Menu

Mode Gelap
Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1 Kasus Gangguan Pernapasan Meningkat di Balikpapan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Kabut Asap Satgas PKH Kuasai Kembali 111,71 Hektare Kawasan Hutan di Tahura Bukit Soeharto PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

BERITA DAERAH · 12 Mar 2025 19:15 WITA ·

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Dinas KUKM Perindag PPU Jamin Ketersediaan Bahan Pokok di Benuo Taka Tercukupi


 Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Dinas KUKM Perindag PPU Jamin Ketersediaan Bahan Pokok di Benuo Taka Tercukupi Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) PPU, terus memastikan ketersediaan bahan pokok akan tercukupi dan harga tetap stabil.

Kepala Dinas KUKM Perindag Kabupaten PPU Margono Hadi Sutanto menyebut bahwa, ketersediaan bahan pokok masih cukup menjelang hari lebaran di Benuo Taka.

“Harga dan jumlah kebutuhan bahan pokok di PPU kedepannya masih akan stabil,” ujar Margono Hadi Sutanto, pada Rabu (12/03/2025).

Lebih lanjut Margono Hadi Sutanto mengemukakan bahwa, diawal Ramadhan stok ketersediaan bawang putih memang sedikit dan sempat mengkhawatirkan.

Namun, setelah dicek ke lokasi sampai saat ini masih aman dan harga masih stabil di harga Rp. 45.000 per kilogram.

“Hanya cabai rawit yang mengalami lonjakan harga, di angka Rp. 120.000 per kilogram,” ungkap Margono Hadi Sutanto.

“Hal itu sebabkan stoknya berkurang, karena daerah-daerah penghasil cabai hampir semua gagal panen,” sambung Margono Hadi Sutanto.

Margono Hadi Sutanto juga mengungkapkan bahwa, kebutuhan cabai masih tersedia di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Karena, berdasarkan informasi yang didapat dari Dinas Pertanian PPU akan ada panen cabai dalam waktu dekat ini, sehingga cukup untuk ketersediaan dan menjaga keseimbangan harga.

Dalam hal itu, Margono Hadi Sutanto juga meminta agar masyarakat PPU tidak perlu panik terkait ketersediaan bahan pokok, utamanya hasil pertanian di Kabupaten PPU.

“Bila memang terjadi lonjakan harga yang signifikan, Dinas KUMK Perindag PPU akan kembali gelar operasi pasar murah sebagai penyeimbang harga dipasar,” pungkasnya.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

1 September 2026 - 11:30 WITA

h48

Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1

1 September 2026 - 11:00 WITA

h47

Kasus Gangguan Pernapasan Meningkat di Balikpapan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Kabut Asap

1 September 2026 - 09:30 WITA

h46

Satgas PKH Kuasai Kembali 111,71 Hektare Kawasan Hutan di Tahura Bukit Soeharto

31 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h45

PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

31 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h44

Kerja Sama PT WATS dan Perumdam Tirta Kencana Buntu, DPRD Samarinda Sorot Nasib 44 Karyawan

31 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h43
Trending di BERITA DAERAH