Menu

Mode Gelap
Balikpapan Siap Sambut 10 Ribu Peserta Porpamnas IX 2026 Satpol PP Balikpapan Intensif Tertibkan Pengamen, Utamakan Pembinaan PTMB Perkuat Jaringan Air Baku, Distribusi IPA Kampung Damai Sempat Terganggu Job Fair Kukar Didominasi Fresh Graduate, Pelatihan Kompetensi Jadi Fokus 2027 Uji Coba Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD di Balikpapan hingga 15 Persen

BERITA DAERAH · 28 Mar 2024 09:00 WITA ·

Plt Kepala Bappeda Kukar : Penanganan Stunting Bisa Memahami Lokus Sasaran dan Rencana Kegiatan


 Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Kartanegara Sy. Vanesa Vilna.(rz) Perbesar

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Kartanegara Sy. Vanesa Vilna.(rz)

KUMALANEWS.ID – Dalam rangka penanganan stunting di Kutai Kartanegara (Kukar) ada dua hal yang harus diperhatikan yakni analisis lokus sasaran stunting di desa dan penyusunan rencana kegiatan.

Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Kartanegara Sy. Vanesa Vilna, disela sela kegiatan rembuk stunting di Aula Bappeda Kukar, pada Rabu (27/3/2024).

“Tujuan dari rembuk stunting ini, agar setiap OPD terkait bisa memahami dimana saja lokus sasaran stunting di desa dan rencana kegiatan serta upaya penanganan seperti apa, sehingga penangan stunting di Kukar bisa diatasi dengan baik,” ujar Sy. Vanesa Vilna.

“Jadi hari ini kita kumpulkan semua OPD, dalam rangka konvergensi atau pendekatan penyampaian intervensi percepatan stunting,” sambung Sym Vanesa Vilna.

Lebih lanjut Sy. Vanesa Vilna mengemukakan, berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting di Kukar mencapai 27 persen, namun berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGM) stunting di Kukar hanya 16,39 persen.

“Kalau kita lihat penurunan stunting tak terlalu banyak, hanya 1 persen berdasarkan data SSGI yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan,” ungkap Sy. Vanesa Vilna.

Dalam hal tersebut, Sy. Vanesa Vilna juga optimis, bahwa melalui kolaborasi yang baik dapat menghasilkan program kegiatan yang tepat sasaran. Menurutnya, inti dari semua itu adalah pemetaan program kegiatan dan lokus sasaran harus tepat.

“Jadi sangat penting peran seluruh stakeholder atau OPD melalui dibawah koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS),” tegas Sy. Vanesa Vilna.

Sy. Vanesa Vilna juga berharap, penurunan stunting pada 2024 ini bisa mencapai target yakni 14 persen dan 2025 13,5 persen. Pastinya, dengan upaya yang dilakukan oleh Pemkab Kukar mengacu pada target indikator kinerja.

“Jadi peran kami hanya sebagai koordinasi, yang menjalankannya OPD terkait,” pungkas Sy. Vanesa Vilna.(adv/diskominfo_kukar/fin/fz)

Artikel ini telah dibaca 327 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Balikpapan Siap Sambut 10 Ribu Peserta Porpamnas IX 2026

15 Juli 2026 - 16:00 WITA

ab31

Satpol PP Balikpapan Intensif Tertibkan Pengamen, Utamakan Pembinaan

15 Juli 2026 - 15:00 WITA

ab30

PTMB Perkuat Jaringan Air Baku, Distribusi IPA Kampung Damai Sempat Terganggu

15 Juli 2026 - 14:00 WITA

ab29

Job Fair Kukar Didominasi Fresh Graduate, Pelatihan Kompetensi Jadi Fokus 2027

15 Juli 2026 - 13:00 WITA

ab27

Uji Coba Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD di Balikpapan hingga 15 Persen

14 Juli 2026 - 23:00 WITA

ab26

Koperasi Merah Putih di Balikpapan Utara Mulai Bergerak, Dorong Ekonomi Warga

14 Juli 2026 - 22:00 WITA

ab25
Trending di BERITA DAERAH