Menu

Mode Gelap
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut Otorita IKN–Universitas Brawijaya Buka Beasiswa untuk Warga Kawasan Nusantara DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

BERITA DAERAH · 16 Nov 2024 15:15 WITA ·

Pemkab Kukar Bakal Intensifkan Program Kawasan Berbasis Kawasan


 Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono (Kumalanews.id) Perbesar

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pertanian merupakan salah satu sektor utama yang menopang kehidupan masyarakat diberbagai daerah di Indonesia terutama dalam penyediaan pangan, bahan baku industri, dan kontribusi terhadap perekonomian.

Sebagai aktivitas yang telah berlangsung sejak zaman prasejarah, pertanian memiliki peran vital dalam memenuhi kebutuhan dasar manusia.

Di era modern, pertanian tidak hanya dilakukan dengan cara tradisional, tetapi juga melibatkan teknologi canggih untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Dalam hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menilai pengembangan di Sektor pertanian memerlukan terobosan khusus untuk memenuhi stok kebutuhan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayahnya.

“Saat ini kami sedang mengintensifkan program pembangunan petani berbasis kawasan di antaranya memenuhi infrastruktur yang dibutuhkan oleh para petani,” tutur Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono, pada Sabtu (16/11/2024).

Lebih lanjut Sunggono mengemukakan bahwa, pertanian berbasis kawasan memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan terhadap kinerja para petani di Kukar.

Saat ini, lokus pengembangan pertanian di Kukar tengah berfokus pada 5 kecamatan yaitu kecamatan Muara Kaman, Sebulu, Tenggarong Seberang satu, Tenggarong Seberang 2 dan Loakulu.

Untuk itu, Pemkab Kukar berencana akan menambah 5 kawasan baru untuk menjadi lokus pengembangan pertanian berbasis kawasan selanjutnya.

“Nanti ke depan ada Lima Kecamatan lagi yaitu Kembang Janggut, Tabang, Kenohan, Muara Wis dan kota bangun nanti dipetakan,” ungkap Sunggono.

Baca juga Sekda Kukar Sunggono : Rumah Sakit Di Muara Badak Bakal Rampung Tahun 2025 Dan Gandeng Dua Universitas Untuk Kerjasama https://kumalanews.id/2024/11/16/sekda-kukar-sunggono-rumah-sakit-di-muara-badak-bakal-rampung-tahun-2025-dan-gandeng-dua-universitas-untuk-kerjasama/

Dalam mendukung program tersebut, Pemkab Kukar telah memberikan beberapa bantuan sarana dan prasarana  seperti pembangunan jalan usaha tani, normalisasi saluran irigasi yang berdampak pada meningkatnya jumlah produksi.

“Kita bangunkan mereka irigasi, Jalan usaha tani kemudian normalisasi saluran itu petani sudah bisa 2 sampai 3 kali panen,” beber Sunggono.

“Kemudian jumlah produksi juga meningkat yang awalnya paling banyak itu sekitar 3,5 ton sekarang sudah hampir 7 ton sampai 8 ton,” sambung Sunggono.

Tak hanya itu, Pemkab Kukar juga mendorong para ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk melakukan gerakan menanam.

Tanaman yang dianjurkan dalam program tersebut adalah, komoditas yang menjadi penyebab terjadinya inflasi seperti cabai.

“Semoga melalui program yang kami lakukan, membawa kemajuan di sektor pertanian yang akan berimbas pada meningkatnya perekonomian masyarakat,” tutup Sunggono.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD

11 Maret 2026 - 13:00 WITA

ISWANDI0001

DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah

11 Maret 2026 - 12:00 WITA

DOVI0001

Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut

11 Maret 2026 - 11:00 WITA

SAR001

DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

10 Maret 2026 - 15:00 WITA

smd00001

Komisi I DPRD Samarinda Sidak Pergudangan Suryanata, Soroti Izin dan Dampak Lingkungan

10 Maret 2026 - 14:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 100

62 Kasus Campak di Samarinda Masih Suspect, Dinkes Kirim Sampel ke Laboratorium Kalsel

10 Maret 2026 - 09:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 97
Trending di BERITA DAERAH