Menu ✖

Mode Gelap
Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih Kebakaran di Muara Muntai Hanguskan Rumah, Toko dan Kantor Bank Reses Yakob Pangedongan, Warga Lok Bahu Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Fasilitas Anak Reses Markaca di Sungai Kapih, Warga Harapkan Pembangunan Parit Berlanjut pada 2027

BERITA DAERAH · 22 Apr 2025 12:15 WITA ·

Lewat Lomba, DLH PPU Ajak Warga Aktif Kelola Bank Sampah


 Lewat Lomba, DLH PPU Ajak Warga Aktif Kelola Bank Sampah Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya untuk mendukung pemilihan sampah di Benuo Taka.

Dimana salah satu langkah yang dilakukan yaitu dengan mengaktifkan bank sampah di kalangan masyarakat.

Meski, dari sekitar 200 bank sampah yang pernah dibentuk, kini hanya sekitar 50 persen yang masih beroperasi aktif.

Dalam hal itu, Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH PPU Kamaruddin mengungkapkan bahwa, awalnya semangat warga tinggi saat pertama dibentuk, tapi seiring waktu banyak yang berhenti.

“Sekarang tinggal 100 bank sampah yang benar-benar aktif,” ungkapnya, Selasa (22/04/2025).

Sebagai solusi, pihaknya akan mengadakan lomba ini. Dimana DLH PPU ingin memberikan motivasi kepada para pengelola bank sampah agar kembali aktif, sekaligus memberikan apresiasi kepada yang masih berjalan.

“Lomba ini kami harapkan bisa jadi pemicu semangat bagi yang masih aktif, dan bisa membangkitkan lagi bank sampah yang sudah vakum,” ujar Kamaruddin.

Lebih lanjut Kamaruddin mengemukakan bahwa, penilaian lomba mencakup banyak aspek, mulai dari intensitas pengumpulan sampah, partisipasi anggota, hingga nilai jual hasil sampah yang dikumpulkan setiap bulannya.

Menurutnya, bank sampah memiliki peran penting dalam pengurangan sampah rumah tangga dan bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat jika dikelola secara serius.

“Bukan cuma untuk jaga lingkungan, tapi juga bisa mendatangkan manfaat ekonomi,” beber Kamaruddin.

Meski demikian, DLH PPU juga tak hanya mengadakan lomba, tapi turut memberikan pembinaan kepada kelompok bank sampah.

Nantinya, warga juga akan diajari cara mengelola organisasi dan dibantu membuka akses pemasaran hasil olahan sampah anorganik.

“Bank sampah ini pilar utama dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang harus tetap dihidupkan,” tutup Kamaruddin. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

m56

Kebakaran di Muara Muntai Hanguskan Rumah, Toko dan Kantor Bank

9 Oktober 2026 - 09:00 WITA

m54

Reses Yakob Pangedongan, Warga Lok Bahu Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Fasilitas Anak

9 Oktober 2026 - 08:00 WITA

m53

Reses Markaca di Sungai Kapih, Warga Harapkan Pembangunan Parit Berlanjut pada 2027

9 Oktober 2026 - 07:00 WITA

markaca

Disnaker Balikpapan Ubah Pola Pelatihan Kerja, Kini Berbasis Kebutuhan Dunia Usaha

8 Oktober 2026 - 23:00 WITA

m51
Trending di BERITA DAERAH