Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 20 Agu 2025 10:15 WITA ·

Stok Beras di Kaltim Menipis, Pemprov Panggil Distributor


 Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menghadiri pertemuan dengan distributor beras dari berbagai daerah di Kaltim, pada Selasa (19/8/2025). (Axel R/Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menghadiri pertemuan dengan distributor beras dari berbagai daerah di Kaltim, pada Selasa (19/8/2025). (Axel R/Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali memanggil sejumlah distributor beras dari berbagai daerah pada Selasa (19/8/2025), menyusul menurunnya stok beras di wilayah Kaltim.

Pertemuan yang digelar di Kantor Gubernur Kaltim itu membahas persoalan menipisnya ketersediaan beras di pasaran, yang menyebabkan harga naik hingga melampaui harga eceran tertinggi (HET).

Kondisi diperparah dengan isu beras oplosan serta ketidaksesuaian standar kualitas yang ditetapkan pemerintah, sehingga distribusi terhambat dan stok semakin terbatas.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menjaga ketersediaan beras agar masyarakat tidak panik.

“Pemprov Kaltim menyiapkan program operasi optimalisasi lahan untuk memperkuat swasembada pangan, sekaligus mendorong generasi muda ikut berperan dalam peningkatan kualitas pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu distributor beras, Erwin, mengaku stok yang dimilikinya anjlok hingga 75 persen. Menurutnya, kelangkaan terjadi akibat sulitnya pasokan gabah ditambah tingginya persaingan antar-distributor.

“Meski stok turun, kami akan berupaya menjaga ketersediaan beras dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Fenomena kelangkaan beras ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat agar kebutuhan pokok tetap tersedia dan harga kembali stabil.

 

Pewarta : Axel R
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH