Menu

Mode Gelap
Dari Lapangan Pesantren Menuju Mimpi Besar, RHQ Football Academy Padukan Sepak Bola dan Hafalan Al-Qur’an Dari Dunia Usaha ke DPRD Samarinda, Arie Wibowo Fokus Kawal Infrastruktur dan Aspirasi Warga Stafsus Presiden Dorong UMKM Manfaatkan AI, Tiar Nabilla: Teknologi Jadi Kunci Daya Saing Masa Depan Rita Widyasari Minta Pengembangan Perkara Dinilai Berdasarkan Fakta dan Asal-usul Aset Rita Widyasari: Bantuan Sosial kepada Masyarakat Berasal dari Usaha yang Dimiliki Sebelum Menjabat

BERITA DAERAH · 24 Okt 2025 16:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Dorong Pendidikan Karakter Berbasis Sejarah dan Budaya Lokal


 Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Puji Utomo, memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media mengenai komitmen Disdikbud Kukar untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda melalui pendekatan berbasis sejarah dan budaya lokal. Upaya ini dilakukan guna menanamkan nilai perjuangan, religiusitas, serta kecintaan terhadap daerah sejak usia sekolah. Perbesar

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Puji Utomo, memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media mengenai komitmen Disdikbud Kukar untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda melalui pendekatan berbasis sejarah dan budaya lokal. Upaya ini dilakukan guna menanamkan nilai perjuangan, religiusitas, serta kecintaan terhadap daerah sejak usia sekolah.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara terus memperkuat pendidikan karakter bagi generasi muda melalui pendekatan berbasis sejarah dan budaya lokal. Langkah ini dilakukan agar nilai-nilai perjuangan, religiusitas, serta kecintaan terhadap daerah dapat tumbuh sejak usia sekolah.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menjelaskan bahwa pendidikan karakter tidak hanya bisa dibangun melalui teori di ruang kelas, melainkan juga dengan mengenalkan kembali akar sejarah dan warisan budaya daerah kepada para pelajar.

Menurutnya, memahami sejarah daerah sendiri merupakan pondasi penting dalam membentuk pribadi yang berkarakter, beretika, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan lingkungan sosialnya.

“Anak-anak perlu tahu siapa pendahulu mereka, bagaimana perjuangan tokoh-tokoh masa lalu membangun daerah ini, dan apa makna dari nilai-nilai yang diwariskan. Dari situlah karakter cinta daerah dan tanggung jawab sosial akan tumbuh,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).

Puji menilai, pendidikan berbasis budaya lokal juga dapat menjadi sarana untuk menanamkan nilai moral, seperti penghargaan terhadap jasa orang lain, rasa hormat, serta kesadaran spiritual terhadap kehidupan.

“Sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi cermin pembelajaran yang membentuk cara berpikir dan bertindak generasi muda,” tambahnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, dan masyarakat dalam memperkuat pendidikan karakter agar selaras dengan nilai-nilai budaya daerah.

“Jika sekolah menjadi tempat menanamkan nilai, maka lingkungan sekitar harus menjadi ruang praktik bagi nilai-nilai itu,” jelasnya.

Disdikbud Kukar juga mendorong agar pendidikan budaya dan sejarah lokal diintegrasikan secara kreatif dalam pembelajaran sehari-hari.

“Tujuan akhirnya adalah membentuk generasi Kukar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga berkarakter kuat dan bangga terhadap identitas budayanya,” pungkas Puji.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dari Lapangan Pesantren Menuju Mimpi Besar, RHQ Football Academy Padukan Sepak Bola dan Hafalan Al-Qur’an

6 Juni 2026 - 17:00 WITA

aca01

Dari Dunia Usaha ke DPRD Samarinda, Arie Wibowo Fokus Kawal Infrastruktur dan Aspirasi Warga

6 Juni 2026 - 16:30 WITA

ari001

Stafsus Presiden Dorong UMKM Manfaatkan AI, Tiar Nabilla: Teknologi Jadi Kunci Daya Saing Masa Depan

6 Juni 2026 - 16:00 WITA

bpn024

ODGJ di Ruang Publik Jadi Perhatian, Dinsos Balikpapan: Penanganan Harus Sesuai SOP dan Libatkan Banyak Pihak

6 Juni 2026 - 14:00 WITA

bpn023

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Balikpapan Perkuat Jaringan PAUD Negeri untuk Tingkatkan Akses Pendidikan Anak Usia Dini

6 Juni 2026 - 13:00 WITA

bpn021

Normalisasi Waduk Manggar Dipercepat, Pemkot Balikpapan Optimistis Perkuat Pasokan Air dan Kurangi Risiko Banjir

6 Juni 2026 - 12:00 WITA

bpn020
Trending di BERITA DAERAH