Menu

Mode Gelap
Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80 Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

IKN NUSANTARA · 14 Mei 2026 18:00 WITA ·

IKN Fun Day Hadirkan Workshop Batik Pewarna Alami, Kenalkan Budaya dan Alam Kalimantan kepada Pengunjung


 Pengunjung mengikuti workshop membatik dengan pewarna alami yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara dalam rangkaian kegiatan IKN Fun Day di kawasan Sentra Massa IKN, Kamis (14/05/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat selama libur Kenaikan Isa Almasih 2026 dengan menghadirkan pengalaman membatik menggunakan pewarna alami dari tanaman khas Kalimantan. Foto: Humas Otorita IKN. Foto: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Pengunjung mengikuti workshop membatik dengan pewarna alami yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara dalam rangkaian kegiatan IKN Fun Day di kawasan Sentra Massa IKN, Kamis (14/05/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat selama libur Kenaikan Isa Almasih 2026 dengan menghadirkan pengalaman membatik menggunakan pewarna alami dari tanaman khas Kalimantan. Foto: Humas Otorita IKN. Foto: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara menghadirkan workshop membatik dengan pewarna alami sebagai bagian dari rangkaian kegiatan IKN Fun Day dalam momentum libur Kenaikan Isa Almasih 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis hingga Jumat, 14–15 Mei 2026, di kawasan Sentra Massa IKN ini menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat yang berkunjung ke Nusantara selama masa libur panjang.

Workshop digelar mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WITA dan terbuka gratis untuk umum tanpa proses pendaftaran. Pengunjung diajak mengenal teknik membatik sederhana dengan metode shibori atau tie-dye menggunakan pewarna alami dari tanaman khas Kalimantan seperti mangrove dan ketapang.

Seluruh alat dan bahan telah disiapkan panitia sehingga pengunjung dapat langsung mengikuti proses membatik secara praktis. Hasil karya yang dibuat peserta juga dapat dibawa pulang sebagai suvenir sekaligus pengalaman baru selama berkunjung ke IKN.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN sekaligus Ketua Panitia Pelayanan Kunjungan Masyarakat periode libur Kenaikan Isa Almasih 2026, Myrna A. Safitri, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar masyarakat tidak hanya datang untuk melihat pembangunan IKN, tetapi juga dapat merasakan pengalaman edukatif dan kreatif yang berkaitan dengan budaya serta lingkungan.

“Melalui workshop ini, masyarakat bisa mengenal pemanfaatan tanaman khas Kalimantan sebagai pewarna alami sekaligus belajar budaya membatik dengan cara yang menyenangkan,” ujar Myrna di Sentra Massa IKN, Kamis (14/05/2026).

Menurutnya, workshop membatik ini juga menjadi media untuk memperkenalkan kekayaan hayati dan identitas budaya Nusantara kepada masyarakat luas. Selain menampilkan motif dan ragam hias khas wilayah IKN, penggunaan bahan alami dinilai menjadi bagian penting dalam memperkenalkan konsep pembangunan berkelanjutan yang diusung di ibu kota negara baru tersebut.

Dalam proses pewarnaan, daun ketapang direbus untuk menghasilkan warna alami tertentu, sementara bagian mangrove yang digunakan dapat berupa propagul, kulit, maupun daun yang telah digeprek agar sarinya keluar. Beragam warna kemudian dihasilkan melalui proses fiksasi menggunakan kapur, tawas, dan tunjung sehingga menghasilkan nuansa warna merah bata, merah muda, biru tua, hingga kecokelatan.

Myrna menilai batik khas IKN memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari ekonomi kreatif lokal. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat ke kawasan IKN, peluang pengembangan produk wastra dan suvenir khas daerah dinilai semakin terbuka lebar.

“Batik khas IKN masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai identitas daerah sekaligus produk ekonomi kreatif masyarakat lokal,” katanya.

Ia menambahkan, Otorita IKN terus mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui berbagai pelatihan dan pendampingan agar mampu menghasilkan produk batik dan wastra yang berkualitas serta memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.

Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya keluarga yang mengikuti workshop tersebut. Salah satunya Novita Sandra yang datang bersama anaknya untuk mencoba pengalaman membatik dengan pewarna alami.

“Hari ini saya baru tahu kalau pewarna kain bisa berasal dari tumbuhan khas Kalimantan. Kegiatannya seru dan edukatif untuk anak-anak,” ujarnya.

Selain workshop membatik, rangkaian IKN Fun Day juga menghadirkan berbagai aktivitas ramah keluarga dan lintas usia seperti mendongeng, mewarnai satwa liar, permainan tradisional, permainan catur, hingga penanaman pohon.

Menurut Myrna, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang inklusif dan menyenangkan bagi masyarakat yang datang ke IKN.

“Kami ingin Sentra Massa menjadi ruang aktivitas yang ramah keluarga, ramah gender, dan nyaman untuk semua usia,” tuturnya.

Rangkaian IKN Fun Day akan berlangsung selama 14–17 Mei 2026 dengan berbagai kegiatan interaktif dan edukatif yang dapat dinikmati masyarakat selama masa libur panjang.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan

26 Juni 2026 - 14:00 WITA

a113

SMA Taruna Nusantara IKN Siap Beroperasi, Ratusan Siswa Segera Tempati Kampus Baru di Nusantara

24 Juni 2026 - 09:00 WITA

a76

Pembangunan IKN Berbasis HAM, Otorita dan Kementerian HAM Satukan Langkah

23 Juni 2026 - 16:00 WITA

a65

Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal

21 Juni 2026 - 10:00 WITA

a46

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:30 WITA

a10

IKN dan Korea Selatan Bangun Smart City Cooperation Center Senilai Rp115 Miliar

18 Juni 2026 - 17:30 WITA

a6
Trending di IKN NUSANTARA