Menu

Mode Gelap
Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, Bupati: Legalitas Pernikahan Masih Jadi Kebutuhan Besar Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal di Kukar, Dinilai Berikan Kepastian Hukum 62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal Di Kukar, Pemerintah Fasilitasi Gratis DPRD Samarinda Soroti Krisis Guru Dan Link And Match Pendidikan Dengan Dunia Kerja Ketua DPRD Samarinda Dukung WFA dan WFO ASN, Tekankan Efisiensi Tanpa Ganggu Layanan

BERITA DAERAH · 19 Jun 2025 11:15 WITA ·

Pemkab Kukar Dukung Pelatihan Sertifikasi Halal, Dorong Peran Penyuluh Agama untuk UMKM


 Pemkab Kukar Dukung Pelatihan Sertifikasi Halal, Dorong Peran Penyuluh Agama untuk UMKM Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan pendampingan sertifikasi halal yang digelar di Pendopo Wakil Bupati Kukar pada Kamis (19/6/2025).

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak seperti Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) dari tingkat kabupaten hingga provinsi, Kementerian Agama, serta sejumlah stakeholder terkait lainnya.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas para penyuluh agama dalam mendampingi proses sertifikasi halal, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tercatat puluhan penyuluh agama dari 20 kecamatan di Kukar turut berpartisipasi.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Kukar, Dafip Haryanto, yang membuka kegiatan secara resmi, menilai pelatihan ini strategis dalam mendukung gerakan nasional sertifikasi halal.

“Para penyuluh agama sebagai garda terdepan memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman dan pendampingan kepada masyarakat terkait pentingnya kehalalan produk,” ujar Dafip Haryanto.

Ia menambahkan bahwa tantangan menjaga kehalalan produk di era globalisasi semakin kompleks. Karena itu, pemahaman menyeluruh terhadap proses sertifikasi halal menjadi kebutuhan mendesak, terlebih dalam upaya memperluas akses UMKM terhadap pasar halal.

Materi pelatihan mencakup prinsip dasar sertifikasi halal, regulasi dan standar halal di Indonesia, hingga implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Peserta juga dibekali dengan pengetahuan tentang bahan-bahan halal, proses produk halal (PPH), serta tahapan verifikasi dan validasi.

Pemkab Kukar menilai pendekatan berbasis pendampingan oleh penyuluh agama sebagai inovasi penting dalam memperluas jangkauan edukasi halal di tengah masyarakat.

“Dengan pelatihan ini, kita berharap semakin banyak UMKM Kukar yang tersertifikasi halal, sehingga produk lokal memiliki daya saing di pasar yang lebih luas,” pungkas Dafip Haryanto.

Sertifikasi halal bukan hanya label, tetapi komitmen moral dan spiritual dalam menjamin bahwa produk, khususnya makanan dan minuman, sesuai dengan syariat Islam dan aman dikonsumsi oleh umat.

 

Pewarta : Ghina A
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, Bupati: Legalitas Pernikahan Masih Jadi Kebutuhan Besar

29 April 2026 - 17:30 WITA

nikah5

Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal di Kukar, Dinilai Berikan Kepastian Hukum

29 April 2026 - 17:00 WITA

nikah3

62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal Di Kukar, Pemerintah Fasilitasi Gratis

29 April 2026 - 16:30 WITA

nikah1

DPRD Samarinda Soroti Krisis Guru Dan Link And Match Pendidikan Dengan Dunia Kerja

29 April 2026 - 16:00 WITA

dprdkota12

Ketua DPRD Samarinda Dukung WFA dan WFO ASN, Tekankan Efisiensi Tanpa Ganggu Layanan

29 April 2026 - 15:30 WITA

dprdkota11

DPRD Samarinda Soroti Pengalihan 49 Ribu Peserta BPJS PBI, Minta Solusi Bersama

29 April 2026 - 15:00 WITA

dprdkota10
Trending di BERITA DAERAH