Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

BERITA DAERAH · 15 Okt 2024 14:15 WITA ·

Permudah Pengurusan Izin Berusaha, DPMPTSP PPU Minta Pelaku Usaha Dapat memanfaatkan Aplikasi OSS


 Ilustrasi aplikasi OSS (Istimewa) Perbesar

Ilustrasi aplikasi OSS (Istimewa)

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya untuk mempermudah pengurusan izin berusaha bagi para pelaku usaha di wilayah Benuo Taka.

Dimana salah satu langkah yang diambil yaitu dengan memanfaatkan aplikasi dan website Online Single Submission (OSS), platform perizinan terintegrasi secara elektronik.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Nurlaila menerangkan bahwa, penggunaan sistem OSS telah mempermudah proses perizinan berusaha yang mencakup berbagai sektor, mulai dari izin lingkungan, bangunan, hingga ekspor-impor.

Menurutnya, sistem tersebut memungkinkan pengurusan izin yang dilakukan lebih cepat, efisien dan tanpa perlu tatap muka, terkecuali jika ada kendala hal teknis.

“OSS bertujuan untuk menyederhanakan proses perizinan, baik di tingkat daerah maupun pusat,” ujar Nurlaila, saat dijumpai pada Selasa (15/10/2024).

“Dengan OSS ini, dimana proses perizinan bisa dilakukan secara online, sehingga lebih praktis dan menghemat waktu,” sambung Nurlaila

Lebih lanjut Nurlaila mengemukakan bahwa, di Kabupaten PPU izin yang paling banyak diproses melalui OSS meliputi sektor lingkungan, perdagangan, perikanan, pertanian, hingga perindustrian.

Dimana sistem tersebut telah membantu menyinkronkan pelayanan perizinan antara berbagai instansi terkait, baik di tingkat daerah maupun pusat.

“Proses perizinan di OSS terintegrasi dengan berbagai instansi, seperti Dinas Pekerjaan Umum untuk urusan teknis, hingga Badan Pertanahan Nasional untuk masalah pertanahan,” ungkap Nurlaila.

“Dimana hal tersebut semuanya dapat berjalan otomatis setelah persyaratan dimasukkan,” tambah Nurlaila.

Baca juga Jaga Lingkungan Agar Tidak Tercemar Dari Polusi Udara, DLH PPU Lakukan Uji Emisi Kendaraan Dinas https://kumalanews.id/2024/10/15/jaga-lingkungan-agar-tidak-tercemar-dari-polusi-udara-dlh-ppu-lakukan-uji-emisi-kendaraan-dinas/

Meskipun berbasis teknologi digital, namun DPMPTSP PPU tetap menyediakan pendampingan bagi pelaku usaha yang mengalami kesulitan dalam menggunakan OSS, terutama bagi pelaku usaha yang belum terbiasa dengan platform digital.

Untuk mengakses OSS, pelaku usaha bisa mengunjungi laman resmi di https://oss.go.id atau mengunduh aplikasi melalui Playstore dan Appstore.

Dimana langkah itu diharapkan, dapat mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten PPU.

“Dengan adanya OSS ini, kami berharap pelaku usaha di PPU dapat lebih mudah dan cepat dalam mengurus izin berusaha,” tutup Nurlaila.(adv)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Hebat di Anggana, Tiga Anak Meninggal dan Delapan KK Kehilangan Rumah

11 Desember 2025 - 17:00 WITA

ber9

Ketua Askab PSSI Kukar Dorong Penguatan Semangat Sepak Bola di Lingkungan OPD

11 Desember 2025 - 14:30 WITA

ber8

Bupati Cup Mini Soccer Antar OPD, Dispora Kukar Dorong Prestasi ASN dan Perkuat Kebersamaan

11 Desember 2025 - 13:30 WITA

ber7

Jelang Nataru, Pemkot Samarinda Intensifkan Sidak Bapokting: Stok Aman, Harga Terpantau Stabil

10 Desember 2025 - 16:30 WITA

ber6

Sidak Bapokting Jelang Natal dan Tahun Baru, Komisi II DPRD Samarinda Pantau Ketersediaan dan Harga di Sejumlah Titik

10 Desember 2025 - 16:00 WITA

ber5

Arif Kurniawan Paparkan Hasil Reses, Soroti Infrastruktur, PDAM, dan PJU di Sungai Kunjang

10 Desember 2025 - 15:00 WITA

ber4
Trending di BERITA DAERAH