KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menegaskan bahwa keterlibatan kelompok rentan dalam pembangunan daerah menjadi salah satu strategi penting untuk menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga harus memberikan ruang bagi masyarakat yang selama ini berada dalam kondisi sosial dan ekonomi yang rentan.
Hal itu disampaikannya usai menghadiri Musrenbang Tematik RKPD Kota Samarinda Tahun 2027 dengan tema “Keterlibatan Kelompok Rentan dalam Perencanaan Pembangunan Daerah” yang digelar di Arutala Ballroom Bapperida Kota Samarinda, Jalan Dahlia No. 81, Kompleks Balai Kota Samarinda, Senin (15/6/2026).
Novan mengatakan, forum tersebut secara khusus membahas berbagai strategi agar kelompok rentan dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidupnya.
“Pembahasannya berkaitan dengan masyarakat rentan dan bagaimana keterlibatan mereka dalam pembangunan Kota Samarinda,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam diskusi tersebut juga dibahas sejumlah kebijakan prioritas yang akan menjadi perhatian Pemerintah Kota Samarinda pada tahun 2027. Salah satu sasaran utama adalah mengurangi jumlah masyarakat yang berada pada kelompok ekonomi paling bawah atau desil satu melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Menurut Novan, masyarakat yang masih berada pada usia produktif harus diberikan kesempatan untuk berkembang sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan keluar dari lingkaran kemiskinan.
“Targetnya adalah mengurangi jumlah penduduk yang berada di desil satu dengan melibatkan mereka dalam pembangunan,” katanya.
Politikus Partai Golkar itu menilai terdapat banyak instrumen yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah untuk mencapai tujuan tersebut. Mulai dari penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pelatihan keterampilan kerja, pendampingan usaha, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha.
Menurutnya, pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu langkah paling efektif untuk menciptakan kemandirian masyarakat. Dengan kemampuan dan keterampilan yang memadai, kelompok rentan tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga mampu menjadi pelaku pembangunan yang produktif.
“Instrumennya bisa melalui UMKM maupun pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan penghasilan mereka,” jelasnya.
Novan menambahkan, seluruh masukan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam Musrenbang Tematik tersebut akan menjadi bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Samarinda Tahun 2027. Ia berharap kebijakan yang nantinya disusun benar-benar berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan dan mampu menciptakan pembangunan yang lebih inklusif.
“Hasil pembahasan ini akan menjadi bahan dalam penyusunan RKPD 2027 sehingga program pembangunan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan,” pungkasnya.
ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















