Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Sekitar 75 Rumah di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Pemadaman Efisiensi Anggaran, Pemkab Kukar Pangkas Belanja Perjalanan Dinas hingga Operasional Lima Raperda Disepakati Dibahas, Pemkab Kukar Dorong Pencabutan Perda Kecamatan Sedulang Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan KNPI Samarinda Sampaikan Aspirasi Pemuda, Dorong Regulasi dan Dukungan untuk OKP

BERITA DAERAH · 10 Agu 2025 10:15 WITA ·

UMKM di Simpang Odah Etam Tenggarong, Harapan di Tengah Keramaian Kota


 UMKM di Simpang Odah Etam Tenggarong, Harapan di Tengah Keramaian Kota Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Simpang Odah Etam (SOE) Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), bukan sekadar titik pertemuan warga. Lokasi ini juga menjadi saksi perjuangan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut menggerakkan roda perekonomian lokal.

Sejak 2024, salah satu pedagang, Dewi, mulai berjualan di kawasan tersebut dengan penuh harapan.

“Saya sangat bersyukur telah diberikan kesempatan untuk berjualan di SOE. Ini sangat membantu pertumbuhan ekonomi kami,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025) sore.

Berjualan di SOE bukan tanpa alasan. Lokasinya yang strategis, dekat pusat kota dan sering menjadi tempat berkumpul berbagai kalangan masyarakat, menjadikan peluang usaha di sini sangat menjanjikan.

“Kalau sedang ramai, suasananya meriah sekali. Ada banyak anak muda, keluarga, bahkan turis lokal. Musik jalanan juga sering mengisi suasana, bikin tempat ini hidup,” ungkap Dewi.

Namun, perjalanan bisnis ini sempat terkendala pandemi yang membuat penjualan turun drastis. Beruntung, dengan mulai normalnya situasi dan adanya event-event rutin, penjualan mulai meningkat kembali.

“Alhamdulillah mulai naik lagi sejak ada event rutin,” beber Dewi.

Tantangan lain yang masih membayangi adalah masalah keamanan, kebersihan, dan cuaca.

“Kalau hujan, belum semua area terlindung, itu menjadi kendala. Belum lagi soal izin dan penertiban dari petugas,” kata Dewi.

Meski demikian, hubungan antar pedagang cukup erat dan saling mendukung. Pengunjung yang datang pun ada yang sudah menjadi langganan, bahkan ada yang sudah seperti teman.

Event seni dan budaya menjadi angin segar bagi pelaku UMKM di SOE. Pertunjukan seni dan festival budaya yang digelar rutin mampu mendongkrak jumlah pengunjung, membawa berkah bagi para pedagang.

“Kalau ada pertunjukan seni atau festival budaya, pengunjung bertambah banyak dan jualan jadi lebih laris,” jelas Dewi.

Dengan segala potensi dan tantangan, pelaku UMKM berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih, menyediakan fasilitas layak, mengatur sistem penertiban yang baik, serta menggelar kegiatan rutin untuk menarik lebih banyak pengunjung ke SOE.

“Pemerintah diharapkan dapat meningkatkan perhatian dan dukungan untuk SOE dengan menyediakan fasilitas yang layak, sistem penertiban yang baik, dan kegiatan rutin yang menarik untuk meningkatkan kunjungan dan minat masyarakat,” tutup Dewi.

 

Pewarta : Muhammad Zailany
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 177 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Hanguskan Sekitar 75 Rumah di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Pemadaman

5 Oktober 2026 - 22:00 WITA

m6

Efisiensi Anggaran, Pemkab Kukar Pangkas Belanja Perjalanan Dinas hingga Operasional

5 Oktober 2026 - 21:02 WITA

m5

Lima Raperda Disepakati Dibahas, Pemkab Kukar Dorong Pencabutan Perda Kecamatan Sedulang

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

m4

KNPI Samarinda Sampaikan Aspirasi Pemuda, Dorong Regulasi dan Dukungan untuk OKP

5 Oktober 2026 - 18:00 WITA

m1

Viktor Soroti Keterbatasan Fiskal Samarinda, Dorong Pemuda Manfaatkan Potensi Ekonomi

5 Oktober 2026 - 17:00 WITA

l99

HUT Ke-81 TNI, Pemkab Kukar Perkuat Sinergi Jaga Ketahanan Pangan dan Keamanan Daerah

5 Oktober 2026 - 15:00 WITA

l98
Trending di BERITA DAERAH