Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Fasilitasi Sengketa Tanah Warga Gunung Lingai, Soroti Juga Kebijakan Parkir Berlangganan Perda Transportasi Samarinda Masih Menunggu Pengesahan, Dishub Dorong Relokasi Pergudangan ke Palaran Kemandirian Fiskal Samarinda Lampaui Target, Pemkot Genjot PAD dan Perkuat Peran BUMD Kemandirian Fiskal Samarinda Meningkat, DPRD Soroti Optimalisasi PAD dan Kinerja BUMD DPMPTSP Samarinda Dukung Raperda Reklame, Harapkan Aturan Lebih Komprehensif dan Berpotensi Tingkatkan PAD

BERITA DAERAH · 7 Okt 2024 14:15 WITA ·

Gelar FGD RIPJPID, PJ Bupati PPU Muhammad Zainal Arifin : Diperlukan Peran Serta dan Masukan Seluruh Pemangku Kepentingan


 Pemkab PPU Gelar FGD RIPJPID Tahun 2025-2029 Perbesar

Pemkab PPU Gelar FGD RIPJPID Tahun 2025-2029

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), melalui Badan Perencanaan Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Rencana Induk Peta Jalan dan Pemajuan Iptek di Daerah (RIPJPID) Tahun 2025-2029.

Kegiatan yang bertajuk peran ekosistem riset dan inovasi daerah dalam mendukung produk unggulan daerah dan isu strategis daerah sebagai “Serambi Nusantara” yang Maju, Modern, Berdaya Saing dan Berkelanjutan itu, berlangsung di aula lantai III kantor Bupati PPU, pada Senin (07/10/2024).

Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Muhammad Zainal Arifin menegaskan bahwa, RIPJPID merupakan dokumen induk riset dan inovasi yang memuat perencanaan riset dan inovasi untuk jangka menengah daerah.

“Tentunya ini peran yang sangat penting dalam meningkatkan ekosistem riset dan inovasi dalam jangka waktu 5 tahun ke depan,” ujarnya.

“Maka diperlukan peran serta dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan demi pembangunan daerah,” sambungnya.

Baca juga Pekuat Sektor Perikanan, Pemkab PPU Perluas Pengembangan Kampung Budidaya Ikan di Benuo Taka https://kumalanews.id/2024/10/07/pekuat-sektor-perikanan-pemkab-ppu-perluas-pengembangan-kampung-budidaya-ikan-di-benuo-taka/

Muhammad Zainal Arifin juga mengemukakan bahwa, salah satu fokus utama RIPJPID ini adalah pada pengembangan produk unggulan daerah, seperti padi dan tanaman pangan lainnya, serta ikan maupun produk-produk perikanan, hingga kelapa sawit dan turunannya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, tentu diperlukan dukungan penuh terhadap pengembangan IPTEK, baik melalui penyediaan anggaran dan fasilitasi riset serta kerjasama dengan berbagai pihak terkait.

“Dalam tersebut diperlukan dukungan penuh, baik melalui penyediaan anggaran, fasilitasi riset, maupun kerjasama dengan berbagai pihak terkait,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Muhammad Zainal Arifin juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersatu padu, menyamakan langkah dan bahu-membahu, guna mewujudkan kabupaten PPU sebagai “Serambi Nusantara” yang tidak hanya mendukung pengembangan Ibu Kota Negara, tetapi juga menjadi daerah yang mandiri, inovatif, berdaya saing dan berkelanjutan.

“Saya optimis dengan komitmen dan kerja nyata, Kabupaten PPU akan tampil sebagai wilayah strategis yang mendukung kesuksesan IKN Nusantara, sekaligus menjadi simbol daerah yang berbasis Riset dan Inovasi berteknologi tinggi,” tutupnya.(adv)

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Fasilitasi Sengketa Tanah Warga Gunung Lingai, Soroti Juga Kebijakan Parkir Berlangganan

22 April 2026 - 18:30 WITA

saw21

Perda Transportasi Samarinda Masih Menunggu Pengesahan, Dishub Dorong Relokasi Pergudangan ke Palaran

22 April 2026 - 18:00 WITA

dh21

Kemandirian Fiskal Samarinda Lampaui Target, Pemkot Genjot PAD dan Perkuat Peran BUMD

22 April 2026 - 17:30 WITA

nd45

Kemandirian Fiskal Samarinda Meningkat, DPRD Soroti Optimalisasi PAD dan Kinerja BUMD

22 April 2026 - 17:00 WITA

ak99

DPMPTSP Samarinda Dukung Raperda Reklame, Harapkan Aturan Lebih Komprehensif dan Berpotensi Tingkatkan PAD

22 April 2026 - 16:30 WITA

dr23

Sidak Teras Samarinda, Wali Kota Apresiasi Aksi Damai: Kerusakan Minor dan Segera Diperbaiki

22 April 2026 - 16:00 WITA

an78
Trending di BERITA DAERAH