Menu

Mode Gelap
Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN Satukan Ribuan Jamaah, Hidupkan Ruang Ibadah di Nusantara Sambut Ramadan 1447 H, Harminsyah Ajak Warga Samarinda Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial DPRD Samarinda Turun Tangan, Aduan Lahan Perumahan Giri Indah Berujung Rencana Cek Lapangan Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Warga Segera Cek Status BPJS Sambut Ramadan, DPK KNPI Loa Janan Gelar Japamadhan dan Ajak Pemuda Perkuat Kebersamaan

IKN NUSANTARA · 17 Mei 2025 13:15 WITA ·

HUT Real Estat Indonesia ke-53 di IKN, Kepala Otorita IKN Ajak Anggota REI Mulai Investasi di IKN


 HUT Real Estat Indonesia ke-53 di IKN, Kepala Otorita IKN Ajak Anggota REI Mulai Investasi di IKN Perbesar

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-53 Real Estat Indonesia (REI), Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, mengajak para anggota REI untuk terus berinvestasi di Ibu Kota Nusantara.

Ajakan ini disampaikan secara langsung oleh Basuki saat menerima kunjungan para pengurus dan anggota REI di Gedung Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Ada sekitar 1000 orang peserta perwakilan anggota REI dari seluruh Indonesia yang berkunjung ke IKN sebagai bagian dari kegiatan perayaan HUT REI yang digelar di IKN pada Jumat, 16 Mei 2025.

Basuki menyampaikan bahwa IKN terbuka bagi seluruh pihak, termasuk bagi asosiasi pengusaha properti seperti REI, untuk berpartisipasi dalam pembangunan berbagai sektor strategis, khususnya hunian dan kawasan komersial. Ia menekankan bahwa keterlibatan sektor swasta memiliki peran sangat penting dalam pembangunan IKN.

“Ini merupakan kehormatan bagi kami, terlebih dalam momentum istimewa peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia yang ke-54. Kami berharap, kehadiran Bapak dan Ibu semua di sini dapat memberikan gambaran nyata, keyakinan, serta semangat terhadap visi pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai ibu kota masa depan Indonesia menuju Kota Dunia untuk Semua,” ujar Basuki (16/05/2025).

Lebih lanjut, Basuki menyampaikan bahwa peluang investasi di IKN masih terbuka luas, khususnya dalam pengembangan ekosistem hunian. Ia mendorong REI untuk mengambil bagian dalam penyediaan berbagam jenis hunian, baik hunian komersial maupun bersubsidi, termasuk yang dikembangkan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Saya kira potensi pasar di IKN sangat jelas dan pasti karena pembangunan ini diarahkan untuk mendukung kebutuhan aparatur sipil negara dan pejabat negara yang akan bertugas di Nusantara, khususnya mendukung ekosistem kantor Yudikatif dan Legislatif yang akan segera dibangun,” tambah Basuki.

Dalam kesempatan tersebut, Otorita IKN menawarkan 16 peluang investasi di sektor hunian dan komersial yang tersebar di Sub Wilayah Perencanaan (SWP) 1A, 1B, dan 1C yang berada dalam kawasan KIPP. Kehadiran REI diharapkan dapat menandai peran aktif sektor swasta dalam membangun sejarah baru bangsa Indonesia di Nusantara.

Sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, pemerintah juga memberikan berbagai insentif menarik bagi investor yang berinvestasi di IKN. Di antaranya adalah pembebasan 100% Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), skema kepemilikan tanah yang kompetitif, serta fasilitas fiskal seperti tax holiday untuk investasi di atas Rp10 miliar maupun untuk sektor UMKM.

Selain itu, pemerintah juga menanggung PPh 21 bagi seluruh karyawan yang berdomisili di IKN, membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk properti dan layanan rental properti, serta memberikan insentif super tax deduction hingga 200% dari penghasilan bruto bagi investor yang memberikan donasi. Tidak hanya itu, pembebasan bea masuk juga diberikan untuk jangka waktu 4 hingga 6 tahun guna mendukung kelancaran pembangunan.

Menanggapi ajakan tersebut, Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, menyampaikan apresiasi dan antusiasme atas peluang investasi yang terbuka di IKN.

“Kami dari REI menyambut baik ajakan dan dukungan dari Otorita IKN. Ini adalah kesempatan bersejarah bagi para pelaku usaha properti untuk turut membangun wajah baru Indonesia. Kami siap bersinergi dan berkontribusi aktif dalam menjadikan Nusantara sebagai kota masa depan yang berkelanjutan dan inklusif,” pungkas Joko.

Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN Satukan Ribuan Jamaah, Hidupkan Ruang Ibadah di Nusantara

18 Februari 2026 - 23:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 4

Lokasi IKN Untuk Pertama Kali Sebagai Titik Pemantauan Hilal Memperkuat Peran Nusantara Sebagai Ruang Kegiatan Keagamaan

17 Februari 2026 - 23:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 1

Menteri PANRB: IKN Momentum Merancang Cara Baru Negara Bekerja

14 Februari 2026 - 19:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 91

MenPANRB Dorong IKN Menjadi Pelopor Transformasi Birokrasi Pemerintah Masa Depan

13 Februari 2026 - 20:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 86

MenPANRB dan Insan Otorita IKN Tanam Ratusan Pohon di KIPP Nusantara

13 Februari 2026 - 19:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 85

Otorita IKN Bersama Kopassus dan Aparat Kewilayahan Laksanakan Aksi Bersih Kawasan Nusantara

12 Februari 2026 - 20:30 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 80
Trending di IKN NUSANTARA