Menu

Mode Gelap
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut Otorita IKN–Universitas Brawijaya Buka Beasiswa untuk Warga Kawasan Nusantara DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

BERITA DAERAH · 15 Feb 2025 13:15 WITA ·

Cegah Penyeberan DBD, Dinkes Kukar Lakukan Penyuluhan Keliling


 Cegah Penyeberan DBD, Dinkes Kukar Lakukan Penyuluhan Keliling Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dalam rangka pencegahan Demam Berdarah (DBD) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) khususnya di Kecamatan Tenggarong, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar melaksanakan penyuluhan keliling dengan menggunakan pengeras suara pada mobil operasional promosi Kesehatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Makurawang, Rapak Mahang, dan Loa Ipuh, yang berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 12 hingga 14 Februari 2025.

Saat di konfirmasi, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kusnandar mengatakan bahwa, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengingatkan masyarakat guna menjaga kebersihan lingkungan, terutama tempat-tempat yang bisa menjadi perkembangbiakan nyamuk Aedes Agepthy. Apalagi, saat ini kondisi curah yang cukup tinggi.

“Perlu kesadaran masyarakat untuk melaksanakan gotong royong untuk melakukan PSN (Pemberatasan Sarang Nyamuk) dengan 3M Plus,” ujar Kusnandar, Sabtu (15/02/2025).

Lebih lanjut Kusnandar menjelaskan bahwa, 3M Plus adalah program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dilakukan untuk mencegah demam berdarah dengue (DBD). Dimana 3M Plus merupakan singkatan dari Menguras, Menutup, dan Mengubur.

“Langkah-langkah 3M Plus ini yaitu, menguras penampungan dan menutup rapat tempat penampungan air seperti bak mandi, ember serta drum,” terang Kusnandar.

“Kemudian, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk,” imbuh Kusnandar.

Kusnandar juga mengemukakan, ada beberapa cara pencegahan DBD lainnya yakni dengan menggunakan lotion anti nyamuk atau kelambu saat tidur, menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk.

“Selain itu, kita juga bisa mengatur cahaya dan ventilasi serta menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah,” tutur Kusnandar.

Selain menggunakan pengeras suara, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) juga membagikan selebaran berupa informasi terkait DBD, pemberian bubuk abate gratis kepada masyarakat dan meminta masyarakat yang memiliki ban bekas serta tempat penampungan air berisiko jadi sarang nyamuk untuk melakukan 3M Plus.

“Dalam penyuluhan ini kami juga membagikan selebaran terkait DBD dan pemberian bubuk abate secara gratis kepada masyarakat,” tutup Kusnandar.(fin/ruz)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD

11 Maret 2026 - 13:00 WITA

ISWANDI0001

DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah

11 Maret 2026 - 12:00 WITA

DOVI0001

Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut

11 Maret 2026 - 11:00 WITA

SAR001

DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

10 Maret 2026 - 15:00 WITA

smd00001

Komisi I DPRD Samarinda Sidak Pergudangan Suryanata, Soroti Izin dan Dampak Lingkungan

10 Maret 2026 - 14:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 100

62 Kasus Campak di Samarinda Masih Suspect, Dinkes Kirim Sampel ke Laboratorium Kalsel

10 Maret 2026 - 09:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 97
Trending di BERITA DAERAH