Menu

Mode Gelap
Investasi Rp1,2 Triliun Masuk IKN, Dua Investor Pelopor Teken PKS Disdik Kukar Tunggu Advice Kejaksaan, Insentif Guru Non-ASN Ditarget Segera Cair DPRD Kukar Bahas Insentif Guru Honorer dan Layanan Kesehatan, Pembayaran Ditarget Pekan Depan Nelayan Muara Badak Hilang Terseret Arus, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan Edukasi 600 Pelajar di IKN, Otorita Perkuat Pencegahan Stunting dan Kesehatan Reproduksi

BERITA DAERAH · 30 Apr 2026 16:00 WITA ·

Sidak Pasar TAS, Ketua DPRD Kukar Soroti Kios Kosong dan Gratiskan Parkir


 Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Ahmad Yani, saat melakukan sidak di Pasar Tangga Arung Square, didampingi Wakil Ketua DPRD Kukar dan Plt Disperindag Kukar. Foto: Fairuzzabady. Perbesar

Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Ahmad Yani, saat melakukan sidak di Pasar Tangga Arung Square, didampingi Wakil Ketua DPRD Kukar dan Plt Disperindag Kukar. Foto: Fairuzzabady.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tangga Arung Square (TAS), Kamis (30/04/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan pasar berjalan optimal serta mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.

Dalam kunjungannya, Ahmad Yani meninjau langsung kondisi pasar yang baru dibangun dengan anggaran besar. Ia menegaskan, aset publik tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal. “Bukan uang kecil,” ujarnya singkat.

Ia menjelaskan, pembangunan Pasar TAS menghabiskan anggaran hampir mencapai Rp1 triliun jika dihitung secara keseluruhan. Karena itu, pasar ini diharapkan benar-benar mampu menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Kukar.

Ahmad Yani menekankan bahwa pemerintah tidak boleh berorientasi pada keuntungan semata. Menurutnya, prioritas utama adalah memastikan seluruh kios dan lapak terisi serta aktif digunakan pedagang. “Kios harus terisi penuh,” tegasnya.

Dalam sidak tersebut, ia juga menemukan masih adanya kios yang kosong dan belum dimanfaatkan secara optimal. Ia meminta agar pemerintah daerah segera mengambil langkah agar seluruh ruang dagang diisi oleh pelaku usaha yang serius. “Tidak boleh ada kios kosong,” ucapnya.

Selain itu, kebijakan parkir di kawasan pasar turut menjadi perhatian. Untuk sementara, parkir di Pasar TAS digratiskan guna menarik minat pengunjung. “Parkir gratis dulu,” katanya singkat.

Menurutnya, kebijakan tersebut diyakini dapat meningkatkan jumlah pengunjung dan mendorong aktivitas jual beli di dalam pasar. Ia menilai, semakin banyak pengunjung yang datang, maka potensi transaksi pedagang juga akan meningkat.

Ahmad Yani juga membuka peluang evaluasi terhadap tarif sewa atau retribusi kios. Jika dinilai memberatkan pedagang, pemerintah daerah dapat menyesuaikannya melalui revisi regulasi. “Kalau kemahalan, bisa diturunkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengelolaan pasar harus dilakukan secara profesional, mulai dari penataan pedagang, pengawasan harga, hingga strategi pemasaran produk lokal. Dengan demikian, Pasar TAS diharapkan mampu berkembang menjadi pusat ekonomi baru yang ramai dan berkelanjutan di Kukar. “Yang penting ramai dan ekonomi berputar,” pungkasnya.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Disdik Kukar Tunggu Advice Kejaksaan, Insentif Guru Non-ASN Ditarget Segera Cair

30 April 2026 - 21:00 WITA

honorer3

DPRD Kukar Bahas Insentif Guru Honorer dan Layanan Kesehatan, Pembayaran Ditarget Pekan Depan

30 April 2026 - 20:00 WITA

honorer1

Nelayan Muara Badak Hilang Terseret Arus, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

30 April 2026 - 19:00 WITA

tenggelam01

Disperindag Sambut Sidak DPRD, Pasar TAS Didorong Bangkit Kembali

30 April 2026 - 17:00 WITA

tas03

Kukar Lantik 119 Pejabat Pengawas, Bupati Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik

30 April 2026 - 10:00 WITA

lantik01

Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, Bupati: Legalitas Pernikahan Masih Jadi Kebutuhan Besar

29 April 2026 - 17:30 WITA

nikah5
Trending di BERITA DAERAH