Menu

Mode Gelap
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut Otorita IKN–Universitas Brawijaya Buka Beasiswa untuk Warga Kawasan Nusantara DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

BERITA DAERAH · 8 Okt 2024 11:15 WITA ·

Dukung Pengembangan Budidaya Ikan, Dinas Perikanan Penajam Paser Utara Alokasikan Dana Rp 3 Miliar


 Kepala Bidang Perikanan dan Budidaya Lingkungan Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara Musakkar saat memberikan keterangan terkait pengembangan budidaya ikan Perbesar

Kepala Bidang Perikanan dan Budidaya Lingkungan Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara Musakkar saat memberikan keterangan terkait pengembangan budidaya ikan

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), melalui  Dinas Perikanan (Diskan) PPU, terus berkomitmen untuk menguatkan sektor perikanan dengan meluncurkan berbagai program bantuan bagi kelompok pembudidaya ikan.

Dimana langkah tersebut diambil sebagai upaya untuk memperkuat ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Benuo Taka.

Kepala Bidang Perikanan dan Budidaya Lingkungan Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Musakkar menegaskan bahwa, selain memberikan bantuan sarana dan prasarana, pihaknya juga menyediakan bibit ikan untuk mendukung keberlangsungan usaha budidaya perikanan di wilayah PPU.

“Bibit ikan yang kita berikan ini nantinya untuk menunjang keberlanjutan usaha perikanan di PPU,” terangnya, saat dijumpai diruang kerjanya belum lama ini.

Musakkar juga menyebut bahwa, dalam anggaran perubahan tahun 2024 Diskan PPU menargetkan 10 kelompok pembudidaya ikan sebagai penerima bantuan. Guna mendukung program tersebut, akan dialokasikan dana sebesar Rp 3 milar untuk melaksanakan berbagai kegiatan pengembangan di sektor perikanan.

“Nantinya ada sekitar Rp3 miliar yang dianggarkan dari bidang budidaya untuk mendukung berbagai program di sektor perikanan,” ungkapnya.

Baca juga Sekda PPU Tohar Minta ASN dan Pewagai Untuk Menjaga Netralitas Selama Pilkada Berlangsung https://kumalanews.id/2024/10/08/sekda-ppu-tohar-minta-asn-dan-pewagai-untuk-menjaga-netralitas-selama-pilkada-berlangsung/

Lebih lanjut Musakkar mengemukakan bahwa, program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas para pembudidaya serta memastikan pasokan ikan yang cukup terhadap kebutuhan lokal.

Tak hanya memberikan bantuan fisik, Dinas Perikanan Penajam Paser Utara juga akan melakukan pendampingan teknis kepada para pembudidaya ikan.

“Kami juga akan mendampingi para pelaku usaha agar mereka dapat meningkatkan daya saing, baik di tingkat lokal maupun nasional,” bebernya.

Musakkar juga berharap, dengan adanya bantuan tersebut agar para pembudidaya dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan usaha perikanan, sehingga mampu mengembangkan bisnis dengan lebih baik lagi.

“Melalui program ini, diharapkan sektor perikanan di Kabupaten PPU dapat terus berkembang secara berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal,” tutupnya.(adv)

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD

11 Maret 2026 - 13:00 WITA

ISWANDI0001

DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah

11 Maret 2026 - 12:00 WITA

DOVI0001

Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut

11 Maret 2026 - 11:00 WITA

SAR001

DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

10 Maret 2026 - 15:00 WITA

smd00001

Komisi I DPRD Samarinda Sidak Pergudangan Suryanata, Soroti Izin dan Dampak Lingkungan

10 Maret 2026 - 14:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 100

62 Kasus Campak di Samarinda Masih Suspect, Dinkes Kirim Sampel ke Laboratorium Kalsel

10 Maret 2026 - 09:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 97
Trending di BERITA DAERAH