampak buruk terhadap pendapatan per kapita, dan ketimpangan pendapatan.

“Wawasan seperti ini sangat berharga karena tidak hanya menyoroti keberhasilan-keberhasilan yang telah kita antisipasi, namun juga menggarisbawahi bidang-bidang yang harus kita kelola dan susun strateginya secara hati-hati untuk memitigasi dampak negative,” bebernya.

Penyusunan temuan awal VLR SDGs Nusantara ini turut didukung oleh UNESCAP, UNHABITAT, UNDP, Asian Development Bank, UCLG Asia-Pacific, dan IGES.

“Terima kasih khusus disampaikan kepada rekan-rekan yang terlibat dalam proses perumusan VLR, serta tim ahli dari SDGs Center Universitas Padjadjaran, Indonesia,” ujar Bambang Susantono.

Bambang Susantono juga berharap, seluruh mitra dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus memberikan wawasan untuk menyempurnakan VLR SDGs Nusantara.(ikn/fz)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kodam VI Mulawarman Siapkan 441 Sumber Air Antisipasi Kemarau dan Karhutla

13 September 2026 - 11:00 WITA

i79

Mahligai Nusantara 2026 Jadi Momentum UMKM Balikpapan Perluas Pasar

13 September 2026 - 10:00 WITA

i78

Balikpapan Dapat Tambahan Kuota Pertalite 1.250 KL, Lima SPBU Disiapkan

13 September 2026 - 09:00 WITA

i76

Polri Kerahkan 283 Personel Perkuat Edukasi dan Pencegahan Karhutla di Sumatera-Kalimantan

12 September 2026 - 18:00 WITA

i80

DPRD Samarinda Siapkan Jalur Aduan, Warga Krisis Air Bisa Ajukan Bantuan Tangki

12 September 2026 - 17:00 WITA

i75

Kemarau Panjang Picu Krisis Air, Perumdam Samarinda Tetapkan Status Siaga

12 September 2026 - 16:00 WITA

i74
Trending di BERITA DAERAH