Menu

Mode Gelap
Investasi Rp1,2 Triliun Masuk IKN, Dua Investor Pelopor Teken PKS Disdik Kukar Tunggu Advice Kejaksaan, Insentif Guru Non-ASN Ditarget Segera Cair DPRD Kukar Bahas Insentif Guru Honorer dan Layanan Kesehatan, Pembayaran Ditarget Pekan Depan Nelayan Muara Badak Hilang Terseret Arus, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan Edukasi 600 Pelajar di IKN, Otorita Perkuat Pencegahan Stunting dan Kesehatan Reproduksi

BERITA DAERAH · 30 Apr 2026 21:00 WITA ·

Disdik Kukar Tunggu Advice Kejaksaan, Insentif Guru Non-ASN Ditarget Segera Cair


 Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi IV DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Ruang Banmus DPRD Kukar, dengan agenda pembahasan insentif guru honorer, Kamis (30/04/2026). Foto: Akmal Hafidz Krisnowo. Perbesar

Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi IV DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Ruang Banmus DPRD Kukar, dengan agenda pembahasan insentif guru honorer, Kamis (30/04/2026). Foto: Akmal Hafidz Krisnowo.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan percepatan pencairan insentif guru non-ASN yang telah tertunda selama beberapa bulan. Hal ini disampaikan Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kukar di Ruang Banmus, Kamis (30/04/2026).

Pujianto menjelaskan, saat ini proses pencairan masih menunggu legal opinion (LO) dari pihak kejaksaan terkait aspek regulasi dan legalitas. “Kami masih menunggu advice dari kejaksaan,” ujarnya singkat.

Ia mengakui, keterlambatan pencairan insentif yang telah mencapai sekitar empat bulan disebabkan oleh penyesuaian regulasi dan perapian data agar tidak terjadi kesalahan dalam proses administrasi. “Kendalanya di regulasi dan data yang perlu dirapikan,” jelasnya.

Menurutnya, insentif yang dimaksud berbeda dengan gaji. Gaji guru non-PNS tetap dibayarkan oleh yayasan atau sekolah masing-masing, sedangkan insentif merupakan bantuan dari pemerintah daerah. “Ini insentif, bukan gaji,” tegasnya.

Pujianto menyebutkan, jumlah guru non-ASN yang belum menerima insentif diperkirakan sekitar 3.000 orang. Besaran insentif pun bervariasi tergantung wilayah, dengan kisaran sekitar Rp1 juta di Tenggarong dan lebih tinggi di daerah yang lebih jauh. “Semakin jauh wilayahnya, nilainya semakin besar,” katanya.

Ia menegaskan, meski sebelumnya penyaluran dilakukan melalui Disdik, tanggung jawab pencairan tetap berada di pemerintah daerah dan akan segera diselesaikan setelah seluruh proses dinyatakan lengkap. “Kita akan percepat prosesnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kukar, Nasrudin, mengapresiasi langkah Komisi IV DPRD Kukar yang memfasilitasi perjuangan kesejahteraan guru, khususnya non-ASN. “Kami berterima kasih atas perhatian DPRD,” ucapnya.

Ia menyebut, keterlambatan pencairan insentif selama empat bulan memang menjadi perhatian serius para guru. Namun, pihaknya memahami alasan kehati-hatian pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan. “Kami memahami karena ini menyangkut regulasi,” katanya.

Nasrudin optimistis, setelah advice dari kejaksaan diterbitkan, insentif guru honorer dapat segera dicairkan. PGRI, lanjutnya, akan terus mengawal proses tersebut hingga tuntas. “PGRI akan terus mengawal,” tegasnya.

Ia menambahkan, jumlah guru non-ASN di Kukar diperkirakan mencapai sekitar 7.000 orang, termasuk yang berada di sekolah negeri, swasta, hingga madrasah. Namun, untuk pencairan saat ini, diperkirakan sekitar 3.000 guru yang terdampak.

Melalui sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan organisasi profesi, diharapkan persoalan ini dapat segera terselesaikan dan hak para guru non-ASN dapat terpenuhi.

 

Pewarta : Akmal Hafidz Krisnowo
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kukar Bahas Insentif Guru Honorer dan Layanan Kesehatan, Pembayaran Ditarget Pekan Depan

30 April 2026 - 20:00 WITA

honorer1

Nelayan Muara Badak Hilang Terseret Arus, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

30 April 2026 - 19:00 WITA

tenggelam01

Disperindag Sambut Sidak DPRD, Pasar TAS Didorong Bangkit Kembali

30 April 2026 - 17:00 WITA

tas03

Sidak Pasar TAS, Ketua DPRD Kukar Soroti Kios Kosong dan Gratiskan Parkir

30 April 2026 - 16:00 WITA

tas01

Kukar Lantik 119 Pejabat Pengawas, Bupati Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik

30 April 2026 - 10:00 WITA

lantik01

Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, Bupati: Legalitas Pernikahan Masih Jadi Kebutuhan Besar

29 April 2026 - 17:30 WITA

nikah5
Trending di BERITA DAERAH