Menu ✖

Mode Gelap
Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih Kebakaran di Muara Muntai Hanguskan Rumah, Toko dan Kantor Bank Reses Yakob Pangedongan, Warga Lok Bahu Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Fasilitas Anak Reses Markaca di Sungai Kapih, Warga Harapkan Pembangunan Parit Berlanjut pada 2027

BERITA DAERAH · 7 Okt 2024 11:15 WITA ·

Dorong Masyarakat Untuk Lebih Aktif Mengelola Sampah, DLH PPU Berikan Edukasi Pengelolaan Sampah Menjadi Bernilai Ekonomi


 Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara, Safwana Perbesar

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara, Safwana

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Pertumbuhan populasi dan perkembangan wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berdampak pada peningkatan volume sampah.

Hal itu memicu kebutuhan akan langkah-langkah pengelolaan sampah yang lebih efektif guna menghindari dampak negatif terhadap lingkungan.

Sampah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi mencemari air, tanah, dan udara, serta memicu gangguan kesehatan dan merusak ekosistem.

Menanggapi masalah tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam mengelola sampah melalui program bank sampah yang semakin berkembang.

Dalam hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup PPU Safwana mengemukakan bahwa, hingga saat ini sudah ada 190 unit bank sampah yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dimana bank sampah tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyimpan dan menabung sampah secara efektif, sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi warga setempat.

“Masyarakat dapat menyimpan sampah yang telah dipilah dan menabungnya di bank sampah induk kami,” ujar Safwana, saat dijumpai belum lama ini.

Melalui program tersebut, DLH PPU saat ini tengah gencar memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan bernilai ekonomi.

Tak hanya itu, Warga juga diajarkan untuk memilah sampah serta mengolah menjadi barang bernilai hingga menjualnya kembali melalui bank sampah.

Baca juga JMSI PPU Targetkan UKW Gratis Untuk Wartawan PPU https://kumalanews.id/2024/10/06/jmsi-ppu-targetkan-ukw-gratis-untuk-wartawan-ppu/

Safwana juga menyebut bahwa, pengelolaan sampah yang tepat bukan hanya menjaga lingkungan tetap bersih, tetapi dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata.

Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik, maka risiko pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan dapat dikurangi secara signifikan.

“Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan banyak masalah, seperti pencemaran dan penyakit,” ungkap Safwana.

“Maka dari itu DLH PPU kini tengah gencar memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan bernilai ekonomi,” sambung Safwana.

Dengan bertambahnya jumlah bank sampah dan upaya edukasi yang terus dilakukan, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik, seiring dengan upaya edukasi yang terus dilakukan,” pungkas Safwana.(adv)

Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

m56

Kebakaran di Muara Muntai Hanguskan Rumah, Toko dan Kantor Bank

9 Oktober 2026 - 09:00 WITA

m54

Reses Yakob Pangedongan, Warga Lok Bahu Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Fasilitas Anak

9 Oktober 2026 - 08:00 WITA

m53

Reses Markaca di Sungai Kapih, Warga Harapkan Pembangunan Parit Berlanjut pada 2027

9 Oktober 2026 - 07:00 WITA

markaca

Disnaker Balikpapan Ubah Pola Pelatihan Kerja, Kini Berbasis Kebutuhan Dunia Usaha

8 Oktober 2026 - 23:00 WITA

m51
Trending di BERITA DAERAH