Menu

Mode Gelap
Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

BERITA DAERAH · 10 Jul 2026 14:00 WITA ·

Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah di Balikpapan, Warga Selamat Berkat Evakuasi Cepat


 Gelombang pasang merobohkan tiga rumah dan merusak satu rumah lainnya di kawasan pesisir RT 09 Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, Jumat (10/7/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Gelombang pasang merobohkan tiga rumah dan merusak satu rumah lainnya di kawasan pesisir RT 09 Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, Jumat (10/7/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Gelombang pasang menerjang kawasan pesisir RT 09 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 04.44 Wita. Peristiwa itu mengakibatkan tiga rumah warga roboh dan satu rumah lainnya mengalami kerusakan sehingga tidak lagi layak huni.

Berdasarkan pendataan sementara, rumah yang roboh merupakan milik Misnan dan Zainah, Syamsudin dan Suriyani Ningsih, serta Hendra dan Mustika Sari. Meski kerusakan cukup parah, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa.

Salah seorang korban, Suriyani Ningsih atau Atun, mengaku keluarganya telah bersiap mengungsi setelah melihat tiang rumah mulai bergeser akibat hantaman ombak.

“Kami sudah berjaga-jaga. Saat rumah mulai ambruk, semua langsung keluar menyelamatkan diri,” ujarnya.

Atun mengatakan ombak diperkirakan mencapai sekitar tiga meter. Saat proses evakuasi, beberapa anggota keluarga mengalami luka ringan akibat terkena paku, papan, dan seng, namun seluruhnya dalam kondisi selamat.

Sementara itu, Ketua RT 09 Kelurahan Klandasan Ulu, Sukandar, menyebut tiga rumah mengalami kerusakan total, sedangkan satu rumah lainnya terdampak sehingga penghuninya ikut dievakuasi demi keselamatan.

“Tidak ada korban jiwa. Saat ini kami berkoordinasi dengan kelurahan, kecamatan, dan BPBD untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.

Menurut Sukandar, kebutuhan paling mendesak bagi para korban adalah bantuan logistik, pakaian, dan tempat tinggal sementara. Pasalnya, sebagian besar harta benda warga hanyut atau rusak diterjang air laut. Di lokasi juga terdapat anak-anak usia sekolah dan dua bayi yang membutuhkan perhatian khusus.

Hingga Jumat pagi, pemerintah bersama BPBD, aparat kelurahan, dan warga masih melakukan pendataan kerusakan serta kebutuhan para korban. Bantuan darurat dan langkah penanganan lanjutan disiapkan untuk memastikan warga terdampak segera mendapatkan tempat tinggal sementara dan kebutuhan dasar.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat

7 Agustus 2026 - 17:00 WITA

e99

DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi

7 Agustus 2026 - 16:00 WITA

e98

DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan

7 Agustus 2026 - 15:00 WITA

e97

Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum

7 Agustus 2026 - 14:00 WITA

e96

DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

7 Agustus 2026 - 13:00 WITA

e95

DPRD Samarinda Dorong Pesantren Layak Anak, Minta Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual Diperkuat

7 Agustus 2026 - 12:00 WITA

e94
Trending di BERITA DAERAH