Menu

Mode Gelap
DPRD Paser dan Berau Berguru ke Samarinda, Dalami Pengawasan Ekonomi dan Optimalisasi Aset Daerah DPRD Berau Berguru ke Samarinda, Pelajari Tata Kelola Administrasi untuk Tingkatkan Akuntabilitas Lembaga Belajar ke DPRD Samarinda, Komisi I DPRD Paser Cari Formula Efisiensi Anggaran yang Tetap Pro-Rakyat SPMB Balikpapan 2026 Diawasi KPK dan Inspektorat, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Ruang Praktik Titip Siswa Jalan Nasional Longsor Ditutup Total, Dishub Balikpapan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Tiga Bulan

BERITA DAERAH · 18 Mar 2025 11:15 WITA ·

Libur Lebaran 2025, Ekowisata Mangrove Kampung Baru Siap Sambut Wisatawan


 Libur Lebaran 2025, Ekowisata Mangrove Kampung Baru Siap Sambut Wisatawan Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Menjelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus melakukan berbagai persiapan untuk menyambut wisatawan.

Salah satunya dengan mempersiapkan destinasi unggulan yang tengah dipromosikan yakni, Ekowisata Mangrove di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Penajam, PPU.

Kepala Disbudpar PPU Andi Israwati Latief menegaskan bahwa, berbagai destinasi wisata telah siap menerima pengunjung selama musim libur Lebaran.

Salah satu tempat yang mendapat perhatian khusus adalah Ekowisata Mangrove Kampung Baru, yang mengusung konsep wisata hijau dan berkelanjutan.

“Kami memastikan seluruh destinasi wisata dapat memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung,” ujar Andi Israwati Latief, Selasa (18/03/2025).

Selain Pantai Nipah-Nipah dan Tanjung Jumlai, Ekowisata Mangrove Kampung Baru hadir sebagai pilihan baru dengan keindahan alam yang unik,” sambung Andi Israwati Latief.

Lebih lanjut Andi Israwati Latief mengemukakan bahwa, kawasan ekowisata tersebut telah mengalami revitalisasi dan resmi dibuka kembali pada akhir 2024.

Dimana kawasan ekowisata tersebut memiliki luas mencapai 60 hektare, dan area itu juga dilengkapi dengan jalur jembatan kayu sepanjang 677,8 meter serta rute wisata sejauh 800 meter.

Saat ini, pembangunan jembatan masih berlangsung pada tahap awal, dengan panjang 400 meter dan lebar dua meter.

Tak hanya itu, para wisatawan juga dapat menikmati suasana alam dengan berjalan di atas jembatan yang didesain untuk menyatu dengan ekosistem mangrove.

Selain itu, sejumlah fasilitas umum juga telah diperbaiki, guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.

“Kami terus mempromosikan tempat tersebut, agar lebih dikenal masyarakat luas,” ungkap Andi Israwati Latief.

“Meskipun tergolong baru, Ekowisata Mangrove Kampung Baru memiliki potensi besar untuk menjadi ikon wisata alam di PPU,” tambah Andi Israwati Latief.

Dengan pesona alam yang ditawarkan serta dukungan pemerintah daerah, Ekowisata Mangrove Kampung Baru diharapkan menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati libur Lebaran dengan nuansa alami dan asri.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Paser dan Berau Berguru ke Samarinda, Dalami Pengawasan Ekonomi dan Optimalisasi Aset Daerah

4 Juni 2026 - 17:00 WITA

kota007

DPRD Berau Berguru ke Samarinda, Pelajari Tata Kelola Administrasi untuk Tingkatkan Akuntabilitas Lembaga

4 Juni 2026 - 16:30 WITA

kota006

Belajar ke DPRD Samarinda, Komisi I DPRD Paser Cari Formula Efisiensi Anggaran yang Tetap Pro-Rakyat

4 Juni 2026 - 16:00 WITA

kota005

DPRD Paser Belajar Pengelolaan Sampah ke Samarinda, Komisi III Bahas Sanitary Landfill hingga Rencana PLTSa

4 Juni 2026 - 15:30 WITA

kota004

SPMB Balikpapan 2026 Diawasi KPK dan Inspektorat, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Ruang Praktik Titip Siswa

4 Juni 2026 - 15:00 WITA

bpn09

Jalan Nasional Longsor Ditutup Total, Dishub Balikpapan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Tiga Bulan

4 Juni 2026 - 14:30 WITA

bpn08
Trending di BERITA DAERAH