Menu ✖

Mode Gelap
Bahlil Ancam Evaluasi Kontrak dan Hentikan Ekspor Energi ke Negara yang Tak Hargai Indonesia Proyek JNE-6 dan Lapangan Maha Tambah Pasokan Gas Nasional hingga 290 MMSCFD Pemkot Balikpapan Perkuat Keamanan Pangan, Cegah Stunting Sejak Dini Pemkot Balikpapan Siapkan Paket Pangan Murah, Diskon Hingga Rp15 Ribu Iswandi Soroti Kesiapan Koperasi Merah Putih di Samarinda, Minta Sistem dan Lahan Dikaji

BERITA DAERAH · 10 Agu 2025 10:15 WITA ·

UMKM di Simpang Odah Etam Tenggarong, Harapan di Tengah Keramaian Kota


 UMKM di Simpang Odah Etam Tenggarong, Harapan di Tengah Keramaian Kota Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Simpang Odah Etam (SOE) Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), bukan sekadar titik pertemuan warga. Lokasi ini juga menjadi saksi perjuangan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut menggerakkan roda perekonomian lokal.

Sejak 2024, salah satu pedagang, Dewi, mulai berjualan di kawasan tersebut dengan penuh harapan.

“Saya sangat bersyukur telah diberikan kesempatan untuk berjualan di SOE. Ini sangat membantu pertumbuhan ekonomi kami,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025) sore.

Berjualan di SOE bukan tanpa alasan. Lokasinya yang strategis, dekat pusat kota dan sering menjadi tempat berkumpul berbagai kalangan masyarakat, menjadikan peluang usaha di sini sangat menjanjikan.

“Kalau sedang ramai, suasananya meriah sekali. Ada banyak anak muda, keluarga, bahkan turis lokal. Musik jalanan juga sering mengisi suasana, bikin tempat ini hidup,” ungkap Dewi.

Namun, perjalanan bisnis ini sempat terkendala pandemi yang membuat penjualan turun drastis. Beruntung, dengan mulai normalnya situasi dan adanya event-event rutin, penjualan mulai meningkat kembali.

“Alhamdulillah mulai naik lagi sejak ada event rutin,” beber Dewi.

Tantangan lain yang masih membayangi adalah masalah keamanan, kebersihan, dan cuaca.

“Kalau hujan, belum semua area terlindung, itu menjadi kendala. Belum lagi soal izin dan penertiban dari petugas,” kata Dewi.

Meski demikian, hubungan antar pedagang cukup erat dan saling mendukung. Pengunjung yang datang pun ada yang sudah menjadi langganan, bahkan ada yang sudah seperti teman.

Event seni dan budaya menjadi angin segar bagi pelaku UMKM di SOE. Pertunjukan seni dan festival budaya yang digelar rutin mampu mendongkrak jumlah pengunjung, membawa berkah bagi para pedagang.

“Kalau ada pertunjukan seni atau festival budaya, pengunjung bertambah banyak dan jualan jadi lebih laris,” jelas Dewi.

Dengan segala potensi dan tantangan, pelaku UMKM berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih, menyediakan fasilitas layak, mengatur sistem penertiban yang baik, serta menggelar kegiatan rutin untuk menarik lebih banyak pengunjung ke SOE.

“Pemerintah diharapkan dapat meningkatkan perhatian dan dukungan untuk SOE dengan menyediakan fasilitas yang layak, sistem penertiban yang baik, dan kegiatan rutin yang menarik untuk meningkatkan kunjungan dan minat masyarakat,” tutup Dewi.

 

Pewarta : Muhammad Zailany
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 179 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkot Balikpapan Perkuat Keamanan Pangan, Cegah Stunting Sejak Dini

22 Oktober 2026 - 17:00 WITA

o55

Pemkot Balikpapan Siapkan Paket Pangan Murah, Diskon Hingga Rp15 Ribu

22 Oktober 2026 - 16:30 WITA

o54

Iswandi Soroti Kesiapan Koperasi Merah Putih di Samarinda, Minta Sistem dan Lahan Dikaji

22 Oktober 2026 - 16:00 WITA

o52

DPRD Samarinda Soroti Koperasi Merah Putih, Minta Operasional Berdampak Nyata bagi Warga

22 Oktober 2026 - 15:30 WITA

o51

Bapemperda DPRD Samarinda Matangkan Raperda Perumahan, Insentif Pengembang Jadi Sorotan

22 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o50

DPRD Kukar Dorong Pencabutan Perda Kecamatan Sedulang, Buka Jalan Pemekaran Muara Kaman

22 Oktober 2026 - 14:30 WITA

o46
Trending di BERITA DAERAH