Menu

Mode Gelap
Otorita IKN dan PNM Jajaki Kerja Sama, Perkuat Pembiayaan UMKM Menuju Target Bebas Kemiskinan 2035 Puluhan Penerima MBG di Sebulu Alami Gejala Diduga Keracunan, Pemkab Kukar Lakukan Investigasi DPRD Samarinda Dukung Penataan Pasar, Ahmad Vananzha Minta Hak Pedagang Tetap Dilindungi DPRD Nilai Pelayanan Publik di Samarinda Semakin Membaik, Digitalisasi Permudah Warga DPRD Samarinda Dorong Pemenuhan Guru dan Tenaga Kesehatan, Pendidikan serta Layanan Medis Jadi Prioritas

BERITA DAERAH · 15 Feb 2025 13:15 WITA ·

Cegah Penyeberan DBD, Dinkes Kukar Lakukan Penyuluhan Keliling


 Cegah Penyeberan DBD, Dinkes Kukar Lakukan Penyuluhan Keliling Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dalam rangka pencegahan Demam Berdarah (DBD) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) khususnya di Kecamatan Tenggarong, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar melaksanakan penyuluhan keliling dengan menggunakan pengeras suara pada mobil operasional promosi Kesehatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Makurawang, Rapak Mahang, dan Loa Ipuh, yang berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 12 hingga 14 Februari 2025.

Saat di konfirmasi, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kusnandar mengatakan bahwa, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengingatkan masyarakat guna menjaga kebersihan lingkungan, terutama tempat-tempat yang bisa menjadi perkembangbiakan nyamuk Aedes Agepthy. Apalagi, saat ini kondisi curah yang cukup tinggi.

“Perlu kesadaran masyarakat untuk melaksanakan gotong royong untuk melakukan PSN (Pemberatasan Sarang Nyamuk) dengan 3M Plus,” ujar Kusnandar, Sabtu (15/02/2025).

Lebih lanjut Kusnandar menjelaskan bahwa, 3M Plus adalah program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dilakukan untuk mencegah demam berdarah dengue (DBD). Dimana 3M Plus merupakan singkatan dari Menguras, Menutup, dan Mengubur.

“Langkah-langkah 3M Plus ini yaitu, menguras penampungan dan menutup rapat tempat penampungan air seperti bak mandi, ember serta drum,” terang Kusnandar.

“Kemudian, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk,” imbuh Kusnandar.

Kusnandar juga mengemukakan, ada beberapa cara pencegahan DBD lainnya yakni dengan menggunakan lotion anti nyamuk atau kelambu saat tidur, menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk.

“Selain itu, kita juga bisa mengatur cahaya dan ventilasi serta menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah,” tutur Kusnandar.

Selain menggunakan pengeras suara, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) juga membagikan selebaran berupa informasi terkait DBD, pemberian bubuk abate gratis kepada masyarakat dan meminta masyarakat yang memiliki ban bekas serta tempat penampungan air berisiko jadi sarang nyamuk untuk melakukan 3M Plus.

“Dalam penyuluhan ini kami juga membagikan selebaran terkait DBD dan pemberian bubuk abate secara gratis kepada masyarakat,” tutup Kusnandar.(fin/ruz)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Puluhan Penerima MBG di Sebulu Alami Gejala Diduga Keracunan, Pemkab Kukar Lakukan Investigasi

3 Agustus 2026 - 19:00 WITA

e51

DPRD Samarinda Dukung Penataan Pasar, Ahmad Vananzha Minta Hak Pedagang Tetap Dilindungi

3 Agustus 2026 - 18:00 WITA

e46

DPRD Nilai Pelayanan Publik di Samarinda Semakin Membaik, Digitalisasi Permudah Warga

3 Agustus 2026 - 17:00 WITA

e45

DPRD Samarinda Dorong Pemenuhan Guru dan Tenaga Kesehatan, Pendidikan serta Layanan Medis Jadi Prioritas

3 Agustus 2026 - 16:00 WITA

e44

DPRD Samarinda: Digitalisasi Pelayanan Publik Harus Tetap Ramah bagi Masyarakat yang Belum Melek Teknologi

3 Agustus 2026 - 15:00 WITA

e43

Bupati Aulia Ajak Warga Kukar Kibarkan Merah Putih Serentak, Target Seluruh Wilayah Terpasang Sebelum 7 Agustus

3 Agustus 2026 - 14:00 WITA

e41
Trending di BERITA DAERAH