Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Sekitar 75 Rumah di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Pemadaman Efisiensi Anggaran, Pemkab Kukar Pangkas Belanja Perjalanan Dinas hingga Operasional Lima Raperda Disepakati Dibahas, Pemkab Kukar Dorong Pencabutan Perda Kecamatan Sedulang Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan KNPI Samarinda Sampaikan Aspirasi Pemuda, Dorong Regulasi dan Dukungan untuk OKP

BERITA DAERAH · 5 Okt 2024 10:15 WITA ·

Terkendala Masalah Administrasi, 13 Desa di PPU Belum Lakukan Pencairan ADD


 Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU, Tita Deritayati Perbesar

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU, Tita Deritayati

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap kedua di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalami kendala.

Dimana sebanyak 13 desa, terutama yang berada di Kecamatan Babulu dan Sepaku, belum berhasil mencairkan dana tersebut.

Hal itu dikemukakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PPU, Tita Deritayati, saat ditemui belum lama ini.

“Desa di Kecamatan Sepaku dan Babulu memang paling banyak, sehingga memerlukan waktu lebih dalam proses verifikasinya,” ujar Tita Deritayati.

Dalam hal itu, Tita Deritayati menyebut bahwa, kendala utama yang dihadapi desa-desa tersebut adalah masalah administrasi.

Dimana menurutnya, banyak perangkat desa yang belum melengkapi persyaratan administrasi, seperti Surat Pertanggungjawaban (SPJ).

“Saat mereka merasa sudah lengkap, ternyata ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi,” ungkap Tita Deritayati.

Baca juga Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pj Bupati PPU Muhammad Zainal Arifin Ajak Masyarakat Untuk Perkuat Tali Silaturahmi dan Kebersamaan https://kumalanews.id/2024/10/05/peringati-maulid-nabi-muhammad-saw-pj-bupati-ppu-muhammad-zainal-arifin-ajak-masyarakat-untuk-perkuat-tali-silaturahmi-dan-kebersamaan/

Tita Deritayati juga menegaskan bahwa, pihaknya akan terus berupaya mempercepat proses pencairan dengan berkolaborasi dengan pendamping tenaga profesional desa dan tim verifikasi kecamatan.

Namun, proses verifikasi di tingkat kecamatan membutuhkan waktu yang cukup lama, karena setiap dokumen harus diperiksa secara detail.

“Kami akan bekerja sama dengan pendamping profesional desa dan tim verifikasi kecamatan agar segera menyelesaikan permasalahan administrasi mereka,” beber Tita Deritayati.

“DPMD PPU terus mendorong percepatan pencairan ADD tahap kedua ini,” sambung Tita Deritayati.

Tita Deritayati juga berharap, agar desa-desa yang belum selesai bisa segera memenuhi persyaratan administrasi, sehingga dana tersebut dapat segera dicairkan dan dimanfaatkan untuk pembangunan desa.

“Kami berharap desa-desa yang belum selesai bisa segera memenuhi persyaratan administrasi agar dana bisa segera dicairkan,” tutupnya.(adv)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Hanguskan Sekitar 75 Rumah di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Pemadaman

5 Oktober 2026 - 22:00 WITA

m6

Efisiensi Anggaran, Pemkab Kukar Pangkas Belanja Perjalanan Dinas hingga Operasional

5 Oktober 2026 - 21:02 WITA

m5

Lima Raperda Disepakati Dibahas, Pemkab Kukar Dorong Pencabutan Perda Kecamatan Sedulang

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

m4

KNPI Samarinda Sampaikan Aspirasi Pemuda, Dorong Regulasi dan Dukungan untuk OKP

5 Oktober 2026 - 18:00 WITA

m1

Viktor Soroti Keterbatasan Fiskal Samarinda, Dorong Pemuda Manfaatkan Potensi Ekonomi

5 Oktober 2026 - 17:00 WITA

l99

HUT Ke-81 TNI, Pemkab Kukar Perkuat Sinergi Jaga Ketahanan Pangan dan Keamanan Daerah

5 Oktober 2026 - 15:00 WITA

l98
Trending di BERITA DAERAH